PERBANDINGAN KINERJA GOOGLE FORMS, KAHOOT, DAN QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS WEB DI SMP NEGERI 3 AMPEK ANGKEK

Penulis

  • Reyhan Alifurrahman Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Alfadhil Hafish Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Ibnu Mutsaqqaf Alhuda Ruslan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Muhammad Dhio Firmansyah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Zulfani Sesmiarni Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Kata Kunci:

Google Forms, Kahoot, Quizizz, Evaluasi Berbasis Web, Kinerja Media

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja tiga platform evaluasi berbasis web Google Forms, Kahoot, dan Quizizz dalam pelaksanaan penilaian pembelajaran di SMP Negeri 3 Ampek Angkek. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-komparatif untuk menggali secara mendalam pengalaman guru dan siswa kelas IX yang telah menggunakan ketiga platform tersebut dalam evaluasi formatif, latihan pengayaan, dan ulangan harian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Forms menjadi platform paling mudah digunakan, baik oleh guru maupun siswa, serta sangat efisien dalam pengolahan nilai karena hasil jawaban terekam otomatis. Kahoot menonjol dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui unsur permainan yang interaktif, meskipun memerlukan koneksi internet yang stabil. Sementara itu, Quizizz memberikan pengalaman evaluasi yang lebih seimbang dengan fleksibilitas waktu pengerjaan, fitur penjelasan otomatis, serta laporan hasil yang lebih lengkap. Temuan ini menunjukkan bahwa masing-masing platform memiliki keunggulan berbeda sesuai konteks penggunaannya. Oleh karena itu, pemilihan media evaluasi perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik siswa, serta kondisi teknis sekolah agar proses evaluasi dapat berlangsung lebih optimal dan mendukung pembelajaran yang bermakna.   

This study aims to analyze the performance of three web-based evaluation platforms, Google Forms, Kahoot, and Quizizz, in the implementation of learning assessment at SMP Negeri 3 Ampek Angkek. The study uses a qualitative approach with a descriptive-comparative method to explore in depth the experiences of teachers and ninth-grade students who have used these three platforms in formative evaluation, enrichment exercises, and daily tests. Data were obtained through in-depth interviews, classroom observations, and documentation analysis, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The results show that Google Forms is the easiest platform to use, both for teachers and students, and is very efficient in processing scores because the answers are recorded automatically. Kahoot excels in increasing student motivation and engagement through interactive game elements, although it requires a stable internet connection. Meanwhile, Quizizz provides a more balanced evaluation experience with flexible completion times, an automatic explanation feature, and more comprehensive results reports. These findings indicate that each platform has different advantages depending on the context of its use. Therefore, the selection of evaluation media needs to be tailored to the learning objectives, student characteristics, and technical conditions of the school so that the evaluation process can be more optimal and support meaningful learning. 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-12