LANDASAN HADIS BAGI SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM DAN PENERAPANNYA DALAM MANAJEMEN BERBASIS ETIKA
Kata Kunci:
Supervisi Pendidikan Islam, Hadis, Etika PendidikanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan hadis sebagai dasar etik dalam supervisi pendidikan Islam serta implikasinya terhadap manajemen pengawasan yang berorientasi pada pembinaan profesional dan moralitas pendidik. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan sumber data primer berupa hadis dari Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, dan Sunan Ibnu Majah, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah terbitan tahun 2021 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai amanah, nasihah, musyawarah, ihsan, keadilan, dan tanggung jawab memiliki relevansi langsung dalam membangun model supervisi pendidikan Islam yang lebih humanis, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas guru. Hadis tentang amanah memperkuat prinsip akuntabilitas supervisor dalam memberikan penilaian objektif. Hadis tentang nasihah menegaskan peran supervisi sebagai proses bimbingan dan pemberian umpan balik konstruktif, sedangkan hadis mengenai musyawarah menegaskan perlunya supervisi berbasis dialog dan partisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa supervisi yang didasarkan pada nilai ihsan dan keadilan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan motivasi pendidik, dan memperkuat budaya organisasi berbasis etika. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka supervisi berlandaskan hadis yang dapat digunakan untuk memperkuat praktik manajemen pengawasan di lembaga pendidikan Islam.
This study aims to analyze the prophetic traditions as an ethical foundation for Islamic educational supervision and to examine their implications for the development of an ethical and professionally oriented supervisory management model. This research employs a qualitative library research method, drawing on primary data from the canonical hadith collections of Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan al Tirmidhi, and Sunan Ibn Majah, as well as secondary data from academic publications issued between 2021 and 2025. The findings indicate that the values of trustworthiness, sincere counsel, mutual consultation, excellence, justice, and responsibility have direct relevance in shaping a humanistic and collaborative model of supervision that enhances teacher performance and strengthens moral character. The hadith on trustworthiness reinforces the principle of accountability in evaluation. The hadith on sincere counsel highlights the supervisory function as guidance and constructive feedback, while the hadith on consultation emphasizes participatory decision making. Additional findings suggest that supervision grounded in the values of excellence and justice can create a supportive learning environment, increase teacher motivation, and reinforce an ethical organizational culture. This study contributes by offering a hadith based supervisory framework that can enhance the effectiveness of Islamic educational management practices


