PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN KARTU SUSUN UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGANALISIS TEKS ARAB DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN MUTHOLA’AH

Penulis

  • Alvin Tubagus Cahya Nugraha UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Isop Syafei UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Kata Kunci:

Analisis Teks Arab, Kartu Susun, Muthola’ah, Motivasi Belajar, Pemahaman Teks

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kemampuan siswa kelas XII B MA Persatuan Islam Kota Bandung dalam memahami teks Arab pada pembelajaran muthola’ah, baik sebelum maupun sesudah penerapan media permainan kartu susun, sekaligus mengidentifikasi tingkat peningkatan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 25 siswa sebagai subjek melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan instrumen tes untuk mengukur kemampuan kognitif, serta observasi dan dokumentasi untuk melengkapi data proses pembelajaran. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan perhitungan rata-rata, persentase, serta perbandingan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa berada pada kategori sangat rendah dengan nilai rata-rata 41,92, terutama pada aspek i’rab, kaidah kebahasaan, dan penguasaan kosakata. Setelah diterapkannya media permainan kartu susun, terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 56,36. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan secara empiris. Meskipun demikian, peningkatan tersebut belum mencapai tingkat optimal. Media kartu susun terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui aktivitas yang interaktif. Oleh karena itu, diperlukan integrasi dengan strategi pembelajaran lain agar peningkatan kemampuan analisis teks Arab dapat dicapai secara lebih maksimal dan berkelanjutan.

This study aims to comprehensively examine the ability of Grade XII B students at MA Persatuan Islam Bandung in understanding Arabic texts in muthola’ah learning, both before and after the implementation of a card-sorting game as an instructional medium, while also identifying the level of improvement achieved. The study employed a descriptive quantitative approach involving 25 students as participants through a total sampling technique. Data were collected using test instruments to measure cognitive ability, as well as observation and documentation to support data on the learning process. Data analysis was conducted systematically using mean scores, percentages, and comparisons of pretest and posttest results. The findings indicate that the students’ initial ability was categorized as very low, with an average score of 41.92, particularly in aspects of i‘rab, grammatical rules, and vocabulary mastery. After the implementation of the card-sorting game, the average score increased to 56.36. The statistical test results showed a significance value of 0.001, indicating a statistically significant improvement. However, the improvement has not yet reached an optimal level. The card-sorting game proved effective in enhancing student engagement and learning motivation through interactive activities. Therefore, it is necessary to integrate this medium with other instructional strategies to achieve more optimal and sustainable improvement in students’ Arabic text analysis skills.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30