MAKNA DAN FUNGSI SYAIR TARIAN BONET MASYARAKAT DESA OENAI KECAMATAN KIE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Kata Kunci:
Bahasa, Budaya, Makna, Fungsi Syair BonetAbstrak
Skripsi ini berjudul, “Makna dan Fungsi Syair Tarian Bonet Masyarakat Desa Oenai Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan”, oleh Nelda Atrio Saetban, NIM:2288201041 dibimbing oleh, Ronni M. Ndun, S.Pd,. M. Hum, sebagai pembimbing I dan John Darwis Fallo, S.Pd., M.Pd, sebagai pembimbing II, penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan Makna dan Fungsi Syair Tarian Bonet Masyarakat Desa Oenai Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tujuan penelitian ini yaitu mendesripsikan Makna yang terkandung dalam Bonet Masyarakat Desa Oenai Kecamatan Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori linguistik kebudayaan karena linguistik kebudayaan yang membahas tentang hubungan antara bahasa dan budaya, sebagaimana bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai representasi dan refleksi dari nilai, norma dan kepercayaan dalam budaya tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriftif kualitatif karena metode ini meneliti suatu kelompok manusia, suatu objek suatu kondisi, suatu sistem pemikiran atau kelas peristiwa sekarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa syair (bonet) ada ketika Masyarakat ingin memuji dan memegahkan sesuatu misalnya membesarkan nama kampung dengan bonet yang mengiringi langkah kaki bonet pada sebuah acara. Dalam penelitian ini ditemukan makna kebersamaan dan persatuan, nasihat dan ajaran hidup, hubungan sosial dan kekeluargaan, ketaatan pada adat dan leluhur dan juga fungsi sosial, fungsi hiburan, fungsi ekspresif dan fungsi pemersatuan. Penelitian ini juga bermanfaat bagi generasi muda khususnya yang berada di Desa Oenai untuk mengetahui bahwa bonet adalah warisan budaya masyarakat dawan yang paling tertua dan pantun-pantunya mengandung makna yang sangat mendalam.
This thesis is entitled, "The Meaning and Function of Bonet Dance Lyrics of the Oenai Village Community, Kie District, South Central Timor Regency," by Nelda Atrio Saetban, Student ID: 2288201041, under the guidance of Ronni M. Ndun, S.Pd., M.Hum, as the primary advisor, and John Darwis Fallo, S.Pd., M.Pd, as the co-advisor. This research is motivated by issues surrounding the meaning and function of the Bonet dance lyrics within the Oenai Village community, Kie District, South Central Timor Regency. The purpose of this study is to describe the meaning contained in the Bonet lyrics of the Oenai Village community. The theory applied in this research is cultural linguistics, as it explores the relationship between language and culture, establishing that language is not merely a tool for communication but also a representation and reflection of the values, norms, and beliefs within a specific culture. The method used in this research is descriptive qualitative, as it examines a group of humans, an object, a condition, a system of thought, or a class of contemporary events. The results indicate that the lyrics (bonet) exist when the community wishes to praise and glorify something, such as honoring the village's name through the bonet that accompanies their steps during an event. This study discovered meanings of togetherness and unity, advice and life lessons, social and familial relations, as well as obedience to customs and ancestors. Furthermore, it identified social, entertainment, expressive, and unifying functions. This research is also beneficial for the younger generation, particularly those in Oenai Village, to recognize that bonet is the oldest cultural heritage of the Dawan community, whose poetic verses (pantun) carry profound meanings.


