ANALISIS HAMBATAN INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK YANG KURANG MENDAPAT PERHATIAN KELUARGA DI RUMAH BACA RAMBUTAN

Penulis

  • Sani Susanti Universitas Negeri Medan
  • Michael Yudha Pratama Universitas Negeri Medan
  • Lidya Maulidzha Universitas Negeri Medan
  • Nabila Simamora Universitas Negeri Medan
  • Salsa Billah Sumah Universitas Negeri Medan
  • Yossy Meliyani Br Ginting Universitas Negeri Medan
  • Angel Marantika Siregar Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Interaksi Sosial, Perhatian Keluarga, Anak, Lingkungan Sosial, Rumah Baca Rambutan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan interaksi sosial pada anak yang kurang mendapat perhatian keluarga di Rumah Baca Rambutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang kurang mendapatkan perhatian keluarga mengalami berbagai hambatan interaksi sosial, seperti kurang percaya diri, sulit bekerja sama dengan teman, kurang aktif dalam kegiatan kelompok, mudah tersinggung, serta mencari perhatian secara berlebihan. Faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kurangnya komunikasi, pendampingan, dan dukungan emosional dari keluarga. Selain itu, lingkungan sosial yang positif seperti Rumah Baca Rambutan berperan dalam membantu anak mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan berinteraksi dengan teman sebaya melalui berbagai kegiatan kelompok. Oleh karena itu, perhatian keluarga dan dukungan lingkungan sosial sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan interaksi sosial anak secara optimal.

This study aims to analyze social interaction barriers among children who receive limited family attention at Rumah Baca Rambutan. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that children who received less attention from their families experienced various social interaction barriers, including low self-confidence, difficulties in cooperating with peers, limited participation in group activities, emotional sensitivity, and excessive attention-seeking behavior. The main factors contributing to these conditions were the lack of communication, guidance, and emotional support from family members. Furthermore, a positive social environment such as Rumah Baca Rambutan plays an important role in helping children develop communication skills, teamwork, and social relationships through various group activities. Therefore, family attention and supportive social environments are essential for promoting children's social interaction development.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29