ANALISIS MISKONSEPSI SEMANTIK: PADA ISTILAH KIMIA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KIMIA
Kata Kunci:
Miskonsepsi Semantik, Istilah Kimia, Pemahaman Konsep, Interferensi LeksikalAbstrak
Karakteristik ilmu kimia yang abstrak, bertingkat, dan melibatkan multipel representasi (makroskopis, mikroskopis, dan simbolik) sering kali memicu hambatan belajar berupa miskonsepsi semantik. Miskonsepsi semantik terjadi di mana istilah ilmiah yang bersifat spesifik disalahartikan berdasarkan makna bahasa sehari-hari (kasual/leksikal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi semantik pada berbagai istilah kimia esensial serta mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman konsep siswa secara fundamental dalam pembelajaran kimia. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur (library research) diterapkan dalam penelitian ini. Sumber data sekunder diperoleh dari artikel jurnal ilmiah bereputasi, buku teks pedagogi kimia, dan laporan penelitian terdahulu yang disaring dari basis data Google Scholar dan Garuda dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan adanya miskonsepsi semantik yang signifikan pada 15 istilah kimia esensial, dengan lokus utama pada istilah 'netral', 'spontan', 'gas ideal', 'larutan jenuh', dan 'senyawa organik'. Peserta didik cenderung membawa asumsi non-ilmiah (intuisi sosial-biologis) ke dalam konteks kimia, yang pada gilirannya menciptakan tumpang tindih regulasi kognitif dan merapuhkan struktur pengetahuan baru. Kesimpulannya, interferensi makna bahasa sehari-hari terbukti menghambat proses asimilasi dan akomodasi konsep kimia yang utuh. Oleh karena itu, penerapan strategi dekonstruksi istilah dan klarifikasi definisi operasional terminologi di awal pembelajaran sangat disarankan sebagai langkah preventif untuk mereduksi bias kebahasaan siswa.
The abstract, multi-layered nature of chemistry, which involves multiple representations (macroscopic, microscopic, and symbolic), often triggers learning obstacles in the form of semantic misconceptions. Semantic misconceptions occur when specific scientific terms are misinterpreted based on the meaning of everyday (casual/lexical) language. This study aimed to analyze semantic misconceptions in various essential chemical terminologies and evaluate their impact on students' fundamental understanding of concepts in chemistry learning. A descriptive qualitative approach utilizing the library research method was applied in this study. Secondary data sources were obtained from reputable scientific journal articles, chemistry pedagogy textbooks, and prior research reports filtered from the Google Scholar and Garuda databases published within the last ten years. The results showed significant semantic misconceptions in 15 essential chemical terms, with primary loci on the terms 'neutral', 'spontaneous', 'ideal gas', 'saturated solution', and 'organic compound'. Students tend to bring non-scientific assumptions (social-biological intuition) into the chemical context, which in turn creates overlapping cognitive regulations and weakens the structure of new knowledge. In conclusion, the interference of everyday language meanings is proven to hinder the process of complete chemical concept assimilation and accommodation. Therefore, the implementation of explicit term deconstruction strategies and clarification of operational definitions of terminology at the beginning of learning is highly recommended as a preventive measure to reduce students' language bias.


