PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KASUS BULLYING DI BINUS SERPONG TANGERANG
Kata Kunci:
Binus, Pembullyan, Perilaku, Emosional, akademikAbstrak
Penelitian ini membahas pengaruh media sosial terhadap terungkapnya kasus bullying
di SMA Binus Serpong. Pembullyan adalah perilaku agresif dan merugikan di mana seseorang atau
sekelompok orang secara sengaja dan berulang kali mengeksploitasi, menyakiti, atau
merendahkan orang lain yang dianggap lemah atau tidak bisa sosial dan fisik. Perilaku ini biasanya
terjadi dalam konteks yang tidak seimbang secara kekuatan, di mana pembuli menggunakan
kekuatan, status sosial, atau keunggulan lain untuk mendominasi atau mengintimidasi seseorang
yang memiliki kekuatan yang lebih rendah. Pembullyan adalah perilaku yang buruk di mana
seseorang sengaja mencemarkan, merendahkan, atau melukai orang lain secara fisik, emosional,
atau lisan. Ini umumnya terjadi di sekitar sekolah atau pekerjaan, tetapi terjadi di luar dua tempat
tersebut sepanjang hidup sehari-hari. Pembullyan dapat merugikan kesehatan mental dan
emosional korban, menyulitkan kehidupan sosial dan kinerja profesional atau akademik mereka.
Ini adalah tugas bersama kita untuk meningkatkan kewaspadaan, membangun pengetahuan, dan
mengambil tindakan sejauh apa pun dari individu, kelompok, hingga masyarakat untuk mengatasi
bullying dan menciptakan berbagai lingkungan yang mendukung dan aman.


