INVIDIA: “DAMPAK NEGATIVE SIFAT IRI HATI DALAM KEHDUPAN” DALAM PENCIPTAAN KARYA SENI TARI KONTEMPORER
Kata Kunci:
Iri Hati, Karya Tari Kontemporer, Konflik Sosial, SimbolismeAbstrak
Karya tari INVIDIA merupakan karya tari kontemporer bertipe dramatik yang mengangkat fenomena sosial mengenai dampak negatif dari sifat iri hati dalam kehidupan bermasyarakat. Karya ini berangkat dari pengalaman pribadi pengkarya serta observasi terhadap lingkungan sekitar yang menunjukkan bagaimana iri hati dapat memicu konflik, kehancuran hubungan sosial, bahkan penderitaan individu. Metode penciptaan yang digunakan merujuk pada pendekatan Alma M. Hawkins, mencakup observasi, eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi. Penggunaan simbolisme melalui properti topeng dan kain putih panjang berfungsi untuk merepresentasikan standar kecantikan palsu dan kematian spiritual akibat sifat iri hati. Musik yang digunakan adalah musik tekno, sementara gerak tari memadukan elemen dinamis dan ekspresif untuk menggambarkan konflik batin dan ketegangan sosial. Karya ini bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya mengelola emosi negatif dengan cara yang lebih bijaksana, serta mendorong penonton untuk merefleksikan nilai syukur dan keikhlasan. Melalui INVIDIA, pengkarya berharap seni tari dapat menjadi media reflektif dan edukatif dalam menyampaikan pesan moral dan sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.



