TASAWUF DALAM ISLAM: ANALISIS KONSEP IHSAN DAN TAZKIYATUN NAFS

Penulis

  • Izzan Hunafa Uin Ar-Raniry
  • Khairul Shaumi Uin Ar-Raniry

Kata Kunci:

Tasawuf, Ihsan, Tazkiyatun Nafs, Akhlak, Spiritualitas Islam

Abstrak

Tasawuf merupakan disiplin keilmuan yang menekankan pengembangan dimensi spiritual dan etis dalam kehidupan beragama. Artikel ini menyajikan analisis konseptual terhadap peran ihsan dan tazkiyatun nafs sebagai inti ajaran tasawuf. Ihsan, yang bermakna kesempurnaan beribadah dengan kesadaran penuh akan kehadiran Ilahi, serta tazkiyatun nafs, yang menekankan proses pemurnian jiwa dan akhlak, ditelaah secara kritis untuk menyingkap keterkaitan, irisan fungsi, dan sinergi di antaranya. Pendekatan teoretis dengan kajian literatur klasik dan kontemporer mempertegas makna serta relevansi kedua konsep tersebut. Resonansi kedua konsep ini dalam kerangka tasawuf dipahami sebagai landasan transformasi diri holistik, di mana dimensi ritual (syariah) selaras dengan kesadaran batiniah yang luhur (hakikat). Pemahaman mendalam atas ihsan dan tazkiyatun nafs dinilai krusial bagi pembentukan akhlak mulia serta penguatan spiritualitas umat Muslim. Kajian ini menegaskan urgensi pendalaman kedua konsep tersebut sebagai pondasi pemantapan nilai-nilai etis dan spiritual dalam Islam, agar pilar akhlak dan spiritualitas terintegrasi secara menyeluruh dalam praktik keagamaan sehari-hari. Dalam konteks modern yang dipenuhi tantangan moral dan sosial, pemahaman ihsan dan tazkiyatun nafs menjadi urgensi strategis untuk memperkokoh karakter Islami serta menjaga keseimbangan spiritual umat Muslim.

Sufism is a scientific discipline that emphasizes the development of spiritual and ethical dimensions in religious life. This article presents a conceptual analysis of the role of ihsan and tazkiyatun nafs as the core teachings of Sufism. Ihsan, which means the perfection of worship with full awareness of the Divine presence, and tazkiyatun nafs, which emphasizes the process of purification of the soul and morals, are critically examined to reveal the interrelationships, overlapping functions, and synergies between them. A theoretical approach through the study of classical and contemporary literature emphasizes the meaning and relevance of both concepts. The resonance of these two concepts within the framework of Sufism is understood as the foundation of holistic self-transformation, where the ritual dimension (sharia) is aligned with the noble inner consciousness (haqikat). A deep understanding of ihsan and tazkiyatun nafs is considered crucial for the formation of noble morals and strengthening the spirituality of Muslims. This study emphasizes the urgency of deepening these two concepts as the foundation for strengthening ethical and spiritual values in Islam, so that the pillars of morality and spirituality are thoroughly integrated into daily religious practices. In the modern context filled with moral and social challenges, understanding ihsan and tazkiyatun nafs has become a strategic urgency to strengthen Islamic character and maintain the spiritual balance of the Muslim community.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-30