PENERAPAN TEKNIK HAND HELD FAN UNTUK MENGATASI MASALAH SESAK NAPAS PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RUMAH SAKIT VITA INSANI PEMATANGSIANTAR
Kata Kunci:
Hand Held Fan, Frekuensi Napas, Congestive Heart FaillureAbstrak
Pendahuluan: Congestive Heart Faillure adalah kondisi kelainan dari fungsi jantung yang mengakibatkan jantung gagal memompa darah ke seluruh tubuh. Tanda dan gejala penyakit Congestive Heart Faillure adalah kelelahan, sesak ketika beraktivitas, batuk, takipnea, oliguria, edema ekstremitas dan suara inspirasi crackles. Teknik Hand Held Fan adalah intervensi keperawatan yang bertujuan untuk memberikan distraksi dan relaksasi untuk mengurangi sesak napas pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti mampu mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien penyakit Congestive Heart Failure (CHF) dalam Penerapan Teknik Hand Held Fan untuk mengatasi masalah sesak napas di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dengan sampel penelitian sebanyak 2 responden yaitu penderita Congestive Heart Faillure di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil: Hasil evaluasi pada klien Ny.E didapatkan perubahan frekuensi napas selama 3 hari setelah dilakukan penerapan Teknik Hand Held Fan yaitu dari 28 x/menit menjadi 22 x/menit. Klien kedua Ny. R didapatkan perubahan frekuensi napas setelah dilakukan penerapan Teknik Hand Held Fan selama 3 hari yaitu dari 30 x/menit menjadi 24 x/menit. Kesimpulan: Penerapan Teknik Hand Held Fan dapat mengatasi masalah sesak napas pada pasien Congestive Heart Faillure. Saran: Diharapkan perawat dapat melakukan penerapan Teknik Hand Held Fan ini sebagai intervensi keperawatan pada pasien Congestive Heart Faillure untuk mengatasi masalah sesak napas.



