IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK ARSITEKTUR KOLONIAL PADA FASAD BANGUNAN KANTOR POS KOTA KISARAN, RUMAH SAKIT IBU KARTINI, DAN PT BAKRIE SUMATRA PLANTATION

Penulis

  • Muhammad Jamil Huda Universitas Malikussaleh
  • Armelia Dafrina Universitas Malikussaleh
  • Fidyati Universitas Malikussaleh

Kata Kunci:

Arsitektur Kolonial, Fasad, Karakteristik Arsitektur Kolonial

Abstrak

Bahasa Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam, hal ini membuat banyak negara dari seluruh dunia datang ke Indonesia. Bangsa Belanda mulai masuk dan melanjutkan pelayaran serta menyebar ke seluruh Indonesia, termasuk Kota Kisaran, kemudian meninggalkan beberapa peninggalan sejarah. Salah satu peninggalan bangsa Belanda yang masih ada hingga saat ini adalah berupa benda-benda bangunan di mana pengaruh budaya Belanda dapat dilihat dari arsitektur bangunan yang disebut arsitektur kolonial. Setelah kedatangan bangsa Belanda, membawa pengaruh budaya dan bentuk arsitekturnya, beberapa bangunan mulai menyebar dengan pengaruh arsitektur Belanda di Kota Kisaran, seperti kantor pos Kota Kisaran, rumah sakit Ibu Kartini, dan PT Bakrie Sumatra Plantation. Ketiga bangunan ini masih berdiri kokoh, di mana ciri arsitektur kolonial dapat dilihat pertama kalinya pada fasad bangunan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, wawancara dan observasi langsung di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk pengaruh budaya Belanda di bidang arsitektur melalui identifikasi ciri arsitektur kolonial pada fasad kantor pos Kota Kisaran, rumah sakit Ibu Kartini, dan PT Bakrie Sumatra Plantation.

Indonesia is a country with diverse natural and cultural riches, this makes many countries from all over the world come to Indonesia. The Dutch began to enter and continue their voyages and spread throughout Indonesia, including Kisaran City, then left several historical relics. One of the Dutch relics that still exist today is in the form of building objects where the influence of Dutch culture can be seen from the architecture of the building called colonial architecture. After the arrival of the Dutch, bringing their cultural influences and architectural forms, several buildings began to spread with Dutch architectural influences in Kisaran City, such as the Kisaran City post office, Ibu Kartini hospital, and PT Bakrie Sumatra Plantation. These three buildings still stand strong, where colonial architectural characteristics can be seen for the first time on the building facade. This research is a descriptive qualitative research through literature study, interviews and direct observation in the field. This research was conducted to determine the form of Dutch cultural influence in the field of architecture by identifying colonial architectural characteristics on the facade of the Kisaran City post office, Ibu Kartini hospital, and PT Bakrie Sumatra Plantation.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30