BAHASA MELAYU RIAU DENGAN BAHASA MELAYU MALAYSIA DUA DIALEK YANG BERBEDA
Kata Kunci:
Bahasa Melayu, Masyarakat Melayu Riau, Masyarakat Melayu Malaysia, Perbedaan Dialek Melayu Riau Dan MalaysiaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang subjek penelitian terkait Bahasa Melayu Riau dengan Bahasa Melayu Malaysia Dua Dialek yang berbeda. Pada penelitian ini kami menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian tinjauan pustaka yang diterapkan dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis dan menafsirkan informasi yang terkandung dalam literatur dan penelitian. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mencari isu di berbagai sumber, misalnya buku, jurnal, dan penelitian terdahulu mengenai topik yang akan diteliti. Bahasa Melayu merupakan salah satu bahasa yang dipergunakan di provinsi Riau, Indonesia, walaupun jumlah penuturnya mungkin tidak begitu banyak di wilayah tersebut. Selain itu, bahasa Melayu memiliki fungsi sebagai bahasa penghubung atau lingua franca dan bahkan menjadi bahasa nasional di negara-negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Indonesia. Bahasa Melayu merupakan jalan mudah untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Di kawasan kepulauan nusantara tatkala para pedagang masuk ke ke setiap antar pulau, bahasa resmi yang digunakan dalam berinteraksi yakni Bahasa Melayu. Riau merupakan propinsi yang di identikkan keberadaan orang mayoritas orang Melayu. Masyarakat Malaysia merupakan masyarakat yang multikultural yang terdiri dari berbagai etnis yang hidup berdampingan dengan harmonis. Dialek Melayu Riau dan Melayu Malayasia memiliki variasi yang beragam tergantung pada wilayahnya. Masing-masing dialek memiliki ciri khas dan perbedaan dengan bahasa Melayu standar.
This study aims to gain a comprehensive understanding of the research subject related to Riau Malay and Malaysian Malay, two different dialects. In this study, we used a qualitative descriptive research approach. The literature review research method applied in this study follows systematic steps to collect, analyze, and interpret information contained in the literature and research. The data collection process is carried out by searching for issues in various sources, such as books, journals, and previous research on the topic to be studied. Malay is one of the languages spoken in the province of Riau, Indonesia, although the number of speakers may not be that many in the region. In addition, Malay functions as a liaison language or lingua franca and even becomes the national language in countries such as Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, and Indonesia. Malay is an easy way to interact and communicate with others. In the Indonesian archipelago, when traders entered each island, the official language used in interaction was Malay. Riau is a province identified with the presence of a majority Malay population. Malaysian society is a multicultural society consisting of various ethnicities living together harmoniously. The Riau Malay and Malay Malay dialects have distinct variations depending on the region. Each dialect has its own characteristics and differences from standard Malay.



