INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL

Penulis

  • Delima Lestari Br Perangin-Angin Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah
  • Revina Oktavia Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah

Kata Kunci:

Pendidikan Agama Islam, Inovasi Pembelajaran, Teknologi Digital, Literasi Digital Islami, Generasi Digital

Abstrak

Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 telah membawa transformasi besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Generasi Z dan Generasi Alpha yang dikenal sebagai digital natives memiliki karakteristik kritis, multitasking, visual, dan sangat akrab dengan teknologi digital. Kondisi ini menuntut adanya inovasi pembelajaran PAI agar tetap relevan, interaktif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi digital, dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi digital dalam PAI dapat diwujudkan melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS), aplikasi Islami digital, konten multimedia interaktif, gamifikasi, hingga teknologi imersif seperti Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Inovasi ini terbukti meningkatkan motivasi, fleksibilitas, kolaborasi, serta memperkuat internalisasi nilai Islam secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, inovasi digital juga mendukung pembentukan keterampilan abad ke-21, termasuk literasi digital, berpikir kritis, dan toleransi sosial. Namun demikian, implementasi inovasi digital dalam PAI tidak terlepas dari tantangan, seperti kesenjangan digital, keterbatasan literasi digital pendidik, serta risiko konten negatif di ruang maya. Oleh karena itu, strategi holistik diperlukan untuk memastikan pembelajaran digital tidak hanya efektif secara akademis, tetapi juga mampu membentuk karakter Islami yang moderat dan kontekstual dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi digital dapat menjadi solusi strategis dalam membentuk generasi religius, toleran, dan adaptif di era global.

The development of digital technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 has brought significant transformation in the field of education, including Islamic Religious Education (PAI). Generation Z and Generation Alpha, known as digital natives, possess unique characteristics such as being critical, multitasking, visually oriented, and highly familiar with digital technology. These conditions demand innovations in PAI learning to remain relevant, interactive, and contextual. This study aims to analyze the forms of digital-based innovation in PAI learning, its impact on learning effectiveness, and the challenges encountered in its implementation.The findings indicate that digital innovation in PAI can be implemented through the use of Learning Management Systems (LMS), Islamic digital applications, interactive multimedia content, gamification, as well as immersive technologies such as Virtual Reality (VR) and Augmented Reality (AR). These innovations have been proven to enhance student motivation, learning flexibility, collaboration, and strengthen the internalization of Islamic values across cognitive, affective, and psychomotor domains. Furthermore, digital innovation also supports the development of 21st-century skills, including digital literacy, critical thinking, and social tolerance. Nevertheless, the implementation of digital-based innovation in PAI faces several challenges, such as the digital divide, limited digital literacy among educators, and the spread of negative online content. Therefore, a holistic strategy is required to ensure that digital learning is not only academically effective but also capable of shaping moderate Islamic character aligned with contemporary needs. In this regard, digital-based innovation in PAI can serve as a strategic solution in shaping a religious, tolerant, and adaptive young generation in the global era.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30