ANALISIS SEKTOR BASIS DAN SEKTOR NON BASIS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2018-2023
Kata Kunci:
Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Basis, Sektor Non Basis, PDRB, Analisis Location Quotient (LQ), Analisis Shift ShareAbstrak
Penelitian ini di latarbelakangi pada Kota Padang Panjang mengalami tren penurunan pertumbuhan ekonomi pada periode 2018–2023 yang disertai isu ketidakmerataan distribusi sumber daya dan rendahnya daya saing sektor lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor basis dan non basis yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deksriptif dengan teknik analisis yang dilakukan yaitu Location Quotient (LQ) dan Shift Share. Data yang digunakan adalah data sekunder berbentuk data time series selama 6 tahun yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Panjang. Hasil penelitian menunjukkan sektor basis yang mempunyai laju pertumbuhan yang cepat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Kota Padang Panjang meliputi sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, penyediaan akomodasi dan makan minum, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa pendidikan, dan jasa lainnya. Sektor non basis yang mempunyai laju pertumbuhan yang cepat serta mempunyai perkembangan berkelanjutan meliputi sektor kontruksi, jasa perusahaan, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Dalam perspektif ekonomi Islam, pemanfaatan sektor ini harus sesuai prinsip khalifah untuk mewujudkan kesejahteraan (falah) bagi masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sektor basis dan non basis guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
This research is based on the fact that Padang Panjang City experienced a downward trend in economic growth in the 2018–2023 period, accompanied by issues of uneven distribution of resources and low competitiveness of the local sector. This study aims to identify basic and non-basic sectors that have the potential to increase regional economic growth. The method used in this study is quantitative descriptive with the analysis techniques carried out, namely Location Quotient (LQ) and Shift Share. The data used is secondary data in the form of time series data for 6 years sourced from the Central Statistics Agency (BPS) of Padang Panjang City. The results of the study show that basic sectors that have a rapid growth rate and are able to drive regional economic growth in Padang Panjang City include the water supply sector, waste processing, waste and recycling, wholesale and retail trade, car and motorcycle repair, accommodation and food and beverage provision, information and communication, financial and insurance services, real estate, education services, and other services. Non-basic sectors that have a rapid growth rate and have sustainable development include the construction sector, corporate services, and health services and social activities. From an Islamic economic perspective, the utilization of this sector must be in accordance with the principles of caliphate to achieve prosperity (falah) for society. This research emphasizes the importance of strengthening both basic and non-basic sectors to encourage sustainable economic growth.



