PENINGKATAN KEMAMPUAN DIREKSI POLA BIRAMA ¾ MENGGUNAKAN METODE IMITASI DAN DRILL PADA SISWA-SISWI KELAS X-B SMAK GIOVANNI KUPANG

Penulis

  • Yovita Febrianti Bupu Universitas Katolik Widya Mandira
  • Khatarina Kojaing Universitas Katolik Widya Mandira

Kata Kunci:

Peningkatan, Direksi, Birama, Imitasi, Drill

Abstrak

Penelitian ini berfokus pada peningkatan kemampuan direksi birama ¾ menggunakan metode imitasi dan drill pada siswa-siswi kelas X-B smak Giovanni Kupang. Kurangnya pemahaman materi dan kesulitan melakukan praktik direksi khususnya direksi pola birama ¾ pada siswa-siswi kelas X-B SMAK Giovanni Kupang. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti hadir untuk memberikan pembelajaran mengenai direksi pola birama ¾. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas empat kali pertemuan, di mana setiap pertemuan mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, serta refleksi. Melalui tahapan-tahapan tersebut, peneliti secara sistematis merancang tindakan pembelajaran, melaksanakan kegiatan sesuai rencana, melakukan pengamatan terhadap proses dan hasil pembelajaran, kemudian menganalisis serta merefleksikan temuan yang diperoleh untuk menentukan langkah perbaikan pada pertemuan berikutnya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian secara individu. Jumlah siswa-siswi pada kelas X-B sejumlah 36 orang.  Pada pertemuan pertama, sebanyak 24 siswa sudah mampu melakukan gerakan direksi pola birama ¾ dengan benar, meskipun posisi tangan mereka masih belum sepenuhnya sesuai. Sementara itu, 11 siswa lainnya masih mengalami kesulitan dalam melakukan direksi pola birama ¾, dan 1 siswa belum mampu melakukannya sama sekali. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada pertemuan kedua, terjadi peningkatan yang signifikan, 11 siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan menunjukkan kemajuan yang jelas, dan 1 siswa yang semula belum dapat melakukan direksi juga memperlihatkan perkembangan positif. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode pembelajaran imitasi dan drill efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa melakukan direksi dengan pola birama ¾.

This study focuses on improving the conducting skills in ¾ time signature through the use of imitation and drill methods among the students of class X-B at SMAK Giovanni Kupang. The research was motivated by the students’ lack of understanding of conducting techniques and their difficulties in practicing the ¾ conducting pattern correctly. To address this issue, the researcher implemented a learning process designed to enhance students’ comprehension and practical skills in conducting. The study employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted over four meetings, each consisting of four main stages: planning, action implementation, observation, and reflection. Through these stages, the researcher systematically designed and carried out the learning activities, observed the process and learning outcomes, and analyzed the findings to determine improvement strategies for subsequent meetings. Data were collected through observation, documentation, and individual assessments. The research involved 36 students from class X-B. In the first meeting, 20 students were able to perform the ¾ conducting pattern correctly, although their hand positions were not entirely accurate. Meanwhile, 13 students still faced difficulties, and 3 students were unable to perform the pattern at all. After implementing improvements in the second meeting, there was a significant increase in performance: 13 students who previously had difficulties showed clear progress, and the 3 students who initially could not perform the conducting pattern also demonstrated positive development. These results indicate that the application of imitation and drill learning methods is effective in improving students’ ability to conduct in a ¾ time pattern.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30