GENETIKA TERAPAN SEBAGAI SOLUSI INOVATIF DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DI SEKTOR PERTANIAN
Kata Kunci:
Genetika Terapan, Solusi Inovatif, Perubahan Iklim, PertanianAbstrak
Perubahan iklim global membawa dampak signifikan terhadap sektor pertanian, terutama di Indonesia yang sangat bergantung pada kondisi lingkungan. Fenomena seperti peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, kekeringan, dan serangan hama menyebabkan penurunan produktivitas lahan serta ancaman terhadap ketahanan pangan nasional. Untuk menghadapi tantangan tersebut, genetika terapan menjadi solusi inovatif dalam menciptakan sistem pertanian yang adaptif dan berkelanjutan. Genetika terapan berfokus pada penerapan prinsip-prinsip genetika untuk menghasilkan tanaman dengan sifat unggul, seperti ketahanan terhadap kekeringan, salinitas, suhu ekstrem, serta penyakit tanaman. Melalui teknologi rekayasa genetika, CRISPR-Cas9, dan Marker-Assisted Selection (MAS), ilmuwan mampu mengembangkan varietas unggul yang tidak hanya produktif tetapi juga ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis peran, manfaat, serta tantangan penerapan genetika terapan dalam menghadapi perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genetika terapan berkontribusi besar dalam meningkatkan ketahanan pangan, efisiensi produksi, dan keberlanjutan pertanian. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, regulasi yang ketat, serta persepsi negatif terhadap GMO masih menjadi hambatan utama. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kolaborasi riset, dan edukasi publik, penerapan genetika terapan dapat menjadi strategi kunci dalam mewujudkan sistem pertanian yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era perubahan iklim global.



