VIHARA BHUDI BHAKTI, SAKSI KEHADIRAN DAN PERKEMBANGAN KOMUNITAS TIONGHOA DI INDRAGIRI HILIR
Kata Kunci:
Vihara Bhudi Bhakti, Tionghoa, Kebudayaan, Agama Buddha, TembilahanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah berdirinya Vihara Bhudi Bhakti, peran vihara terhadap kehidupan umat Buddha dari etnis Tionghoa di Tembilahan, serta bagaimana vihata tersebut berkontribusi dalam mempertahankan tradisi dan budaya Tionghoa di tengah masyarakat yang multicultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengurus vihara dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vihara Bhudi Bhakti tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat sosial dan budaya bagi komunitas Tionghoa. Vihara ini memainkan peran penting dalam menjaga keharmonisan antarumat, melestarikan nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat identitas etnis Tionghoa di Tembilahan.
This research aims to find out the history of the founding of the Bhudi Bhakti Vihara, the role of the monastery in the lives of ethnic Chinese Buddhists in Tembilahan, and how the monastery contributes to maintaining Chinese traditions and culture in a multicultural society. This research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews and documentation of the temple administrators and the surrounding community. The research results show that the Bhudi Bhakti Vihara not only functions as a place of worship, but also functions as a social and cultural center for the Chinese community. This monastery plays an important role in maintaining harmony between believers, preserving religious values, and strengthening Chinese ethnic identity in Tembilahan.



