KENDALA DALAM PENGUMPULAN DATA KORPUS UNTUK PENYUSUNAN KAMUS BAHASA DAERAH ETNIS BATAK ANGKOLA
Kata Kunci:
Korpus Bahasa, Leksikografi, Batak AngkolaAbstrak
Penelitian ini menganalisis kendala dalam pengumpulan data korpus untuk penyusunan kamus bahasa Batak Angkola dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan jumlah penutur aktif, dominasi bahasa Indonesia, serta variasi dialek antarwilayah menjadi hambatan utama dalam memperoleh data leksikal yang representatif. Keterbatasan sumber tertulis dan minimnya pemanfaatan teknologi korpus modern turut mengurangi efisiensi dan akurasi dokumentasi. Temuan ini menegaskan perlunya strategi kolaboratif, peningkatan literasi bahasa daerah, dan optimalisasi teknologi linguistik untuk mendukung penyusunan kamus yang valid, sistematis, dan berkontribusi pada pelestarian bahasa Batak Angkola.
This study analyzes the challenges in collecting corpus data for the compilation of a Batak Angkola language dictionary using a qualitative approach through observation, interviews, and field documentation. The findings indicate that the decline in active speakers, the increasing dominance of the Indonesian language, and interregional dialect variations serve as major obstacles in obtaining representative lexical data. Limited written sources and the minimal use of modern corpus technology further reduce the efficiency and accuracy of documentation. These results highlight the need for collaborative strategies, improved local language literacy, and the optimization of linguistic technology to support the development of a valid and systematic dictionary that contributes to the preservation of the Batak Angkola language.



