PEMANFAATAN POTENSI ALAM DAN WARISAN BUDAYA DALAM PENINGKATAN ATRAKSI WISATA DI KAWASAN KOTA TUA PADANG

Penulis

  • Suci Ramadani Institut Seni Indonesia Padang Panjang
  • Jenji Julian Nainggolan Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Kata Kunci:

Kota Tua Padang, Potensi Alam, Warisan Budaya, Atraksi Wisata, Manajemen Atraksi

Abstrak

Kota Tua Padang is an urban area with significant historical value, combining extraordinary natural and cultural heritage, but its use as a tourist attraction is still not optimal. Indicators of this underutilization include inadequate public space design, limited historical explanations of colonial era buildings, and the absence of coordinated management that can connect natural and cultural attractions comprehensively. This study was conducted to improve the quality of tourist attractions in Kota Tua Padang so that this area can be utilized more effectively, encompassing both natural and cultural assets. The objectives are to identify the area's potential assets, analyze the obstacles that hinder the development of tourist attractions, and outline strategies for more focused management of tourist attractions. Methodologically, this study uses field observations, interviews, visual documentation, and a literature review on heritage area management and cultural tourism. The research findings are analyzed descriptively to characterize the current conditions and development opportunities. The results of the study show that the Batang Arau River, its riverside landscape, and colonial-era buildings are key assets with the potential to be developed into leading tourist attractions. Current management is hampered by inadequate revitalization efforts, a lack of supporting facilities, and inadequate coordination between stakeholders. This study concludes that effectively enhancing the tourism appeal of Kota Tua Padang requires integrated management that simultaneously strengthens natural potential, preserves historic buildings, and ensures active participation from both the local community and the government.

Kawasan Kota Tua Padang merupakan kawasan perkotaan yang memiliki nilai sejarah penting, memadukan alam dan warisan budaya yang luar biasa, namun pemanfaatannya sebagai objek wisata masih belum optimal. Indikator dari kurangnya pemanfaatan ini antara lain desain ruang publik yang tidak memadai, penjelasan sejarah yang terbatas terhadap bangunan era kolonial, dan ketiadaan pengelolaan terkoordinasi yang dapat menghubungkan objek wisata alam dan budaya secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas objek wisata Kota tua Padang, supaya kawasan ini dapat dimanfaatkan secara lebih efektif yang mencangkup aset alam dan budaya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi aset potensial kawasan, menganalisis kendala yang menghambat pengembangan objek wisata, dan menguraikan strategi untuk pengelolaan objek wisata yang lebih terfokus. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan observasi lapangan, wawancara, dokumentasi visual, dan tinjauan pustaka tentang pengelolaan kawasan warisan dan wisata budaya. Temuan penelitian dianalisis secara deskriptif untuk mengkarakterisasi kondisi terkini dan peluang pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Batang Arau, lanskap tepi sungainya, dan bangunan-bangunan era kolonial merupakan aset utama yang berpotensi dikembangkan menjadi objek wisata unggulan. Pengelolaan saat ini terkendala oleh upaya revitalisasi yang kurang memadai, kurangnya fasilitas pendukung, dan koordinasi antar pemangku kepentingan yang kurang memadai. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan daya tarik wisata yang efektif di Kota Tua Padang memerlukan pengelolaan terpadu yang secara bersamaan memperkuat potensi alam, melestarikan bangunan bersejarah, dan menjamin partisipasi aktif dari masyarakat setempat maupun pemerintah.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30