DESENTRALISASI DAN UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK: TINJAUAN TERHADAP PRAKTIK OTONOMI DAERAH

Penulis

  • Dinda Mutiara Zahira Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Esa Larisa Aurellia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Zahwa Lathifa Madani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Kata Kunci:

Desentralisasi, Otonomi Daerah, Pelayanan Publik, Kapasitas Daerah, Tata Kelola

Abstrak

Penelitian ini menganalisis hubungan desentralisasi dan kualitas pelayanan publik di Indonesia melalui studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa desentralisasi belum otomatis meningkatkan kualitas layanan karena adanya perbedaan kapasitas fiskal, pengaruh politik lokal, serta lemahnya birokrasi dan akuntabilitas di banyak daerah. Variasi kinerja pelayanan publik terlihat jelas antarwilayah, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan. Namun, desentralisasi juga mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan di daerah yang memiliki kepemimpinan kuat dan sumber daya memadai. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas desentralisasi sangat bergantung pada kesiapan institusional dan tata kelola daerah dan nilai-nilai maqāṣid dalam penyelenggaraan bimbingan perkawinan di Indonesia.

This study examines the relationship between decentralization and public service quality in Indonesia through a descriptive qualitative literature review. The findings show that decentralization does not automatically improve service delivery due to disparities in fiscal capacity, political dynamics, bureaucratic weaknesses, and limited accountability. Significant performance gaps remain across regions, particularly in education, health, and administrative services. However, decentralization has also encouraged various innovations in regions with strong leadership and adequate resources. The study concludes that the success of decentralization is highly dependent on institutional readiness and local governance quality.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30