BAJU KURUNG SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA PEREMPUAN MELAYU JAMBI: SEJARAH, FILOSOFI, DAN PERKEMBANGANNYA
Kata Kunci:
Baju Kurung, Budaya Melayu, Jambi, Filosofi Busana, Identitas BudayaAbstrak
Baju kurung adalah pakaian tradisional perempuan Melayu Jambi yang berfungsi sebagai lambang identitas, kesopanan, dan norma-norma moral dalam kehidupan masyarakat Melayu. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejarah kehadiran baju kurung, makna filosofis di dalamnya, serta bagaimana baju ini berubah seiring waktu. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dengan meneliti berbagai sumber tentang tradisi Melayu Jambi, cara berpakaian, dan kemajuan sosial-budaya masyarakat Melayu. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa baju kurung bukan hanya sekadar pakaian, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai agama, tradisi, dan status sosial. Dari zaman kerajaan sampai saat ini, baju kurung telah mengalami pengaruh dari budaya Arab, India, Tiongkok, dan Barat, namun tetap menjaga nilai-nilai inti yang dijunjung oleh masyarakat Melayu Jambi. Di tengah globalisasi, baju kurung semakin berkembang menjadi simbol kreativitas dan identitas lokal yang sesuai dengan tren mode modern. Oleh karena itu, baju kurung menjadi warisan budaya yang dinamis dan terus beradaptasi sebagai penguat identitas perempuan Melayu Jambi.
The baju kurung is a traditional garment for Jambi Malay women that serves as a symbol of identity, modesty, and moral norms in Malay society. This article aims to explore the history of the baju kurung, its philosophical meaning, and how it has changed over time. This research uses a literature analysis method by examining various sources on Jambi Malay traditions, dress codes, and the socio-cultural progress of Malay society. The findings of this study indicate that the baju kurung is not just clothing, but also reflects religious values, traditions, and social status. From the kingdom era to the present day, the baju kurung has been influenced by Arab, Indian, Chinese, and Western cultures, yet it maintains the core values upheld by the Jambi Malay community. Amid globalization, the baju kurung has increasingly developed into a symbol of creativity and local identity that is in line with modern fashion trends. Therefore, the baju kurung is a dynamic cultural heritage and continues to adapt to strengthen the identity of Jambi Malay women.



