EFEKTIVITAS MEDIA ANIMASI AUDIO-VISUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN "SENTUHAN BOLEH DAN TIDAK BOLEH" PADA SISWA TK AISYIYAH KOTA BUKITTINGGI

Penulis

  • Kartika Mariyona Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Pagdya Haninda Nusantri Rusdi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Mega Ade Nugrahmi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Kata Kunci:

Video Animasi, Pelecehan Seksual

Abstrak

Tingginya prevalensi pelecehan seksual di Indonesia kini telah merambah hingga ke jenjang usia dini, tidak lagi terbatas pada kelompok remaja. Menanggapi fenomena yang mengkhawatirkan ini, pemerintah menetapkan langkah preventif melalui regulasi hukum, yakni Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak guna menekan angka kekerasan seksual tujuan “Efektivitas Media Animasi Audio-Visual dalam Meningkatkan Pemahaman "Sentuhan Boleh dan Tidak Boleh" pada Siswa  Tk Aisyiyah Kota Bukittinggi”. Edukasi seksual bagi anak usia dini harus dikemas melalui media yang interaktif. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menempatkan peneliti sebagai instrumen kunci dalam mengumpulkan data secara triangulasi. Fokus penelitian adalah eksplorasi mendalam terhadap proses edukasi pada subjek tertentu. Hasilnya mengonfirmasi bahwa media video animasi merupakan sarana yang efektif untuk membekali anak dengan pengetahuan mengenai perlindungan diri dari pelecehan seksual.

The high prevalence of sexual harassment in Indonesia has now spread to early childhood levels, no longer limited to adolescents. In response to this alarming phenomenon, the government has established preventive measures through legal regulations, namely Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection to reduce the number of sexual violence cases. The goal is "The Effectiveness of Audio-Visual Animation Media in Increasing Understanding of "Permissible and Prohibited Touch" in Aisyiyah Kindergarten Students in Bukittinggi City." Sexual education for early childhood must be packaged through interactive media. Using a qualitative descriptive method with a case study approach, this study positions the researcher as a key instrument in collecting data through triangulation. The focus of the research is an in-depth exploration of the educational process on a specific subject. The results confirm that animated video media is an effective means of equipping children with knowledge about self-protection from sexual harassment.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30