ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM BAGI HASIL DALAM PENGOLAHAN GAMBIR DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI KASUS : NAGARI DURIAN TINGGI KECAMATAN KAPUR IX)
Kata Kunci:
Sistem Bagi Hasil, Pengolahan Gambir, Perspektif Ekonomi IslamAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembagian hasil dalam pengolahan gambir antara pemilik lahan dengan petani penggarap yang mana pemilik lahan mendapatkan 40% sedangkan petani penggarap mendapatkan 60%. Untuk sesama petani penggarap pembagian hasilnya yaitu sama rata yang mana petani penggarap ini pekerjaan mereka berbeda beda dan ada yang lebih berat pekerjaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk mengetahui dan memahami bagaimana prinsip ekonomi islam diterapkan dalam sistem hasil dalam pengolahan gambir yang dilakukan oleh petani penggarap dan pemilik lahan di Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX. Untuk menganalisis fenomena ini secara menyeluruh, dia menggunakan metode Miles dan Huberman, yang mencakup proses pengumpulan, penyajian dan penarikan kesimpulan dari hasil temuan, teknik pengumpulan datanya termasuk observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembagian hasil antara pemilik lahan dengan petani penggarap serta pembagian hasil antar sesama petani penggarap yang mana pembagian hasilnya sama rata, sedangkan pekerjaan mereka berbeda beda telah sesuai dengan Ekonomi Islam. Dalam pembagian hasil tersebut, menggunakan kesepakatan lisan atau menurut kepercayaan dan keyakinan daerah setempat.
This research is motivated by the distribution of results in gambier processing between landowners and tenant farmers, where landowners get 40% while tenant farmers get 60%. For fellow tenant farmers, the distribution of results is equal, where these tenant farmers have different jobs, some of which are heavier. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method to find out and understand how Islamic economic principles are applied in the yield system in gambier processing carried out by tenant farmers and landowners in Nagari Durian Tinggi, Kapur IX District. To analyze this phenomenon thoroughly, he used the Miles and Huberman method, which includes the process of collecting, presenting and drawing conclusions from the findings, data collection techniques including observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the distribution of results between landowners and tenant farmers and the distribution of results among tenant farmers, where the distribution of results is equal, while their jobs are different, is in accordance with Islamic Economics. In the distribution of results, using verbal agreements or according to local beliefs and beliefs.



