IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI BERBASIS SAK EMKM NOMOR 20 TAHUN 2018 PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DI RUMAH PRODUKSI CAKAR AYAM SENTRA IKM MAKANAN RINGAN KECAMATAN TANJUNGPINANG TIMUR

Penulis

  • Suyani Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Marhamah Ridhawaty Universitas Negeri Medan
  • Nurul Aulia Syabella Universitas Maritim Raja Ali Haji

Kata Kunci:

SAK EMKM, Pelatihan, Pengetahuan Penyusunan Laporan Keuangan

Abstrak

Implementasi Standar Akuntansi Berbasis SAK EMKM Nomor 20 Tahun 2018 dapat dijadikan sebagai pedoman untuk menyusun laporan keuangan agar lebih jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan dalam meningkatkan Rumah Produksi Cakar Ayam Sentra IKM Makanan Ringan Kecamatan Tanjungpinang Timur. Jenis penelitian ini metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan melakukan penelitian langsung melalui observasi dan wawancara dengan pemilik rumah produksi sehingga mengetahui posisi laporang keuangan dan laba rugi telah sesuai dengan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM Nomor 20 Tahun 2018. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Produksi Cakar Ayam Sentra IKM Makanan Ringan Kecamatan Tanjungpinang Timur belum sepenuhnya mengimplementasikan aturan SAK EMKM. Permasalahan tersebut karena kurangnya pelatihan dan pemahaman yang dimiliki pemilik rumah produksi karena belum pernah mendapatkan informasi maupun pelatihan dalam penyajian laporan keuangan dengan mengikuti format standar akuntansi. Dengan keadaan laporan keuangan yang disusun selama ini masih bersifat sederhana antara lain dalam pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan belum sesuai dengan standar akuntansi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2018 melainkan penyusunan masih mengikuti format penyusunan laporan keuangan secara umum. Hambatan dari penelitian ini yaitu pemilik rumah produksi mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan karena keterbatasan pengetahuan dan informasi tentang aturan SAK EMKM Nomor 20 Tahun 2018 sehingga kualitas laporan keuangan belum bersifat transparansi. Saran dalam penelitian ini hendaknya pemilik usaha industri kecil menengah diberikan pelatihan dan informasi tentang penyajian susunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM Nomor 20 Tahun 2018.

The implementation of SAK EMKM Number 20 of 2018 Accounting Standards can be used as a guideline for preparing financial statements that are clearer and more accountable in improving the Chicken Feet Production House of the East Tanjungpinang Subdistrict Food Industry Center. This type of research uses a descriptive qualitative method by conducting direct research through observation and interviews with the owners of the production house to determine whether the financial statements and profit and loss statements are in accordance with the preparation of financial statements based on SAK EMKM Number 20 of 2018. The results of the study show that the Chicken Feet Production House of the East Tanjungpinang District Light Food IKM Center has not fully implemented the SAK EMKM regulations. This problem is due to the lack of training and understanding of the production house owners because they have never received information or training in presenting financial reports following standard accounting formats. The financial statements prepared so far are still simple in terms of recognition, measurement, presentation, and disclosure, and do not comply with the accounting standards of Law No. 20 of 2018, but are still prepared in accordance with the general format for financial statements. The obstacle in this study is that production house owners have difficulty preparing financial statements due to limited knowledge and information about SAK EMKM Regulation Number 20 of 2018, resulting in financial statements that lack transparency. The suggestion in this study is that small and medium industry business owners should be provided with training and information on the preparation of financial statements based on SAK EMKM Regulation Number 20 of 2018.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30