STRATEGI INOVASI PEMBELAJARAN ABAD 21 DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG KREATIF DAN INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Muhammad Rasoki Pasaribu Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sri Murhayati Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yuliharti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Strategi Pembelajaran, Inovasi, Interaktif, Pendidikan Agama Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovasi pembelajaran abad 21 dalam mewujudkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang kreatif dan interaktif di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa pembelajaran PAI masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif, kurang kreatif, dan hanya berorientasi pada hafalan. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi inovatif, seperti project based learning, pemanfaatan media digital, experiential learning, dan pendekatan kontekstual, mampu meningkatkan motivasi, kreativitas, dan interaktivitas siswa. Selain itu, strategi tersebut juga efektif dalam mengembangkan keterampilan abad 21, termasuk berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi pembelajaran bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan yang mendesak dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi akademis berupa penguatan teori pembelajaran PAI berbasis inovasi, sekaligus manfaat praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran yang relevan, menarik, serta membentuk karakter islami pada peserta didik.

This study aims to analyze 21st-century learning innovation strategies in realizing creative and interactive Islamic Religious Education (IRE) learning in elementary schools. The background of this research lies in the reality that IRE learning is still dominated by conventional teacher-centered approaches, making students passive, less creative, and oriented merely toward memorization. To address this challenge, the research employs a qualitative case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the application of innovative strategies such as project-based learning, the use of digital media, experiential learning, and contextual approaches successfully enhances students’ motivation, creativity, and interactivity. Furthermore, these strategies effectively foster 21st-century skills, including critical thinking, communication, collaboration, and digital literacy. This study emphasizes that learning innovation is not merely a trend but an urgent necessity in responding to the challenges of education in the digital era. Thus, this research contributes academically by strengthening the theoretical framework of innovation-based IRE learning, while also providing practical benefits for teachers in designing relevant, engaging instruction that fosters Islamic values and character building among students.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30