PKM “SAHABAT AMAN SEKOLAH”: MEMBANGUN KESADARAN DAN KEPEDULIAN REMAJA DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Penulis

  • Saira Agnazadila Universitas Muhammadiyah Riau
  • Nabil Kirana Universitas Muhammadiyah Riau
  • Khayla Mufaeda Universitas Muhammadiyah Riau
  • Sarah Mukhsina Universitas Muhammadiyah Riau
  • Sarah Hafizah Universitas Muhammadiyah Riau
  • Titania Azalia Wibowo Universitas Muhammadiyah Riau
  • Algifari Hermawan Pulungan Universitas Muhammadiyah Riau
  • Muhammad Fajar Universitas Muhammadiyah Riau
  • Izatunnisa Universitas Muhammadiyah Riau
  • M. Zaki Arista Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

Kekerasan Seksual, Remaja, Kesadaran, Pendidikan, Pencegahan, Peer Support

Abstrak

Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan merupakan masalah serius yang berdampak pada psikologis dan prestasi akademik remaja. Program “Sahabat Aman Sekolah” dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian remaja dalam mencegah kekerasan seksual melalui pendekatan pendidikan, sosialisasi, dan pembentukan jejaring peer support. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test pada siswa sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan kekerasan seksual. Program ini membuktikan efektivitasnya dalam membangun budaya aman di sekolah dan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan remaja.

Sexual violence in educational settings is a serious problem that impacts adolescents' psychological well-being and academic achievement. The "Sahabat Aman Sekolah" program is designed to increase adolescents' awareness and concern for preventing sexual violence through educational approaches, outreach, and the formation of peer support networks. This study used a quasi experimental method with a pre-test and post-test on high school students. The results showed a significant increase in adolescents' knowledge and attitudes toward sexual violence prevention. This program has proven effective in building a culture of safety in schools and fostering social awareness among adolescents.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30