ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN BI RATE TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PERIODE 2020-2024
Kata Kunci:
Inflasi, Suku Bunga Bi, Indeks Saham Syariah IndonesiaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan BI Rate terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode 2020–2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan regresi linier berganda (OLS) berdasarkan data sekunder bulanan sebanyak 58 observasi yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan Bursa Efek Indonesia. Untuk memastikan validitas hasil estimasi, penelitian ini melakukan uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi sebagai bagian dari uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ISSI, yang berarti peningkatan tekanan harga umum dapat menurunkan minat investor dan menekan pergerakan indeks syariah. Sementara itu, BI Rate berpengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat selama periode pemulihan ekonomi dipersepsikan sebagai sinyal stabilitas sehingga meningkatkan keyakinan investor terhadap pasar syariah. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap ISSI dengan nilai koefisien determinasi sebesar 70,46%, menandakan bahwa kondisi makroekonomi memiliki kontribusi besar terhadap dinamika pasar saham syariah Indonesia. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami sensitivitas ISSI terhadap perubahan ekonomi nasional, terutama pada periode pascapandemi. Selain itu, hasil penelitian dapat dijadikan rujukan bagi investor, regulator, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan dan penguatan pasar modal syariah di Indonesia agar lebih stabil, adaptif, dan responsif terhadap guncangan ekonomi.



