ANTROPOLOGI SASTRA DALAM CERPEN “LAKI-LAKI TUA TANPA NAMA” KARYA BUDI DARMA

Penulis

  • Ulya Rahmi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Reni Anjarwati Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Muhammad Isman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Kata Kunci:

Antropologi Sastra, Cerita Pendek, Budi Darma, Nilai Budaya, Keterasingan Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerpen “Laki-Laki Tua Tanpa Nama” karya Budi Darma menggunakan pendekatan antropologi sastra. Sastra dipandang sebagai produk budaya yang merepresentasikan realitas sosial, nilai-nilai kemanusiaan, serta relasi antara individu dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data utama berupa teks cerpen yang terdapat dalam buku Orang-orang Bloomington karya Budi Darma. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengkaji unsur-unsur budaya, perilaku sosial, dan simbol-simbol kemanusiaan yang muncul dalam cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh laki-laki tua tanpa nama merepresentasikan manusia marginal yang mengalami keterasingan sosial dan kehilangan identitas budaya. Ketidakbernamaan tokoh menjadi simbol hilangnya pengakuan sosial serta melemahnya solidaritas dalam kehidupan masyarakat modern. Cerpen ini juga merefleksikan pergeseran nilai kemanusiaan yang ditandai oleh dominasi individualisme dan menurunnya empati sosial. Melalui pendekatan antropologi sastra, penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra berfungsi sebagai media refleksi budaya yang mengungkap dinamika sosial dan nilai kemanusiaan dalam masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30