PENGARUH RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL DI TPMB SETIYO WATI DESA WARUNGPRING KABUPATEN PEMALANG

Penulis

  • Setiyo Wati Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Indah Risnawati Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Islami Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Relaksasi Napas Dalam, Nyeri Punggung Bawah, Ibu Hamil Trimester III

Abstrak

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh, peningkatan berat badan, serta pergeseran pusat gravitasi. Kondisi ini jika tidak ditangani dapat menurunkan kenyamanan dan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu metode nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi keluhan ini adalah teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di TPMB Setiyo Wati Desa Warungpring Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu hamil trimester III yang dipilih melalui teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (75,0%) dan nyeri berat (25,0%) dengan rata-rata skor nyeri 5,91. Setelah dilakukan relaksasi napas dalam, terjadi penurunan intensitas nyeri di mana responden berada pada kategori nyeri ringan (31,3%) dan nyeri sedang (68,8%) dengan rata-rata skor menurun menjadi 3,69. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh signifikan relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah. Teknik relaksasi napas dalam berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif perawatan mandiri yang mudah dan aman untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil.

Low back pain is a common complaint experienced by third-trimester pregnant women due to postural changes, weight gain, and the shift in the center of gravity. If left unmanaged, this condition can decrease the comfort and quality of life of pregnant women. One safe and effective non-pharmacological method to reduce this complaint is the deep breathing relaxation technique. This study aims to analyze the effect of deep breathing relaxation techniques on reducing the intensity of low back pain among third-trimester pregnant women at TPMB Setiyo Wati, Warungpring Village, Pemalang Regency. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 32 third-trimester pregnant women selected through a total sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data were statistically analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Before the intervention, most respondents experienced moderate pain (75.0%) and severe pain (25.0%) with an average pain score of 5.91. After performing deep breathing relaxation, there was a decrease in pain intensity, where respondents fell into the categories of mild pain (31.3%) and moderate pain (68.8%) with the average score decreasing to 3.69. Statistical test results showed a p-value = 0.000 (p < 0.05), proving a significant effect of deep breathing relaxation on reducing low back pain intensity. Deep breathing relaxation techniques significantly influence the reduction of low back pain intensity in third-trimester pregnant women. This intervention can be used as an easy and safe self-care alternative to improve the comfort of pregnant women.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28