EDUKASI HIPERTENSI DI DESA MUHAJIRIN BERBASIS INFUSA SELEDRI, DAGUSIBU DAN TANAMAN OBAT KELUARGA

Penulis

  • Rizky Yulion Putra STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Ruri Mariska STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Ferdinan Sirait STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Silvia Wulandari STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Salsa Ayu Marita STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Jihan Imelda STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Aqila Nur Umami STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Olivia Paramitha STIKES Harapan Ibu Jambi
  • Intan Rizkya Fitri STIKES Harapan Ibu Jambi

Kata Kunci:

Penyakit Tidak Menular, Penggunaan Obat Rasional, Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Abstrak

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terintegrasi dengan program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi di Desa Muhajirin sebagai tindak lanjut dari hasil survei pendahuluan yang mengungkap masih ditemukannya berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. Permasalahan tersebut terutama berkaitan dengan tingginya risiko penyakit tidak menular, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional, serta belum optimalnya pemanfaatan tanaman obat keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan serta mencegah terjadinya penyakit tidak menular. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi survei awal, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menerapkan pendekatan partisipatif. Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dengan metode kunjungan rumah ke rumah, edukasi hipertensi yang ditujukan kepada kelompok lanjut usia, penyuluhan Gerakan Keluarga Cerdas Obat (GKCO), serta pengenalan tanaman obat keluarga melalui media leaflet. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat Desa Muhajirin, khususnya kelompok lansia dan keluarga yang berisiko. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait upaya pencegahan penyakit, penerapan penggunaan obat yang rasional, serta pemanfaatan TOGA. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri.

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN), integrated with community engagement activities, was carried out by students of the Pharmacy Study Program at the Harapan Ibu Jambi Institute of Health Sciences in Muhajirin Village as a follow-up to the results of a preliminary survey that revealed persistent public health issues within the community. These issues primarily included a high risk of non-communicable diseases, limited public understanding of rational drug use, and suboptimal utilization of family medicinal plants. Through this program, it was expected that community knowledge and awareness would improve in maintaining health and preventing non-communicable diseases. The implementation of the activities followed several stages, namely preliminary survey, planning, implementation, and evaluation, using a participatory approach. The activities conducted included free door-to-door health screenings, hypertension education for the elderly, counseling on the Smart Family Drug Movement (Gerakan Keluarga Cerdas Obat/GKCO), and the introduction of family medicinal plants through leaflet-based education. The primary target of this program was the community of Muhajirin Village, particularly the elderly and high-risk families. The results demonstrated an increase in community understanding of disease prevention efforts, rational drug use, and the utilization of family medicinal plants (TOGA). Therefore, it can be concluded that this program effectively enhanced community awareness and participation in maintaining health independently.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30