PUNCAK PERADABAN ISLAM MUGHAL DI INDIA DOMINASI MAYORITAS AGAMA HINDU
Kata Kunci:
Dinasti Mughal, Peradaban Islam, Kesenian Islam, Pluralisme Agama, Sejarah Islam Di India, Akulturasi Budaya, Perkembangan Islam, Kebudayaan IslamAbstrak
Transformasi kesenian Islam merupakan proses panjang yang terjadi melalui interaksi berbagai budaya. Dinasti Mughal di India menjadi salah satu pusat perkembangan kesenian Islam yang sangat berpengaruh, di mana budaya Persia, India, dan Islam berpadu dalam berbagai bentuk seni. Pengaruh ini kemudian menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui jalur perdagangan dan penyebaran agama Islam. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui sejarah berdiri dan perkembangan Dinasti Mughal. Selain itu juga untuk mengetahui kemajuan peradaban dan pemikiran hingga kemunduran pada masa Dinasti Mughal. Peradaban Islam periode klasik-pertengahan merupakan peradaban yang agung. Saat itu tidak ada peradaban lain yang mampu menandingi kebesarannya. Kejayaan Islam dirasakan di berbagai daerah, salah satunya adalah India. Di India, Islam pernah berjaya terbukti dengan banyaknya dinasti-dinasti Islam yang pernah didirikan di sana, misalnya saja Dinasti Mamluk (1206-1290), Dinasti Khalji (1206-1320 M), Dinasti Tugluq (1320-1413 M), dan beberapa dinasti lain. Namun terdapat dinasti yang paling menonjol di India, yakni Dinasti Mughal. Dinasti Mughal merupakan dinasti Islam yang berkuasa di India pada abad ke-16 hingga abad ke-19. Dinasti ini termasuk dalam tiga dinasti besar (Mughal, Turki Utsmani, dan Safawiyah) yang muncul pada masa pertengahan. Dinasti Mughal memiliki peranan besar dalam pengembangan agama Islam di India, mulai dari bidang politik, ekonomi, seni dan budaya, agama, sampai kepada bidang pengetahuannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Dinasti Mughal dalam membangun puncak peradaban Islam di India di tengah dominasi agama Hindu merupakan hasil dari kebijakan pluralisme agama yang inklusif dan toleran.



