PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI BERBASIS POSYANDU SEBAGAI PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI DUSUN MADUGONDO, DESA SITIMULYO, KECAMATAN PIYUNGAN, WILAYAH BANTUL

Penulis

  • Ganda Arifianto Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Kandida Amul Universitas Cokroaminoto Yogyakarta
  • Intan Kusumawati Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Kata Kunci:

Stunting, Edukasi Gizi, Posyandu, Kesehatan Anak, Pengabdian Masyarakat

Abstrak

Kondisi stunting yaitu permasalahan kekurangan gizi jangka panjang yang masih menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Stunting karena kekurangan gizi yang mengakibatkan pertumbuhan anak terhambat. Stunting tidak hanya menyebabkan pertumbuhan tinggi badan anak menjadi lebih rendah dibandingkan anak seusianya,tetapi juga berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, serta kondisi kesehatan pada masa yang akan datang. Oleh sebab itu diperlukan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk peran aktif masyarakat melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi yang dilakukan melalui posyandu. Program tersebut dilaksanakan di Dusun Madugondo Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,Kabupaten Bantul dengan sasaran ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta kader posyandu dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang. Metode proses pelaksanaan program yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penyusunan menu gizi seimbang, serta evaluasi tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat terkait penyebab stunting yaitu bertambahnya wawasan masyarakat tentang upaya pencegahan stunting sebesar 72,5%, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta peran Posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan peningkatan kesadaran kesehatan balita dan lansia sebesar 75%. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan edukasi serta berkomitmen untuk menerapkan pola makan sehat bagi anak. Melalui kegiatan tingkat kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan gizi anak semakin meningkat agar risiko terjadinya stunting dapat diminimalkan.

Stunting is one of the chronic nutrition problems that is still an important concern in public health development. This condition occurs due to a lack of nutritional intake for a long period of time, causing growth disorders in children. Stunting not only has an impact on children's shorter height compared to their age, but can also affect cognitive development, learning ability, and health in the future. Therefore, prevention efforts involving various parties, including the community through health education activities, are needed. This community service activity aims to increase public understanding of stunting prevention through Posyandu-based nutrition education. This program was carried out in Madugondo Hamlet, Sitimulyo Village, Piyungan District, Bantul with the target of pregnant women, mothers under five, and Posyandu cadres totaling 80 people. The method of implementing the activities used includes health counseling, interactive discussions, demonstrations of preparing a balanced nutrition menu, and evaluation of participants' understanding. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge about the causes of stunting Increased public knowledge about stunting prevention by 72.5%, the importance of fulfilling balanced nutrition, and the role of Posyandu in monitoring child growth and development and increasing health awareness for toddlers and the elderly by 75%. In addition, the community also shows high enthusiasm in participating in educational activities and is committed to implementing a healthy diet for children. With this activity, it is hoped that public awareness of the importance of child nutrition will increase so that the risk of stunting can be minimized.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30