PEMBELAJARAN SEKAR RARÉ DI SASOLAHAN JARAN GADINGBANJAR BABAKAN DESA GEGELANG KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM
Kata Kunci:
Pembelajaran, Sekar Raré, Sasolahan Jaran Gading.Abstrak
Sasolahan jaran gading merupakan salah satu pertujukan kesenian sakral yang di pentaskan pada waktu tertentu, sasolahan jaran gading terdapat di Banjar Babakan Desa Gegelang Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem, pementasan sasolahan ini dilaksanakan ketika Ida Bhatara Lingsir Pura Dalem nyejer di Pura Pasamuan Agung Banjar Babakan. Pada saat nyejer selama satu bulan tujuh hari akan dilaksanakan pementasan sasolahan jaran gading yang menginjak bara api dari serabut kelapa, dalam pementasan ini sasolahan jaran gading akan diiringi lagu atau gagendingan yang termasuk kedalam kelompok sekar raré pada bagian gending sang hyang gending ini diberi nama gending jaran gading, karena gending ini adalah gending kuna atau lawas, dari awal adanya gending ini sampai sekarang tetap masih ada tidak terjadi kepunahan menandakan terdapat pengajaran yang digunakan dalam pelestarian gending ini. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah yang diangkat meliputi, Bagaimana bentuk gending sasolahan jaran gading Banjar Babakan desa Gegelang Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem?, Bagaimana fungsi gending sasolahan jaran gading Banjar Babakan desa Gegelang Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem?, Metode pembelajaran apa yang digunakan dalam mempelajari sekar raré di sasolahan jaran gading Banjar Babakan desa Gegelang Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem?. Teori yang digunakan adalah Teori Struktural, Teori Fungsi dan Teori Bhaviorisme. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Kulatiatif dengan jenis penelitian Deskritif Kualitatif. Data diperoleh menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya gending jaran gading yang terdiri dari sejarah banjar, sejarah sasolahan jaran gading, lirik gending, fungsi gending yaitu: (1) Fungsi Didaktif, (2) Fungsi Estesis, (3) Fungsi Moral (4) Fungsi Religi. Metode dalam mempelajari gending jaran gading yaitu: (1) Metode Imitasi, (2) Metode Latihan Berulang, (3) Metode Membaca, (4) Metode Partisipatif.
Sasolahan Jaran Gading is a sacred art performance that is staged at certain times. Sasolahan Jaran Gading is located in Banjar Babakan, Gegelang Village, Manggis District, Karangasem Regency. This performance is carried out when Ida Bhatara Lingsir of Pura Dalem stays (nyejer) at Pura Pasamuan Agung, Banjar Babakan. During the one month and seven days of nyejer, the Sasolahan Jaran Gading performance is held, in which performers step on burning coconut fiber embers. In this performance, Sasolahan Jaran Gading is accompanied by songs or chants known as gagendingan, which are included in the sekar rare group, specifically in the sang hyang gending category. This gending is called Gending Jaran Gading because it is an ancient or traditional gending. From its origin until today, it still exists and has not become extinct, indicating that there is a learning process used in its preservation. This study formulates three research questions: (1) How is the form of Gending Sasolahan Jaran Gading in Banjar Babakan, Gegelang Village, Manggis District, Karangasem Regency? (2) What is the function of Gending Sasolahan Jaran Gading in Banjar Babakan, Gegelang Village, Manggis District, Karangasem Regency? (3) What learning methods are used in learning Sekar Raré in Sasolahan Jaran Gading in Banjar Babakan, Gegelang Village, Manggis District, Karangasem Regency? The theories used in this study are Structural Theory, Functional Theory, and Behaviorism Theory. The approach used is a qualitative approach with a descriptive qualitative research type. Data were collected using observation, interviews, documentation, and literature study techniques. The results of this study show the formation of Gending Jaran Gading, which consists of the village history, the history of Sasolahan Jaran Gading, and the lyrics of the gending. The functions of the gending include: (1) didactic function, (2) aesthetic function, (3) moral function, and (4) religious function. The learning methods used in studying Gending Jaran Gading include: (1) imitation method, (2) repetitive practice method, (3) reading method, and (4) participatory method.




