PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI PUPUK ORGANIK DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN EKOSISTEM PESISIR BERKELANJUTAN
Kata Kunci:
Limbah Cangkang Kerang, Pupuk Organik, Pengelolaan Limbah BerkelanjutanAbstrak
Penumpukan limbah cangkang kerang yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, menurunkan estetika kawasan pantai, serta mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan sisa cangkang kerang sebagai pupuk organik dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan praktik sederhana pembuatan pupuk organik berbahan dasar cangkang kerang. Data diperoleh melalui kajian berbagai sumber ilmiah serta praktik pengolahan cangkang kerang menjadi pupuk organik cair dan padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang kerang memiliki kandungan mineral, terutama kalsium karbonat (CaCO₃), yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, serta menjaga stabilitas pH tanah. Proses pengolahan dilakukan melalui tahapan pembersihan, pengeringan, pembakaran, penghalusan, hingga fermentasi menggunakan EM4 dan molase. Pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai pupuk organik tidak hanya mampu mengurangi penumpukan limbah di kawasan pesisir, tetapi juga mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
The accumulation of shellfish waste that is not properly managed can cause environmental pollution, reduce the aesthetics of coastal areas, and disrupt the balance of coastal ecosystems. This study aims to analyze the use of shellfish waste as organic fertilizer in an effort to maintain the balance of coastal ecosystems. The method used in this study was descriptive qualitative, with a literature review approach and simple practices for making organic fertilizer from shellfish. Data were obtained through a review of various scientific sources and the practice of processing shellfish into liquid and solid organic fertilizers. The results indicate that shellfish contain minerals, especially calcium carbonate (CaCO₃), which have the potential to increase soil fertility, improve soil structure, and maintain soil pH stability. The processing process involves cleaning, drying, burning, grinding, and fermentation using EM4 and molasses. Utilizing shellfish waste as organic fertilizer not only reduces waste accumulation in coastal areas but also supports the implementation of the circular economy concept and sustainable environmental management.




