KAJIAN DAMPAK PENUMPUKAN LIMBAH CANGKANG KERANG TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PESISIR
Kata Kunci:
Limbah Cangkang Kerang, Lingkungan Pesisir, Pengelolaan Limbah, Kualitas LingkunganAbstrak
Penumpukan limbah cangkang kerang di kawasan pesisir menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang muncul akibat meningkatnya aktivitas perikanan dan konsumsi hasil laut. Limbah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran, mengurangi keindahan lingkungan, serta memengaruhi kualitas tanah dan air di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak limbah cangkang kerang terhadap kualitas lingkungan pesisir dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penumpukan limbah dapat menyebabkan perubahan kondisi lingkungan, munculnya bau tidak sedap, dan terganggunya ekosistem pesisir. Meskipun demikian, limbah cangkang kerang memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku industri, pupuk, dan material konstruksi ramah lingkungan melalui penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle.
The accumulation of shellfish waste in coastal areas is one of the environmental problems arising from increased fishing activity and seafood consumption. Improperly managed waste can cause pollution, reduce the beauty of the environment, and affect soil and water quality in coastal areas. This study aims to analyze the impact of shellfish waste on coastal environmental quality using qualitative descriptive methods through literature review and field observations. The results indicate that waste accumulation can cause environmental changes, unpleasant odors, and disruption to coastal ecosystems. Nevertheless, shellfish waste has the potential to be reused as industrial raw materials, fertilizers, and environmentally friendly construction materials through the application of the principles of reduce, reuse, and recycle.




