Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii id-ID Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner PERAN YAYASAN PAULUS MAKASSAR SEBAGAI BADAN PENGELOLA SEKOLAH: STUDI KASUS PADA SEKOLAH SWASTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21052 <p>Pendidikan swasta di Indonesia memiliki peran strategis dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan, di mana yayasan sebagai badan pengelola memegang tanggung jawab penting dalam menentukan arah dan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Yayasan Paulus Makassar sebagai badan pengelola sekolah swasta dalam aspek perencanaan strategis, rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia, pengawasan dan evaluasi, serta pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengurus yayasan dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan memiliki peran aktif dalam menetapkan visi dan arah kebijakan pendidikan, mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia secara sistematis, melaksanakan pengawasan dan evaluasi secara berkala, serta mengambil keputusan strategis melalui mekanisme koordinatif. Keempat aspek tersebut saling terintegrasi dalam mendukung efektivitas pengelolaan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian administrasi pendidikan dengan menghadirkan bukti empiris mengenai peran multidimensional yayasan dalam pengelolaan sekolah swasta, serta menjadi referensi bagi pengelola pendidikan dalam meningkatkan tata kelola yang lebih efektif dan berkelanjutan.</p> <p><em>Private education in Indonesia plays a strategic role in improving access to and quality of education, where foundations as managing bodies hold significant responsibility in determining the direction and quality of educational provision. This study aims to analyze the role of the Paulus Makassar Foundation as a managing body of private schools in the aspects of strategic planning, recruitment and development of human resources, monitoring and evaluation, and decision-making. This research employs a qualitative approach with a descriptive design, using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation involving foundation administrators and school stakeholders. The findings indicate that the foundation plays an active role in establishing the vision and direction of educational policies, managing and developing human resources systematically, conducting regular monitoring and evaluation, and making strategic decisions through coordinated mechanisms. These four aspects are integrated in supporting the effectiveness of school management and improving the quality of education. This study contributes to the field of educational administration by providing empirical evidence on the multidimensional role of foundations in managing private schools and serves as a reference for education managers in enhancing more effective and sustainable governance.</em></p> Gita Iren Maria Ansar Sumarlin Mus Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 STUDI MEDIA DAN PEMBANGUNAN DALAM MENGKAJI REPRESENTASI PERMASALAHAN SOSIAL DI MEDIA MASSA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21318 <p>Media massa memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap berbagai permasalahan sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media massa merepresentasikan isu-isu sosial dalam konteks pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap berbagai pemberitaan di media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor yang membingkai realitas sosial melalui pemilihan isu, sudut pandang, dan narasi tertentu. Representasi yang dihasilkan dapat mempengaruhi opini publik dan arah kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kritis dalam mengonsumsi media serta tanggung jawab etis dari pelaku media.</p> Gladys Rotua Marito Manullang Rinny Puspitasari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 TRADISI MENINGGIKAN JANJANG MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20988 <p>Skripsi ini berjudul “Tradisi Meninggikan Janjang menurut perspektif Hukum Islam di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam ”, yang ditulis oleh Yogi Febrian Syah, NIM 1121088, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya aktifitas berupa tradisi masyarakat Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam yaitu meninggikan janjang yang dilangsungkan karena tidak mengundang niniak mamak saat prosesi pernikahan. Tradisi meninggikan janjang adalah salah satu dari berbagai macam tradisi yang dilaksanakan di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam, dimana meninggikan janjang tersebut merupakan suatu sanksi adat yang diberikan kepada orang yang melanggar adat salah satunya tidak mengundang niniak mamak saat prosesi pernikahan. Adapun tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi meninggikan janjang di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam dilihat dari perspektif Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Dalam pembahasan skripsi ini digunakan metode kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang –orang dan tingkah laku yang diamati, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi langsung di lapangan, sumber data primer dalam penelitian ini adalah tokoh agama dan tokoh adat yang ada di Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Setelah itu baru dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa pelaksanaan tradisi meninggikan janjang&nbsp; terjadi apabila tidak mengundang ninik mamak pada saat prosesi pernikahan, dimana pelaksanaannya diberi sanksi sosial berupa dikucilkan atau dijauhi dari masyarakat,apabila orang rumah mengadakan acara pernikahan ninik mamak dan masyarakat tidak ada yang datang, apabila orang rumah tersebut meninggal dunia maka niniak mamak dan masyarakat tidak ada yang menjenguk cukup mengerjakan fardu kifayah yaitu menyelenggarakan jenazah tersebut dan tidak ada yang datang mengaji yasinan tiga malam berturut-turut. Berdasarkan tinjauan hukum islam meninggikan janjang ini termasuk urf shohih karena mengandung kemaslahtan dan bisa menjadi kontrol sosial.</p> <p><em>This thesis is entitled “The Tradition of Raising Janjang according to the perspective of Islamic Law in Nagari Tabek Panjang, Baso District, Agam Regency”, written by Yogi Febrian Syah, NIM 1121088, Islamic Family Law Study Program, Faculty of Sharia, State Islamic University (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. This research is motivated by the existence of activities in the form of a tradition of the Nagari Tabek Panjang community, Baso District, Agam Regency, namely raising the basket which was held because they did not invite niniak mamak during the wedding procession. The tradition of raising the basket is one of the various traditions carried out in Nagari Tabek Panjang, Baso District, Agam Regency, where raising the basket is a customary sanction given to people who violate customs, one of which is not inviting niniak mamak during the wedding procession. The purpose of this research is intended to find out how the implementation of the tradition of raising the janjang in Nagari Tabek Panjang, Baso District, Agam Regency is seen from the perspective of Islamic Law. This research is a field research (field research) conducted in Nagari Tabek Panjang, Baso District, Agam Regency. In discussing this thesis, a qualitative method is used, namely research that produces descriptive data in the form of written and spoken words from people and observed behavior, with data collection methods, namely interviews and direct observation in the field, the primary data sources in this study are religious leaders and traditional leaders in Nagari Tabek Panjang, Baso District, Agam Regency. After that, conclusions were drawn. Based on the results of the research, it can be found that the implementation of the tradition of raising the janjang occurs if you do not invite ninik mamak during the wedding procession, where the implementation is given social sanctions in the form of being ostracized or shunned from the community, if the person of the house holds a wedding ceremony, ninik mamak and the community do not come, if the person of the house dies, the niniak mamak and the community do not come to visit just do fardu kifayah, namely organizing the corpse and no one comes to recite yasinan three consecutive nights. Based on the review of Islamic law, raising the janjang is included in the shohih urf because it contains benefits and can be a social control.</em></p> Yogi Febrian Syah H. Raymond Dantes Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT NELAYAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA (WATER RESCUE) PADA KORBAN TENGGELAM DI DESA BAJO KECAMATAN TATAPAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21290 <p>Kasus tenggelam merupakan keadaan darurat yang sering terjadi di wilayah pesisir dan dapat menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani dengan tepat. masyarakat nelayan memiliki resiko tinggi karena aktivitas sehari-hari yang berhubungan langsung dengan laut. Edukasi kesehatan mengenai pertolongan pertama (Water Rescue) sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesipsiagaan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat di air. Penelitian ini brtujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan Masyarakat Nelayan tentang Pertolongan Pertama (Water Rescue) pada Korban Tenggelam di Desa Bajo Kecamatan Tatapaan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi experiment dan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah masyarakat nelayan di Desa Bajo Kecamatan Tatapaan sebanyak 70 orang dengan jumlah sampel 19 responden yang di ambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Edukasi diberikan melalui penyuluhan menggunakan media SAP, Leaflet, PowerPoint. Analisis data menggunakan uji statistic McNemar tingkat signifikan α = 0,05. Hasil pretest menunjukkan 16 responden (84,2%) memiliki pengetahuan kurang baik dan 3 responden (15,8%) berpengetahuan baik. Setelah diberikan edukasi, hasil posttest menunjukkan 16 responden (84,2%) berpengetahuan baik dan 3 responden (15,%) berpengetahuan kurang baik. Uji McNemar menghasilkan nilai p=0,000 (p&lt; 0,05). Terdapat Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Masyarakat Nelayan Tentang Pertolongan Pertama (Water Rescue) Pada Korban Tenggelam di Desa Bajo Kecamatan Tatapaan. Disarankan edukasi kesehatan dapat menjadi salah satu uspaya yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat di perairan.</p> <p><em>Drowning is a common emergency in coastal areas and can be fatal if not managed promptly. Fishing communities are at high risk due to their daily activities at sea. Health education on first aid (Water Rescue) is essential to improve community knowledge and preparedness in responding to water emergencies. The objective of this research was to determine the effect of health education on fishermen’s knowledge of first aid (Water Rescue) for drowning victims in Bajo Village, Tatapaan District. &nbsp;This study employed a quantitative quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The population consisted of 70 fishermen, with a sample of 19 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires. The educational intervention was delivered through counseling sessions supported by SAP, leaflets, and PowerPoint presentations. Data analysis was conducted using the McNemar test with a significance level of α = 0.05. &nbsp;Pretest results indicated that 16 respondents (84.2%) had poor knowledge and 3 respondents (15.8%) had good knowledge. After the intervention, posttest results showed that 16 respondents (84.2%) had good knowledge, while 3 respondents (15.8%) remained in the poor knowledge category. The McNemar test yielded a ρ-value of 0.000 (ρ &amp;lt; 0.05), demonstrating a significant improvement in knowledge after the intervention.</em></p> <p><em>Health education significantly improved fishermen’s knowledge of first aid (Water Rescue) for drowning victims in Bajo Village. Structured health education is recommended as an effective strategy to enhance community preparedness in addressing water-related emergencies.</em></p> Suwandi I Luneto Rahmat H Djalil Wiranti Kandari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENTINGNYA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21344 <p>Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penentu kemajuan bangsa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah nasional terbitan tahun 2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berkontribusi signifikan dalam membentuk individu yang berpengetahuan, terampil, serta berkarakter kuat seperti disiplin dan tanggung jawab. Pendidikan karakter menjadi elemen penting dalam menghadapi era Society 5.0, karena tidak hanya mengandalkan kecerdasan intelektual. Selain itu, transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut penguasaan literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata dan berkelanjutan.</p> <p><em>Education is a crucial factor in improving the quality of human resources (HR), which determines the nation's progress. This article aims to analyze the role of education in improving HR quality from a cognitive, affective, and psychomotor perspective. The method used is a literature review, reviewing national scientific journals published in 2023. The results of the study indicate that education contributes significantly to developing individuals with knowledge, skills, and strong character traits such as discipline and responsibility. Character education is a crucial element in facing the era of Society 5.0, as it relies beyond intellectual intelligence. Furthermore, the transformation of 21st-century education demands mastery of digital literacy, critical thinking, creativity, and collaboration. Therefore, strategic efforts are needed to improve the quality of education equitably and sustainably.</em></p> Devani Arsa Novriyanto Erwan Kustriyono Etika Widi Utami Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENERAPAN INTEGRAL PERMUKAAN DALAM ANALISIS FLUKS AIR HUJAN PADA ATAP RUMAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21038 <p>Penelitian ini menggunakan konsep integral permukaan dalam kalkulus vektor untuk mengkaji fluks air hujan yang jatuh di atap rumah. Atap tersebut dibuat sebagai bidang miring dengan persamaan z = 0,5x + 0,2y dan memiliki luas proyeksi 20 m², dengan medan vektor air hujan yang bergerak ke bawah secara vertikal. Fluks dihitung dalam dua situasi dengan intensitas hujan yaitu 150 mm/hari dan 200 mm/hari. Temuan menunjukkan fluks sebesar 142 liter per jam saat intensitasnya 150 mm/hari dan 189 liter per jam pada intensitas 200 mm/hari. Kenaikan intensitas hujan sebesar 33,3% menghasilkan peningkatan fluks sekitar 33,1%, yang menunjukkan adanya hubungan linear antara kedua variabel tersebut. Nilai kemiringan atap √1,29&nbsp; = 1,136&nbsp; meningkatkan luas permukaan yang efektif, sehingga volume air yang terkumpul juga bertambah. Penelitian ini menunjukkan bahwa integral permukaan adalah metode yang efisien dan sistematik untuk menghitung fluks di permukaan yang kompleks. Temuan ini dapat dijadikan sebagai dasar teknis dalam merencanakan sistem untuk pemanenan air hujan serta pengelolaan limpasan air hujan di daerah perkotaan.</p> <p><em>This study uses the concept of surface integrals in vector calculus to study the rainwater flux falling on a roof. The roof is constructed as an inclined plane with the equation z = 0.5x + 0.2y and has a projected area of 20 m², with a rainwater vector field moving vertically downward. The flux is calculated in two situations with rainfall intensities of 150 mm/day and 200 mm/day. The findings show a flux of 142 liters per hour when the intensity is 150 mm/day and 189 liters per hour at an intensity of 200 mm/day. An increase in rainfall intensity of 33.3% results in an increase in flux of approximately 33.1%, indicating a linear relationship between the two variables. The roof slope value of √1.29 = 1.136 increases the effective surface area, so the volume of collected water also increases. This study shows that surface integrals are an efficient and systematic method for calculating flux on complex surfaces. These findings can be used as a technical basis in planning systems for rainwater harvesting and rainwater runoff management in urban areas.</em></p> Petra Putri Sarinah Pandiangan Alvi Sahrin Nasution Grace Amelia Purba Rizka Nabila Damanik Endang Lyfia Saragih Farel Al Azmi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH PELATIHAN DIGITALISASI MARKETING TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA BUKITTINGGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21315 <p>Pemasaran digital menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digitalisasi pemasaran berpengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan promosi digital, perluasan pasar, serta kenaikan omzet penjualan UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan digitalisasi pemasaran dapat berperan penting dalam mempercepat perkembangan dan penguatan UMKM secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan pelaku usaha sangat krusial untuk terus mengakselerasi pemanfaatan teknologi digital di sektor UMKM. Penelitian ini adalah studi lapangan yang menerapkan metode kuantitatif. Studi ini mengumpulkan data kuantitatif berupa angka-angka yang dianalisis menggunakan program SPSS Statistik yang dilakukan di kantor Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja kota Bukittinggi yang berada di jalan Perwira No.33 Belakang Balok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, 26181. Populasi dalam studi ini meliputi pelaku UMKM di kota Bukittinggi dari semester I tahun 2023 sampai semester II tahun 2024. Metode pengambilan sampel menggunakan teknologi probability sampling, di mana setiap anggota populasi yang dipilih memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sampel. Temuan dari studi dan percobaan yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa Pelatihan Digitalisasi Marketing berpengaruh pada Pengembangan Usaha Mikro. Hal ini juga dapat dibuktikan dengan adanya efisiensi dan efektivitas yang muncul setelah pelatihan digitalisasi pemasaran, yaitu dari segi efisiensi dalam memanfaatkan platform digital dan efektivitas terkait dengan tenaga kerja yang digunakan karena bantuan teknik pemasaran yang lebih sederhana.</p> <p><em>Digital marketing is one strategy to increase the competitiveness of UMKM s in the digital era. The research </em><em>method</em><em> used a quantitative approach, collecting data through questionnaires and interviews with UMKMs who had participated in digital marketing training. The results showed that digital marketing training had a significant positive effect on improving knowledge and digital promotion skills, market expansion, and increasing UMKM sales turnover. These findings indicate that digital marketing training can play a significant role in accelerating the development and strengthening of UMKM&nbsp; in a sustainable manner. Therefore, collaboration between the government, training institutions, and business actors is crucial to continue accelerating the use of digital technology in the MSME sector. This research is a field study that applies quantitative methods. This study collects quantitative data in the form of numbers that are analyzed using the SPSS Statistics program conducted at the office of the Cooperatives, UMKMs and </em><em>Manpower</em><em> Office of Bukittinggi City located at Jalan Perwira No. 33 Belakang Balok, Bukittinggi City, West Sumatra, 26181. The population in this study includes UMKM actors in Bukittinggi City from the first semester of 2023 to the second semester of 2024. The sampling method uses probability sampling technology, where each member of the selected population has an equal opportunity to be a sample.</em> <em>Findings from studies and experiments conducted by researchers indicate that Digital Marketing Training has an impact on Micro-Business Development. This is further evidenced by the efficiency and effectiveness that emerge after digital marketing training, specifically in terms of efficiency in utilizing digital platforms and effectiveness related to the workforce employed due to the assistance of simpler marketing techniques.</em></p> Icha Azharul Jannah Yuwarman Mansur Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 EKSPRESI GENDER DALAM LINGKUNGAN KOMUNITAS RELIGIUS SEBAGAI WUJUD TANTANGAN ETIKA: TINJAUAN TEOLOGI MORAL ATAS PERUBAHAN SOSIAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21263 <p>Perubahan sosial yang semakin dinamis telah memunculkan beragam bentuk ekspresi gender yang amat menantang pemahaman tradisional dalam konteks kehidupan sebuah komunits religius. Fenomena ini sering kali menimbulkan ketegangan antara norma-norma moral berbasis ajaran agama dan realitas kehidupan sosial yang terus berkesinambungan. Artikel ini bertujuan menganalisis ekspresi gender dalam lingkungan komunitas religius sebagai bentuk tantangan etika, dengan menggunakan perspektif teologi moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis normatif terhadap literatur teologi, etika, serta kajian gender. Hasil kajian menunjukan bahwa respons komunitas religius terhadap ekspresi gender cenderung beragam, mulai dari penolakan hingga upaya penerimaan yang bersifat terbatas. Dalam kerangka teologi moral, terdapat ketegangan antara prinsip hukum normatif dan nilai-nilai fundamental seperti kasih, keadilan, dan martabat manusia itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan secara teologis yang kontekstual dan dialogis guna menjembatani perbedaan antara tradisi religius dan perubahan sosial. Artikel ini menyimpulkan bahwa ekspresi gender bukan hanya sebatas persoalan sosial, tetapi juga merupakan suatu isu etika yang mendalam bagi komunitas religius. Dengan mengedepankan dialog, empati, dan refleksi teologis yang kritis, komunitas religius diharapkan mampu merespons perubahan ini secara lebih inklusif tanpa kehilangan identitas nilai-nilainya.</p> <p><em>Increasingly dynamic social change has given rise to diverse forms of gender expression that severely challenge traditional understandings within the context of religious communities. This phenomenon often creates tension between moral norms based on religious teachings and the ongoing realities of social life. This article aims to analyze gender expression within religious communities as a form of ethical challenge, using a moral theology perspective. This research uses a qualitative approach through a literature review and normative analysis of theology, ethics, and gender studies literature. The results of the study indicate that religious communities' responses to gender expression tend to vary, ranging from rejection to limited acceptance. Within the framework of moral theology, there is a tension between normative legal principles and fundamental values such as love, justice, and human dignity itself. Therefore, a contextual and dialogical theological approach is needed to bridge the gap between religious traditions and social change. This article concludes that gender expression is not merely a social issue, but also a profound ethical issue for religious communities. By prioritizing dialogue, empathy, and critical theological reflection, religious communities are expected to be able to respond to these changes more inclusively without losing their identity of values.</em></p> Leonardus Vilio Aldaks Fridolin Sumanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21337 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran aktif (<em>active learning</em>) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Strategi pembelajaran aktif dipandang sebagai pendekatan yang mampu melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, interaktif, dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif dapat meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, serta partisipasi siswa dalam pembelajaran PAI. Selain itu, strategi ini juga berkontribusi dalam pengembangan sikap dan karakter siswa yang lebih baik. Dengan demikian, strategi pembelajaran aktif terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam secara menyeluruh baik aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of active learning strategies on improving students’ learning outcomes in Islamic Religious Education (PAI). Active learning is considered an approach that actively involves students in the learning process, making learning more meaningful, interactive, and engaging. The research method used is a literature study by reviewing various relevant scientific sources such as journals, books, and articles. The results show that the implementation of active learning strategies can improve students’ conceptual understanding, learning motivation, and participation in Islamic Religious Education classes. In addition, this strategy also contributes to the development of students’ attitudes and character. Therefore, active learning strategies are proven effective in improving students’ learning outcomes in Islamic Religious Education in cognitive, affective, and psychomotor aspects.</em></p> Khairunnisa Tanjung Nur Padilah Hasibuan Gusmaneli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS SEMIOTIKA TERHADAP ANDUNG SEBAGAI REPRESENTASI SIMBOLIK EKSPRESI DUKA DALAM TRADISI LISAN BATAK TOBA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21018 <p>Andung adalah sebuah bentuk tradisi lisan dari masyarakat Batak Toba yang berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan kesedihan dalam rangka upacara pemakaman. Fokus dari penelitian ini adalah untuk meneliti arti simbolis dalam andung dengan menggunakan pendekatan semiotika. Metodologi yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data diambil dari teks andung, literatur akademis, dan penelitian sebelumnya. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sanders Peirce yang menyoroti hubungan antara tanda, objek, dan interpretan. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa andung berfungsi sebagai sistem tanda yang rumit yang mengandung makna terkait kekerabatan, penghormatan, serta spiritualitas. Proses penafsiran dalam andung bersifat fleksibel dan tidak terbatas, sejalan dengan pernyataan Surya Masniari Hutagalung yang menyatakan bahwa semiosis adalah proses interpretasi yang selalu berkembang namun tetap berada dalam batasan logika budaya. Dengan demikian, andung tidak hanya berperan sebagai ungkapan emosional, melainkan juga sebagai alat komunikasi simbolis yang memperkuat identitas budaya masyarakat Batak Toba.</p> <p><em>Andung is a form of oral tradition from the Batak Toba community that functions as a medium for expressing grief in funeral ceremonies. The focus of this study is to examine the symbolic meanings within andung using a semiotic approach. The methodology applied is qualitative with a descriptive-analytical approach. The data sources are derived from andung texts, academic literature, and previous research. The analysis is conducted by employing the semiotic theory proposed by Charles Sanders Peirce, which emphasizes the relationship between sign, object, and interpretant. The findings of this study indicate that andung functions as a complex system of signs containing meanings related to kinship, respect, and spirituality.</em></p> <p><em>The process of interpretation in andung is flexible and open-ended, in line with Surya Masniari Hutagalung’s statement that semiosis is an interpretive process that continuously develops while remaining within the boundaries of cultural logic. Therefore, andung not only serves as an emotional expression but also as a symbolic communication tool that reinforces the cultural identity of the Batak Toba community.</em></p> Lailul Tatia Meriah Charolin Br Sihombing Royden Simbah Sianturi Ruli Pratiwi Sirait Leony Siburian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 KEDUDUKAN SUMBER HUKUM AL-QUR'AN DAN HADITS DALAM AGAMA ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21312 <p>Penelitian ini mengkaji kedudukan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber hukum utama dalam sistem hukum Islam serta hubungan fungsional keduanya berdasarkan kajian Usul al-Fiqh. Menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan teknik analisis isi, penelitian ini menyimpulkan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber hukum tertinggi sebagai wahyu Allah SWT, sementara Hadits berfungsi sebagai penjelas (bayan tafsir), pembatas (bayan taqyid), dan penetap hukum baru (bayan tasyri’) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Kedua sumber ini tidak dapat dipisahkan, sebagaimana ditegaskan dalam ayat-ayat seperti QS. An-Nisa: 59 dan QS. Al-Hasyr: 7, serta hadits Nabi tentang pegangan pada Kitab Allah dan Sunnahnya. Pandangan ulama seperti Al-Shafi'i, Malik, Ahmad ibn Hanbal, dan Abu Hanifa menunjukkan konsensus atas primasi keduanya, meskipun dengan pendekatan metodologis yang beragam. Relevansinya dalam kehidupan modern terletak pada fleksibilitas ijtihad untuk isu kontemporer tanpa menyimpang dari prinsip syariat.</p> Eni Nopia Muhammad Pratama Saputra Ayu Dania Awaliyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PERAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DAN KUALITAS PEMBELAJARAN SERTA PENGAJARAN DI PONDOK PESANTREN AL-AMANAH AL-GONTORY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21420 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan berbasis kompetensi dalam meningkatkan profesionalisme guru serta kualitas pembelajaran dan pengajaran di Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru serta pihak pengelola pesantren. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan keterampilan mengajar guru. Pelatihan dilaksanakan melalui proses identifikasi kebutuhan, pendampingan pembelajaran, serta evaluasi berkala. Dampak pelatihan terlihat pada peningkatan variasi metode pembelajaran, pengelolaan kelas yang lebih efektif, dan interaksi edukatif yang lebih aktif antara guru dan santri. Namun demikian, implementasi pelatihan belum berjalan optimal karena masih ditemukan kendala berupa rendahnya motivasi sebagian guru, keterbatasan pengawasan berkelanjutan, serta belum maksimalnya tindak lanjut pascapelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan berbasis kompetensi memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di pesantren. Keberlanjutan program pelatihan, penguatan komitmen guru, serta dukungan manajemen lembaga menjadi faktor penting dalam mencapai peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of competency-based training in improving teacher professionalism and the quality of learning and teaching at the Al-Amanah Al-Gontory Islamic Boarding School. The study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation with teachers and the boarding school management. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions using triangulation techniques to maintain data validity. The results indicate that competency-based training contributes to improving teachers' pedagogical, professional, and teaching skills. The training was implemented through a process of needs identification, learning mentoring, and periodic evaluation. The impact of the training was seen in increased variety of learning methods, more effective classroom management, and more active educational interactions between teachers and students. However, the implementation of the training has not been optimal due to obstacles such as low motivation among some teachers, limited ongoing supervision, and less than optimal post-training follow-up. Overall, competency-based training plays a strategic role in improving teacher professionalism and the quality of learning at Islamic boarding schools. Sustainability of training programs, strengthening teacher commitment, and support from institutional management are crucial factors in achieving sustainable improvements in educational quality.</em></p> Rozazam Ichsan Surip Lutfi Gozali Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 KONSEP, NILAI, NORMA DAN MORAL DALAM PKN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21175 <p>Jurnal ini membahas konsep, nilai, norma, dan moral dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) serta peranannya dalam membentuk karakter warga negara. Topik ini penting karena pemahaman yang tepat mengenai keempat aspek tersebut menjadi dasar bagi individu untuk bersikap, berpikir kritis, dan bertindak secara bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana penerapan konsep, nilai, norma, dan moral dapat meningkatkan kesadaran warga negara terhadap hak dan kewajibannya serta membentuk perilaku yang sesuai dengan etika dan norma sosial. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis pengertian dan peran konsep, nilai, norma, dan moral dalam PKN, serta menjelaskan bagaimana aspek-aspek tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk karakter yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research),data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan menelaah berbagai sumber literatural primer dan sekunder, seperti buku teks, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi terkait kurikulum dan kebijakan PKN. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk merumuskan korelasi fungsional antar nilai, norma, dan moral terhadap pembentukan perilaku warga negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang baik terhadap konsep PKN membantu individu mengenal hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya. Nilai dan norma berfungsi sebagai pedoman perilaku, sedangkan moral membimbing individu membedakan yang benar dan salah. Temuan ini menegaskan bahwa keempat aspek tersebut saling terkait dan berperan signifikan dalam membentuk warga negara yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.</p> <p><em>This journal discusses the concepts, values, norms, and morals in Civic Education (PKN) and their role in shaping citizens’ character. This topic is important because a proper understanding of these four aspects serves as a foundation for individuals to behave appropriately, think critically, and act responsibly in social, national, and civic life. The problem addressed is how the application of concepts, values, norms, and morals can enhance citizens’ awareness of their rights and obligations and shape behavior in accordance with ethical principles and social norms. This study aims to analyze the meaning and role of concepts, values, norms, and morals in Civic Education, as well as to explain how these aspects can be applied in daily life to build good character. The research method used is library research, where data are collected through documentation techniques by examining various primary and secondary literature sources, such as textbooks, scientific journals, and official documents related to Civic Education curriculum and policies. Data analysis is conducted systematically through data reduction, data presentation, and conclusion drawing to formulate the functional correlation between values, norms, and morals in shaping citizens’ behavior. The results show that a proper understanding of Civic Education concepts helps individuals recognize their rights, obligations, and responsibilities. Values and norms function as guidelines for behavior, while morals guide individuals in distinguishing right from wrong. These findings confirm that the four aspects are interrelated and play a significant role in shaping disciplined, responsible, and ethical citizens</em></p> A.Muyassarah Aqila R Azzahra Fachry Alfin Aura Dwi Cantika Nurfadiah Nur Apriyani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH EDUKASI BENCANA BANJIR TERHADAP KESIAPSIAGAAN REMAJA DI SMP NEGERI 9 BITUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21330 <p>Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat, termasuk pada lingkungan sekolah. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap bencana sehingga perlu memiliki kesiapsiagaan yang baik agar mampu melakukan tindakan yang tepat ketika terjadi bencana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan tersebut adalah melalui pemberian edukasi kebencanaan. Edukasi bencana banjir diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapan remaja dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi bencana banjir terhadap kesiapsiagaan remaja di SMP Negeri 9 Bitung. Penelitian ini menggunakan <em>desain quasi experiment</em> dengan pendekatan <em>one group pretest–posttest design</em>. Sampel penelitian sebanyak 20 siswa kelas IX Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik <em>Purposive sampling</em>.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kesiapsiagaan yang terdiri dari 13 item pertanyaan dengan skala <em>Guttman</em>.Edukasi diberikan menggunakan media <em>power point</em> dan <em>leaflet</em> dengan durasi 45-60 menit. Analisis data menggunakan uji <em>McNemar</em> dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 17 responden (85,0%) memiliki tingkat kesiapsiagaan dalam kategori kurang baik dan 3 responden (15%) memiliki kesiapsiagaan dalam kategori baik.Setelah diberikan edukasi,hasil posttest menunjukan 18 responden (90.0%) memiliki tingkat kesiapsiagaan baik.Uji <em>McNemar</em> menunjukan nilai p = 0,000 (p&lt;0,05) Kesimpulan Terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi bencana banjir terhadap peningkatan kesiapsiagaan remaja di SMP Negeri 9 Bitung. Edukasi kebencanaan penting untuk diberikan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah guna meningkatkan pengetahuan dan kesiapan remaja dalam menghadapi bencana banjir.</p> <p><em>Flood disasters are among the most frequent natural hazards in Indonesia and can cause significant impacts, including disruption to school environments. Adolescents are considered a vulnerable group in disaster situations and therefore require adequate preparedness to respond effectively. One strategy to improve preparedness is through disaster education. Flood disaster education is expected to enhance adolescents’ knowledge and readiness in facing potential flood events in their surroundings. The objective of this research was to determine the effect of flood disaster education on adolescent preparedness at SMP Negeri 9 Bitung. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 20 ninth-grade students selected using purposive sampling. Preparedness was measured using a questionnaire comprising 13 items on a Guttman scale. The intervention was delivered through PowerPoint and leaflet media over 45–60 minutes. Data were analyzed using the McNemar test at a significance level of α = 0.05. Results Before the intervention, 17 respondents (85.0%) demonstrated poor preparedness, while 3 respondents (15.0%) showed good preparedness. After the education program, 18 respondents (90.0%) demonstrated good preparedness. Statistical analysis using the McNemar test yielded a ρ-value of 0.000 (ρ &lt; 0.05), indicating a significant effect of flood disaster education on preparedness. Conclusion Flood disaster education significantly improved adolescent preparedness at SMP Negeri 9 Bitung. Continuous disaster education in schools is recommended to strengthen knowledge and readiness among adolescents in facing flood emergencies.</em></p> Rahmat Hidayat Djalil Ismawati Nurhayati Lahunduitang Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENTINGNYA PROFESIONALISME GURU DALAM DUNIA PENDIDIKAN MODERN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21012 <p>Profesionalisme guru merupakan determinan utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di era transisi digital. Perkembangan teknologi, globalisasi, dan pergeseran karakteristik generasi Z dan Alpha menuntut pendidik untuk memiliki kompetensi yang melampaui penguasaan konten tunggal. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi profesionalisme guru dalam ekosistem pendidikan modern. Menggunakan metode studi literatur kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai basis data ilmiah digital. Hasil kajian menyimpulkan bahwa profesionalisme guru tidak hanya berkorelasi positif dengan efektivitas instruksional dan capaian kognitif, tetapi juga krusial dalam mitigasi dampak negatif teknologi melalui penguatan karakter. Disarankan adanya skema pengembangan profesi yang adaptif dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pedagogi masa depan.</p> <p><em>Teacher professionalism is a key determinant in improving the quality of education in the digital transition era. Technological advancements, globalization, and the evolving characteristics of Generation Z and Generation Alpha require educators to possess competencies that go beyond mere content mastery. This study aims to analyze the urgency of teacher professionalism within the modern educational ecosystem. Using a qualitative literature review method, data were collected from various digital scientific databases. The findings conclude that teacher professionalism not only correlates positively with instructional effectiveness and cognitive achievement but is also crucial in mitigating the negative impacts of technology through character development. It is recommended that adaptive and sustainable professional development schemes be implemented to address future pedagogical challenges.</em></p> Moh.Taqiyuddin Almandani Naila Zahida Al Khonsa Munawir Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS TAFSIR AL-QUR’AN TENTANG KEADILAN SOSIAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21303 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep keadilan sosial dalam perspektif Al-Qur’an berdasarkan penafsiran para mufasir klasik. Keadilan merupakan salah satu nilai fundamental dalam ajaran Islam yang mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, seperti hukum, ekonomi, dan hubungan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap kitab-kitab tafsir klasik karya ulama Ahlus Sunnah seperti Tafsir At-Thabari, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi, dan Tafsir Al-Baghawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keadilan dalam Al-Qur’an mengandung makna menempatkan sesuatu pada tempatnya serta memberikan hak kepada setiap individu secara proporsional. Ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS. An-Nahl: 90, QS. An-Nisa: 135, dan QS. Al-Ma’idah: 8 menegaskan pentingnya menegakkan keadilan tanpa dipengaruhi oleh kepentingan pribadi, kebencian, maupun perbedaan sosial. Implementasi nilai-nilai keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat mencakup penegakan hukum yang adil, distribusi ekonomi yang seimbang melalui zakat dan sedekah, serta sikap adil dalam hubungan sosial dan kepemimpinan. Dengan demikian, nilai keadilan yang diajarkan dalam Al-Qur’an menjadi landasan penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan berkeadilan.</p> <p><em>This study aims to analyze the concept of social justice in the perspective of the Qur’an based on the interpretations of classical Muslim exegetes. Justice is one of the fundamental values in Islamic teachings that encompasses various aspects of human life, including law, economics, and social relations. This research uses a qualitative method with a library research approach by examining classical Qur’anic commentaries written by Sunni scholars such as Tafsir At-Tabari, Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Qurtubi, and Tafsir Al-Baghawi. The results of the study indicate that the concept of justice in the Qur’an refers to placing things in their proper position and giving each individual their rightful due proportionally. Qur’anic verses such as An-Nahl: 90, An-Nisa: 135, and Al-Ma’idah: 8 emphasize the importance of upholding justice without being influenced by personal interests, hatred, or social differences. The implementation of social justice values in society includes fair law enforcement, balanced economic distribution through zakat and charity, and fair attitudes in social relationships and leadership. Therefore, the value of justice taught in the Qur’an serves as an essential foundation for establishing a harmonious, prosperous, and just society.</em></p> Eni Nopia Muhamad Mahmudin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPAS BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BALI DI SEKOLAH DASAR NOMOR 3 BLAHKIUH KECAMATAN ABIANSEMAL BADUNG BALI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21369 <p>Implementasi pembelajaran IPAS bermuatan kearifan lokal Bali dilakukan untuk membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan terkait dengan kehidupan mereka sehari-hari. Pembelajaran tidak hanya menekankan pada capaian akhir, tetapi juga pada proses terbentuknya pengetahuan melalui pengalaman nyata dan budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan pembelajaran IPAS bermuatan kearifan lokal Bali, mengidentifikasi hambatan serta upaya guru dalam pelaksanaannya, dan menganalisis dampak implementasi pembelajaran IPAS terhadap minat, pemahaman, dan hasil belajar siswa di SD Nomor 3 Blahkiuh. Penelitian ini menggunakan teori Konstruktivisme, dan teori Jean Piaget, dengan subjek guru, siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, studi dokumen, dan kepustakaan, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. 2) Kendala utama meliputi keterbatasan bahan ajar lokal, referensi kontekstual, dan pengelolaan kelas, sementara upaya guru dilakukan dengan menyusun materi mandiri dan memanfaatkan lingkungan sekitar. 3) Penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal berdampak positif pada minat, pemahaman konsep, dan karakter siswa.</p> <p><em>The implementation of science and natural science learning with Balinese local wisdom is carried out to help students gain a more meaningful, relevant, and related learning experience to their daily lives. Learning does not only emphasize the final achievement, but also on the process of forming knowledge through real experiences and local culture. This study aims to examine how the implementation of science and natural science learning with Balinese local wisdom is carried out, identify obstacles and efforts of teachers in its implementation, and analyze the impact of the implementation of science and natural science learning on students' interests, understanding, and learning outcomes at SD Number 3 Blahkiuh. This study uses the theory of Constructivism, and Jean Piaget's theory, with the subjects being teachers, students in grades IV and V. Data collection techniques included interviews, document studies, and literature, analyzed descriptively qualitatively. The results of this study indicate that 1) The results of the study indicate that learning is carried out through the planning, implementation, and reflection stages. 2) The main obstacles include limited local teaching materials, contextual references, and classroom management, while teacher efforts are made by compiling independent materials and utilizing the surrounding environment. 3) The application of local wisdom-based learning has a positive impact on student interest, conceptual understanding, and character.</em></p> I Putu Agus Arda Kusuma Ferdinandus Nanduq Ni Nyoman Suastini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 KARAKTERISTIK IBU HAMIL DAN PEMBERIAN INFORMED CONCENT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA PADA SPINAL ANESTESI DI RUMAH SAKIT PRIMA MEDIKA PEMALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21071 <p>Kecemasan pada ibu pre operasi sectio caesarea adalah kondisi psikologis atau respons emosional seseorang yang ditandai oleh rasa tegang, khawatir, dan takut, yang muncul akibat persepsi ancaman atau keyakinan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Faktor penyebab kecemasan yang dialami oleh pasien sifatnya bervariatif pada setiap individu. Prosedur anestesi sebagai salah satu faktor kecemasan pasien pra anestesi pada operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dan pemberian informed concent dengan tingkat kecemasan pre operasi sectio caesarea pada spinal anestesi di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang. Metode penelitian yang digunakan analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sample penelitian ini adalah pasien pre operasi sectio caesarea. Teknik pengambilan sample secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 52 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar wawancara dan kuesioner Amsterdam Pre Operative Anxiety And Information Scale. Analisis statistik yang digunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan data usia dengan tingkat kecemasan di dapatkan p=0.003, data pendidikan dengan tingkat kecemasan didapatkan p=0.001, data pengalaman operasi dengan tingkat kecemasan didapatkan p=0.000. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan karakteristik ibu hamil meliputi usia, pendidikan, dan pengalaman operasi dengan tingkat kecemasan pre operasi sectio caesarea pada spinal anestesi.</p> <p><em>Preoperative anxiety in mothers undergoing a cesarean section is a psychological condition or emotional response characterized by feelings of tension, worry, and fear, arising from a perceived threat or the belief that something bad will happen. The factors causing anxiety vary from person to person. The anesthetic procedure is one factor contributing to preoperative anxiety in patients undergoing cesarean section surgery with spinal anesthesia. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal characteristics and the provision of informed consent with preoperative anxiety levels during cesarean section (SC) during spinal anesthesia at Prima Medika Hospital, Pemalang. The research method used was analytical with a cross-sectional approach. The sample was preoperative cesarean section patients. The sampling technique used was purposive sampling, with 52 respondents. Data collection using interview sheets and the Amsterdam Pre-Operative Anxiety and Information Scale questionnaire. Statistical analysis used the Spearman Rank correlation test. The results showed that age data with anxiety levels obtained p=0.003, education data with anxiety levels obtained p=0.001, surgical experience data with anxiety levels obtained p=0.000. The conclusion of this study shows that there is a relationship between the characteristics of pregnant women including age, education, and surgical experience with pre-operative anxiety levels of cesarean section in spinal anesthesia.</em></p> Etika Bekti Nuswantoro Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS FUNGSI KONSUMSI RUMAH TANGGA BERDASARKAN MARGINAL PROPENSITY TO CONSUME (MPC) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21320 <p>Konsumsi rumah tangga punya peran penting dalam kegiatan ekonomi karena berhubungan langsung dengan permintaan barang dan jasa di masyarakat. Besar kecilnya konsumsi biasanya dipengaruhi oleh jumlah pendapatan yang diterima oleh rumah tangga. Untuk melihat hubungan antara pendapatan dan konsumsi, digunakan konsep Marginal Propensity to Consume (MPC), yaitu ukuran yang menunjukkan kecenderungan rumah tangga dalam menambah konsumsi saat pendapatannya meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis fungsi konsumsi rumah tangga dengan menggunakan konsep MPC serta mengetahui hubungan antara pendapatan dan tingkat konsumsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan memanfaatkan berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya yang membahas pola konsumsi rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan memiliki hubungan yang searah dengan konsumsi rumah tangga. Ketika pendapatan meningkat, konsumsi juga ikut bertambah, namun kenaikannya tidak sebesar peningkatan pendapatan karena sebagian pendapatan disisihkan untuk ditabung. Hal ini terlihat dari nilai MPC yang berada di antara 0 dan 1.</p> <p><em>Household consumption plays an important role in economic activities because it is closely related to the demand for goods and services in society. The level of consumption is generally influenced by the amount of income earned by households. To understand the relationship between income and consumption, the concept of Marginal Propensity to Consume (MPC) is used, which shows the tendency of households to increase their spending when their income rises. This study aims to examine and analyze the household consumption function using the MPC concept, as well as to identify the relationship between income and the level of consumption. The research uses a descriptive approach by relying on various sources such as books, journals, and previous studies related to household consumption patterns. The results show that income has a positive relationship with household consumption. When income increases, consumption also rises, but not at the same rate, since part of the income is set aside as savings. This is reflected in the MPC value, which lies between 0 and 1.</em></p> Marsela Darmiyanti Anjani Dwi Apriani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH KETERLIBATAN ORANGTUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20994 <p>Perkembangan sosial emosional pada anak usia dini adalah dasar yang krusial untuk pertumbuhan anak secara menyeluruh. Partisipasi orang tua dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak di usia dini dianggap memiliki dampak yang sangat besar terhadap kualitas perkembangan sosial emosional anak. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk mengevaluasi dan menggabungkan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan dampak keterlibatan orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini, berdasarkan publikasi jurnal yang muncul di tahun 2020. Pendekatan yang diterapkan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis 30 sumber dari jurnal ilmiah yang memiliki reputasi baik. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa partisipasi aktif orang tua, baik di rumah maupun di sekolah, memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan anak dalam mengatur emosi, membangun hubungan sosial, dan mengembangkan perilaku prososial. Hasil ini memiliki dampak signifikan terhadap kebijakan pendidikan untuk anak usia dini serta pengembangan program pengasuhan yang berbasis bukti.</p> <p><em>Social-emotional development in early childhood is a crucial foundation for a child's overall development. Parental participation in early childhood care and education is considered to have a significant impact on the quality of children's social-emotional development. The purpose of this literature review is to evaluate and synthesize research findings related to the impact of parental involvement on early childhood social-emotional development, based on journal publications published in 2020. The approach used was a systematic literature review, analyzing 30 sources from reputable scientific journals. The results of the study indicate that active parental participation, both at home and at school, positively contributes to children's ability to regulate emotions, build social relationships, and develop prosocial behavior. These findings have significant implications for early childhood education policy and the development of evidence-based parenting programs.</em></p> Kresensia Sofiati Unut Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 STUDI TEMATIK HADIS: KEUTAMAAN MEMBACA AL QURAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21294 <p>Latar belakang penelitian ini adalah urgensi pemahaman tentang nilai-nilai esensial dalam membaca Al-Qur’an sebagai manifestasi ketaatan umat Islam terhadap ajaran agama, terutama di era yang menghadapi berbagai tantangan dalam pemeliharaan nilai spiritual. Tujuan penelitian adalah mengkaji secara komprehensif tema-tema keutamaan membaca Al-Qur’an berdasarkan hadis-hadis yang sahih serta relevansinya dengan konteks kehidupan saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi tematik terhadap hadis, dengan mengadopsi desain penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Pendekatan metodologis yang diterapkan merujuk pada kerangka konseptual metodologi klasik dan perkembangannya di era kontemporer, sebagaimana telah dijabarkan oleh Ulum dan Alif (2025). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi tematik terhadap hadis, dengan mengadopsi desain penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Pendekatan metodologis yang diterapkan merujuk pada kerangka konseptual metodologi klasik dan perkembangannya di era kontemporer, sebagaimana telah dijabarkan oleh Ulum dan Alif (2025). Data penelitian dikumpulkan dari sumber primer berupa kutub as-sittah dan buku-buku kajian keutamaan Al-Qur’an, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah yang relevan yang telah terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keutamaan membaca Al-Qur’an mencakup berbagai dimensi, mulai dari pemberian pahala yang besar hingga peran sebagai syafaat di hari kiamat, serta kehadiran rahmat dan malaikat pada saat bacaan berlangsung. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa hadis-hadis tentang keutamaan membaca Al-Qur’an tidak hanya memiliki nilai normatif spiritual, tetapi juga berperan sebagai dasar untuk membangun pola hidup yang bermakna dan terarah bagi umat Islam di masa kini.</p> Eni Nopia Ghina Nafsi Fadillah Nur Dwi Riyanto Muhammad Zaki Septian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM ATAS HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM INDUSTRI TEKNOLOGI: STUDI KASUS APPLE DAN SAMSUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21352 <p>Dalam era Revolusi Industri 4.0, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) menjadi semakin krusial, khususnya dalam sektor teknologi yang berkembang secara dinamis dan kompetitif. Inovasi yang cepat memunculkan potensi konflik antar pelaku industri, terutama terkait hak atas kekayaan intelektual yang bernilai tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum terhadap HKI melalui studi kasus sengketa antara dua perusahaan teknologi global, Apple dan Samsung. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, yang mengkaji ketentuan hukum positif nasional dan instrumen hukum internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perangkat hukum yang secara formal melindungi HKI, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti disparitas sistem hukum antarnegara, inkonsistensi putusan pengadilan, serta rumitnya mekanisme penyelesaian sengketa lintas negara. Sengketa antara Apple dan Samsung memperlihatkan kompleksitas dalam perlindungan HKI yang belum terstandarisasi secara global. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya harmonisasi regulasi internasional dan penguatan sistem penyelesaian sengketa multinasional guna menciptakan perlindungan hukum HKI yang efektif, adil, dan berkelanjutan di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang masif.</p> <p>In the era of the Fourth Industrial Revolution, the protection of Intellectual Property Rights (IPR) has become increasingly crucial, particularly in the fast-growing and competitive technology sector. Rapid innovation has triggered potential conflicts among industry players, especially regarding high-value intellectual property rights. This study aims to analyze the effectiveness of legal protection for IPR through a case study of the dispute between two global technology companies, Apple and Samsung. The research method employed is normative juridical with a qualitative-descriptive approach, examining relevant national legal provisions and international legal instruments. The findings reveal that although legal frameworks formally exist to protect IPR, their implementation still faces challenges, including disparities in legal systems across countries, inconsistent court rulings, and the complexity of cross-border dispute resolution mechanisms. The Apple and Samsung case illustrates the complexity of IPR protection that has not yet been globally standardized. Therefore, this study recommends the importance of harmonizing international regulations and strengthening multinational dispute resolution systems in order to ensure effective, fair, and sustainable legal protection of IPR in the midst of globalization and rapid technological advancement.</p> Aprilia Rihadatul Aisy Fadlan Ridha Zainulhaq Rinah Fahma Aulia Salsa Az Zahra Al Khawarizmi Silvia Khoerotul Hisania Syifa Rahmah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 DIGITAL PARENTING: STRATEGI UNTUK MENCEGA KECENDERUAN NARSISTIK PADA ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21044 <p>Parenting sebagai strategi untuk meminimalkan kecenderungan narsistik pada anak usia dini akibat paparan teknologi digital menjadi topik yang semakin relevan di era saat ini. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka literature review), studi ini menganalisis data dari berbagai literatur akademik yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir melalui beberapa sumber referensi ilmiah seperti Google Scholar dan Scopus. Digital parenting didefinisikan sebagai bentuk pengawasan, pembatasan, dan pendampingan orang tua dalam mengarahkan aktivitas digital anak. Kecenderungan narsistik pada anak sering kali dipicu oleh penggunaan gadget maupun akses internet yang berlebihan, yang dapat mengganggu perkembangan psikologis dan sosial mereka. Hasil analisis dari berbagai sumber yang didapatkanmenunjukkan bahwa paparan digital yang tidak terkontrol berpotensi meningkatkan perilaku mencari validasi sosial secara berlebihan, menurunkan empati, serta memengaruhi prestasi akademik anak. Sebaliknya, penerapan strategi digital parenting seperti kontrol aktif, pengawasan konten, pembatasan waktu penggunaan gawai, serta pendampingan langsung dapat menekan risiko tersebut. Studi ini juga menemukan bahwa keseimbangan antara aktivitas digital dan interaksi dunia nyata, disertai dengan pola pengasuhan kreatif dan terarah, menjadi faktor kunci dalam mencegah perilaku narsistik sejak dini. Kesimpulannya, digital parenting yang konsisten dan kolaboratif antara orang tua dan pendidik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak yang sehat secara psikologis, sosial, dan akademik di tengah derasnya arus teknologi digital.</p> <p><em>Parenting as a strategy to minimize narcissistic tendencies in young children due to exposure to digital technology is becoming an increasingly relevant topic in today's era. Using a literature review method, this study analyzes data from various academic literature published in recent years through several scientific reference sources such as Google Scholar and Scopus. Digital parenting is defined as the form of supervision, restriction, and guidance provided by parents in directing their children's digital activities. Narcissistic tendencies in children are often triggered by excessive use of gadgets or internet access, which can disrupt their psychological and social development. The results of analyses from various sources indicate that uncontrolled digital exposure has the potential to increase excessive social validation-seeking behavior, reduce empathy, and affect children's academic performance. Conversely, the implementation of digital parenting strategies such as active control, content monitoring, limiting device usage time, and direct supervision can mitigate these risks. This study also found that a balance between digital activities and realworld interactions, combined with creative and purposeful parenting patterns, is a key factor in preventing narcissistic behavior from an early age. In conclusion, consistent and collaborative digital parenting between parents and educators plays a crucial role in supporting children's healthy psychological, social, and academic development amid the rapid advancement of digital technology.</em></p> Maria Sartika Intan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 TIK TOK SEBAGAI ALAT INOVATIF UNTUK MEMPROMOSIKAN KETERAMI-LAN BERBICARA DAN MENULIS DALAM BAHASA INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21317 <p>Penelitian ini mengkaji pemanfaatan TikTok sebagai sarana inovatif untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis bahasa Indonesia. Melalui format video singkat yang menarik, TikTok menyediakan kesempatan istimewa bagi pengguna untuk melatih serta mengasah keterampilan berbahasa lewat konten kreatif dan interaktif. Studi ini menganalisis beragam jenis konten buatan pengguna, termasuk vlog, tutorial, serta materi edukatif, beser-ta pengaruhnya terhadap kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia. Temuan penelitian mengungkap bahwa TikTok mampu meningkatkan keterampilan bahasa secara nyata berkat interaksi sosial, masukan dari komunitas, dan latihan yang konsisten. Oleh karena itu, TikTok layak dijadikan alat pembelajaran bahasa yang efektif dan mutakhir di era digital.</p> <p><em>This study examines the use of TikTok as an innovative tool for improving Indonesian speaking and writing skills. Through its engaging short video format, TikTok provides users with a unique opportunity to practice and hone their language skills through creative and interactive content. The study analyzed various types of user-generated content, including vlogs, tutorials, and educational materials, and their impact on Indonesian speaking and writing skills. The research findings revealed that TikTok significantly improves language skills through social interaction, community feedback, and consistent practice. Therefore, TikTok is a worthy candidate for effective and cutting-edge language learning in the digital age.</em></p> Isnaya Farda Febiana Hafiz Kahirullah Erwan Kustriyono Etika Widi Utami Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PODCAST PATRICIA GOUW SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21276 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam podcast Patricia Gouw bersama Adinda Cresheilla serta implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap video podcast. Data yang diperoleh berupa tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 tuturan alih kode dan 13 tuturan campur kode yang melibatkan penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa daerah. Terjadinya fenomena tersebut dipengaruhi oleh faktor situasi komunikasi, latar belakang penutur, serta tujuan penyampaian pesan. Selain itu, penggunaan alih kode dan campur kode berfungsi untuk memperjelas makna dan menyesuaikan bahasa dengan lawan tutur. Dalam konteks pendidikan, fenomena ini dapat dimanfaatkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa, namun tetap perlu dikontrol agar tidak mengurangi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian sosiolinguistik sekaligus relevan bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual.</p> <p><em>This study aims to identify and analyze the phenomena of code-switching and code-mixing in Patricia Gouw's podcast with Adinda Cresheilla and their implications for Indonesian language learning. This study used a qualitative approach with data collection techniques through observation of podcast videos. The data obtained consisted of utterances containing code-switching and code-mixing. The results showed that there were 13 code-switching and 13 code-mixing utterances involving the use of Indonesian, English, and regional languages. The occurrence of these phenomena is influenced by factors such as the communication situation, the speaker's background, and the purpose of conveying the message. Furthermore, the use of code-switching and code-mixing serves to clarify meaning and adapt language to the interlocutor. In an educational context, this phenomenon can be utilized as a learning strategy to improve student understanding, but it still needs to be controlled to prevent diminishing the use of good and correct Indonesian. Thus, this research contributes to sociolinguistic studies and is relevant for the development of more contextual Indonesian language learning.</em></p> Nadia Ismatul Hawa Erwan Kustriyono Etika Widi Utami Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS GAYA BAHASA SARKASME DALAM KONTEN INSTAGRAM RIAN FAHARDHI SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21343 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa sarkasme dalam konten Instagram Rian Fahardhi serta relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari tuturan dalam video Reels Instagram Rian Fahardhi yang mengandung unsur sarkasme, dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa sarkasme digunakan untuk menyampaikan kritik, sindiran, serta membangun efek humor dalam komunikasi. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sarkasme dalam media sosial memiliki relevansi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi gaya bahasa, karena dapat dijadikan sebagai bahan ajar kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa. Dengan demikian, pemanfaatan konten media sosial dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan bahasa dalam situasi nyata.</p> <p><em>This study aims to analyze the use of sarcasm in Rian Fahardhi's Instagram content and its relevance to Indonesian language learning. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were obtained from speech in Rian Fahardhi's Instagram Reels videos containing elements of sarcasm, using listening and note-taking as data collection techniques. The results indicate that sarcasm is used to convey criticism, satire, and create humor in communication. Furthermore, the results of this study indicate that the use of sarcasm in social media is relevant to Indonesian language learning, particularly in the topic of language style, because it can be used as contextual teaching material close to students' lives. Thus, utilizing social media content can help improve students' understanding of language use in real-life situations.</em></p> Kaunina Salsabila Erwan Kustriyono Etika Widi Utami Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH (ZIS) TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIK DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN OGAN ILIR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21022 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dalam meningkatkan ekonomi mustahik di BAZNAS Kabupaten Ogan Ilir. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, artikel ini menganalisis mekanisme pengumpulan, disribusi, dan pemanfataan zakat produktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi mustahik apabila didukung oleh pengelolaan yang komprehensif, mulai dari perencanaan yang tepat sasaran hingga pengawasan dan pendampingan yang berkelanjutan. Pelaksanaan ini tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan material melalui indikator kesejahteraan (seperti model CIBEST), tetapi juga mencapai kemaslahatan spiritual sesuai sudut pandang Maqashid Syariah.</p> Attina Salsabila Yoga Rizky Utama Yeni Anggraini Bambang Sumantri M. Robbi Anugrah Eva Susanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 MILESTONE KETERLAMBATAN BERBICARA PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 7 TAHUN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21314 <p>Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan berbicara pada anak berusia tujuh tahun dan mengembangkan strategi penanganan yang efisien melalui kerja sama antara guru dan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi yang bersifat prospektif. Subjek penelitian, Anak Z, menunjukkan keterlambatan yang signifikan dengan kemampuan artikulasi yang terbatas pada suku kata dasar (a, ba, ca) serta komunikasi non-verbal yang didominasi oleh gerakan tubuh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor prenatal, terutama kurangnya asupan gizi karena keterlambatan ibu dalam menyadari kehamilan, menjadi penyebab utama dibandingkan dengan faktor genetik. Selain itu, terdapat kendala pada kemampuan pragmatik, di mana subjek mengalami kesulitan dalam membedakan interaksi sosial yang positif dan negatif (ejekan). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerjasama yang erat antara orang tua dan guru melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, stimulasi motorik mulut, dan penggunaan alat bantu pendidikan seperti flashcard sangat penting untuk membantu anak mengejar ketinggalan dalam perkembangan bahasa di masa awal sekolah.</p> Balqis Kharina Agisna Berliani Erwan Kustriyono Etika Widi Utami Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN KETILENG 1 MELALUI METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21485 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar (SD) melalui penerapan metode pembelajaran interaktif. Metode pembelajaran interaktif diyakini mampu merangsang minat dan partisipasi siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar. Kami melakukan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan desain eksperimen. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi terhadap siswa kelas V dan VI di SDN Ketileng 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi metode pembelajaran interaktif dalam kurikulum pendidikan dasar untuk mendorong keterlibatan dan motivasi siswa.</p> <p><em>This study aims to improve the learning motivation of elementary school students through the application of interactive learning methods. Interactive learning methods are believed to be able to stimulate students' interest and active participation in the teaching and learning process. We conducted this study using a qualitative approach by implementing an experimental design. Data were collected through interviews and observations of fifth and sixth grade students at SDN Ketileng 1. The results showed that the use of interactive learning methods significantly increased students' learning motivation. The conclusion of this study emphasizes the importance of integrating interactive learning methods into the elementary education curriculum to encourage student engagement and motivation.</em></p> Eni Sofiatunnaimah Abdul Ro'up Hamam Burhanuddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-30 2026-04-30 10 4 ANALISIS KEMAMPUAN MEMBUAT POLA, MERANCANG BAHAN DAN HARGA ROK PIAS 6 SISWA KELAS XI TATA BUSANA SMK SWASTA PEMDA LUBUK PAKAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21216 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam membuat pola, merancang bahan sesuai arah serat kain, serta menentukan harga pada pembuatan rok pias 6. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 24 siswa melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes praktik, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membuat pola berada pada kategori sangat baik (87,5%), kemampuan merancang bahan berada pada kategori baik (75%), dan kemampuan menentukan harga berada pada kategori baik (95,8%). Secara keseluruhan, kemampuan siswa tergolong sangat baik, sehingga pembelajaran praktik tata busana dinilai telah berjalan efektif.</p> <p><em>This study aims to analyze students' abilities in making patterns, designing materials according to the direction of the fabric fibers, and determining prices in making a pias 6 skirt. This study uses a descriptive quantitative approach with a total sampling technique of 24 students as respondents. Data collection was carried out using questionnaires and practical tests, then analyzed using descriptive statistics with the help of SPSS. The results of the study indicate that the ability to make patterns is in the very good category (87.5%), the ability to design materials is in the good category (75%), and the ability to determine prices is in the good category (95.8%). Overall, the students' abilities are classified as very good, so that the learning of fashion design practices is considered to have run effectively.</em></p> Farihah Alya Fauziah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH MANFAAT DAN KEMUDAHAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN PEMBAYARAN DIGITAL PADA USAHA KULINER DI KOTA BUKITTINGGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21334 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manfaat dan kemudahan terhadap keputusan penggunaan pembayaran digital pada pelaku UMKM, khususnya usaha kuliner di Kota Bukittinggi, serta meninjau relevansinya dari perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 40 pelaku UMKM kuliner yang memiliki beragam karakteristik. Analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan pembayaran digital secara parsial secara parsial menunjukkan bahwa persepsi manfaat memperoleh t hitung (4,087) &gt; t tabel (0,312) dan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Dalam perspektif konsumsi Islam, hal ini selaras dengan prinsip maslahah (kemanfaatan), karena pembayaran digital mampu menghemat waktu, meminimalkan biaya dan memberi kemudahan. Persepsi kemudahan juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan pembayara digital, dengan nilai t hitung (2,655)&gt; t tabel (0,312) dan signifikansi 0,012 &lt; 0,05. Hal ini sejalan dengan prinsip tawazun (keseimbangan) dalam konsumsi Islam, karena kemudahan penggunaan membantu konsumen menyeimbangkan waktu, tenaga, dan biaya sehingga terhindar dari prilaku konsumtif berlebihan. Secara simultan, persepsi manfaat dan kemudahan berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan pembayaran digital, dibuktikan dengan nilai F hitung (21,546) &gt; F tabel (3,232) dan signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Dalam perspektif perilaku konsumsi Islam, hal ini mencerminkan bahwa konsumen cenderung memilih instrument pembayaran yang memberikan manfaat dan kemudahan tanpa melanggar prinsip syariah, sehingga keputusan konsumsi mereka selaras dengan tujuan dunia dan akhirat.</p> <p><em>The purpose of this study is to determine the influence of benefits and convenience on the decision to use digital payments among MSMEs, especially culinary businesses in Bukittinggi City, and to review its relevance from an Islamic economic perspective. The method used is a quantitative approach with data collection techniques through questionnaires to 40 culinary MSMEs with various characteristics. Data analysis in this study was conducted using descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression, as well as hypothesis testing. The results of this study indicate that the perception of benefits on the decision to use digital payments partially shows that the perception of benefits obtains a calculated t (4.087) &gt; t table (0.312) and a significance value of 0.000 &lt; 0.05. From an Islamic consumption perspective, this is in line with the principle of maslahah (benefit), because digital payments can save time, minimize costs and provide convenience. Perceived convenience also has a significant effect on the decision to use digital payments, with a calculated t value (2.655) &gt; t table (0.312) and a significance value of 0.012 &lt; 0.05. This is in line with the principle of tawazun (balance) in Islamic consumption, because ease of use helps consumers balance time, energy, and costs, thus avoiding excessive consumer behavior. Simultaneously, the perception of benefits and convenience significantly influence the decision to use digital payments, as evidenced by the calculated F value (21.546) &gt; F table (3.232) and a significance of 0.000 &lt; 0.05. From the perspective of Islamic consumption behavior, this reflects that consumers tend to choose payment instruments that provide benefits and convenience without violating sharia principles, so that their consumption decisions are in line with worldly and afterlife goals.</em></p> Rahayu Mayasari Ilham Illahi Zuwardi Gusrianti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 EFEKTIFITAS BIOMETRI A-SCAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENGLIHATAN PASIEN KATARAK PASCAOPERASI FAKOEMULSIFIKASI DI RUMAH SAKIT PRIMA MEDIKA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21014 <p>Latar belakang: Kualitas penglihatan setelah tindakan operasi katarak penting untuk dinilai. Kualitas penglihatan pasca operasi katarak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya akurasi Lensa Intraokular (IOL). Pengukuran biometri yang akurat membutuhkan alat yang canggih salah satunya mesin biometri A-Scan.Tujuan penelitian: untuk mengetahui efektifitas biometri a-scan dalam meningkatkan kualitas penglihatan pasien katarak pasca operasi fakoemulsifikasi di rumah sakit Prima Medika.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi<em> quasy eksperiment </em>dengan pendekatan <em>post-test only with control group design.</em> Teknik <em>sampling</em> menggunakan <em>purposive sampling</em> dengan besar sampel keseluruhan 32 orang. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner <em>Catquest-9SF</em>. Analisis data uji komparasi menggunakan uji <em>independent t test</em> / <em>Mann Whitney</em>.Hasil penelitian:Biometri A-Scan efektik dalam meningkatkan kualitas penglihatan pasien katarak pasca operasi fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Prima Medika dengan <em>ρ value</em> sebesar 0,032 ( 0,05).</p> <p><em>Background: The quality of vision after cataract surgery is important to assess. The quality of vision after cataract surgery is influenced by various factors, one of which is the accuracy of the Intraocular Lens (IOL). Accurate biometric measurements require sophisticated tools, one of which is the A-Scan biometry machine. The purpose of this study: to determine the effectiveness of A-Scan biometry in improving the quality of vision of cataract patients after phacoemulsification surgery at Prima Medika Hospital. Methods: This study used a quasi-experimental study design with a post-test only approach with a control group design. The sampling technique used purposive sampling with a total sample size of 32 people. This study instrument used the Catquest-9SF questionnaire. Comparative test data analysis used the independent t test / Mann Whitney test. Results of the study: A-Scan biometry is effective in improving the quality of vision of cataract patients after phacoemulsification surgery at Prima Medika Hospital with a ρ value of 0.032 (&lt;0.05).</em></p> Iswanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PERAN DINAS KOPERASI UKM DAN TENAGA KERJA BUKITTINGGI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMKM KOTA BUKITTINGGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21310 <p>UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, namun pada penelitian ini terdapat beberapa masalah dihadapkan&nbsp; seperti rendahnya daya beli masyarakat pada sektor UMKM dan kurang optimalnya pembinaan yang diberikan kepada pelaku UMKM Kota Bukittingi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bukittinggi dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Bukittinggi berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM melalui pelatihan, edukasi, promosi produk dan dukungan permodalan melalui program Tabungan Ustman, serta monitoring langsung ke lapangan. Kesimpulannya, peran dinas terkait cukup berhasil memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan UMKM di Kota Bukittinggi.</p> <p><em>MSMEs play an important role in improving regional economic growth. However, this research highlights several issues such as the low purchasing power of the community in the MSME sector and the lack of optimal guidance provided to MSME actors in Bukittinggi City. This study aims to determine the role of the Office of Cooperatives, MSMEs, and Manpower of Bukittinggi in improving the welfare of MSMEs in the city. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research results show that the Office of Cooperatives and Manpower of Bukittinggi actively contributes to the welfare of MSME actors through training, education, product promotion, capital support through the Tabungan Utsman program, and direct field monitoring. In conclusion, the relevant agency has been quite successful in contributing to the improvement of MSME welfare in Bukittinggi City.</em></p> Mutia Rani Novera Martilova Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 KAJIAN PERMASALAHAN DIAGNOSIS ADHD PADA ANAK DENGAN GEJALA INATENSI DAN HIPERAKTIVITAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21379 <p>Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neurodevelopmental yang umum terjadi pada anak dan ditandai dengan gejala inatensi dan hiperaktivitas yang berdampak signifikan terhadap fungsi akademik, sosial, dan emosional. Permasalahan dalam diagnosis ADHD masih menjadi isu penting karena kompleksitas gejala dan variasi interpretasi dalam praktik klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif permasalahan diagnosis ADHD pada anak melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain library research yang menganalisis 20 artikel jurnal internasional bereputasi dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diagnosis ADHD masih menghadapi berbagai kendala, antara lain dominannya pendekatan subjektif berbasis observasi perilaku, tidak adanya biomarker objektif sebagai standar diagnosis, tingginya komorbiditas dengan gangguan lain, serta pengaruh faktor sosial dan budaya. Selain itu, penggunaan kriteria DSM-5 masih memungkinkan variasi interpretasi antar praktisi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa diagnosis ADHD memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, multidisiplin, dan berbasis bukti guna meningkatkan akurasi dan kualitas penegakan diagnosis.</p> <p><em>Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) is a common neurodevelopmental disorder in children characterized by symptoms of inattention and hyperactivity that significantly affect academic, social, and emotional functioning. Problems in diagnosing ADHD remain a critical issue due to the complexity of symptoms and variability in clinical interpretation. This study aims to comprehensively examine the challenges of ADHD diagnosis in children through a literature review approach. The method used is qualitative research with a library research design analyzing 20 reputable international journal articles published within the last ten years. The results indicate that ADHD diagnosis still faces several challenges, including the dominance of subjective observation-based assessments, the absence of objective biomarkers as a diagnostic standard, high comorbidity with other disorders, and the influence of social and cultural factors. In addition, the use of DSM-5 diagnostic criteria still allows variation in interpretation among practitioners. In conclusion, ADHD diagnosis requires a more comprehensive, multidisciplinary, and evidence-based approach to improve diagnostic accuracy and quality.</em></p> Nurfa Siratul Sitti Maulidina Afrida Bella Mutia Lubis Siti Jaza Ul Aufa Faizatul Faridy Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 ANALISIS ALIRAN UDARA PADA BOLA OLAHRAGA MENGGUNAKAN TEOREMA DIVERGENSI GAUSS DAN KONSEP MEDAN VEKTOR STABIL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21086 <p>Penelitian ini membahas analisis aliran udara pada bola olahraga (voli, basket, sepak) menggunakan teorema divergensi Gauss dan konsep medan vektor stabil. Tujuan penelitian adalah memodelkan aliran udara sebagai medan vektor, memverifikasi teorema divergensi Gauss, mengklasifikasi stabilitas tekanan udara berdasarkan nilai eigen maksimum, dan menganalisis kedekatan karakteristik antar bola. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan pengukuran tekanan udara setiap 6 jam selama 72 jam pada 9 sampel bola (3 per jenis). Analisis matematis dilakukan dengan memodelkan medan vektor F=(x,y,z) dan menghitung fluks melalui integral permukaan dan integral volume. Hasil penelitian menunjukkan teorema divergensi Gauss terbukti dengan fluks teoritis 4πr^3 untuk setiap bola. Laju kebocoran bola voli 0,00417 psi/jam (stabil), bola basket 0,00833 psi/jam (stabil), dan bola sepak 0,01667 psi/jam (stabil secara matematis namun paling mendekati ambang ketidakstabilan). Nilai eigen maksimum bola voli 0,00093, bola basket 0,00104, dan bola sepak 0,00139. Kedekatan karakteristik antar bola berada dalam interval [0,0,5] menunjukkan ketiga bola memiliki karakteristik medan vektor yang serupa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penerapan teorema divergensi Gauss pada objek nyata dan aplikasi konsep stabilitas medan vektor dalam kehidupan sehari-hari.</p> Kenjo Oktaviano Damanik Lestari Novianti Sinurat Bobby Delon Togatorop Monica Triyuni Sinaga Widya Kartini Pangaribuan Alvi Sahrin Nasution Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENDEKATAN MATEMATIS DALAM ANALISIS EKONOMI: TINJAUAN LITERATUR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21321 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara matematika dan ekonomi serta peran pendekatan matematis dalam menjelaskan berbagai fenomena ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (literature review) dengan menganalisis 30 artikel ilmiah yang berkaitan dengan penerapan konsep matematika dalam kajian ekonomi. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan dan kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola hubungan antara konsep matematika dan analisis ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa matematika memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan teori dan analisis ekonomi, terutama dalam pemodelan ekonomi, analisis permintaan dan penawaran, optimasi produksi, serta analisis data ekonomi melalui metode statistik dan ekonometrika. Penggunaan model matematis memungkinkan fenomena ekonomi yang kompleks dapat disederhanakan dalam bentuk model analitis sehingga mempermudah proses pengambilan keputusan ekonomi. Selain itu, pendekatan matematis juga membantu meningkatkan ketepatan analisis ekonomi melalui penggunaan data kuantitatif. Oleh karena itu, integrasi antara matematika dan ekonomi menjadi sangat penting dalam pengembangan penelitian ekonomi modern serta dalam memahami dinamika ekonomi yang terjadi di masyarakat.</p> <p><em>This study aims to analyze the relationship between mathematics and economics and to examine the role of mathematical approaches in explaining various economic phenomena. This research employs a literature review method by analyzing 30 scientific articles related to the application of mathematical concepts in economic studies. Data were collected through a review of relevant academic journals and analyzed descriptively to identify patterns of relationships between mathematical concepts and economic analysis. The results of the study indicate that mathematics plays a significant role in the development of economic theory and analysis, particularly in economic modeling, demand and supply analysis, production optimization, and economic data analysis through statistical and econometric methods. The use of mathematical models enables complex economic phenomena to be simplified into analytical models that facilitate economic decision-making processes. Furthermore, mathematical approaches help improve the accuracy of economic analysis through the use of quantitative data. Therefore, the integration of mathematics and economics is essential for the development of modern economic research and for understanding economic dynamics in society.</em></p> Heby Anggriyani Damanik Dwi Agustiani Ivan Prabawa Lenni Mariana Harahap Tiur Malasari Siregar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH ATMOSFER TOKO, HARGA, KUALITAS PELAYANAN, DAN KERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BAGUS WARUNG KOPI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21005 <p><em>This study is motivated by the rapid growth of the coffee shop industry in Indonesia, driven by changes in consumer lifestyles, which has intensified business competition and required entrepreneurs to enhance customer satisfaction. In addition, inconsistencies in previous research findings regarding the determinants of customer satisfaction have encouraged this study. The objective of this research is to analyze the influence of store atmosphere, price, service quality, and product diversity on customer satisfaction at Bagus Warung Kopi in Tabanan Regency. This study employs a quantitative approach using purposive sampling with a total of 100 respondents, determined using the Lemeshow formula. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression, preceded by validity, reliability, and classical assumption tests. The results indicate that partially and simultaneously, store atmosphere, price, service quality, and product diversity have a positive and significant effect on customer satisfaction. It can be concluded that customer satisfaction is shaped by a combination of factors that collectively create an optimal consumption experience. The implications of this study suggest that business managers should maintain and improve store atmosphere, expand product variety, and consistently enhance service quality to increase customer satisfaction.</em></p> Ida Bagus Tilem Para Merta I Made Suidarma Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 FUNGSI KONSUMSI RUMAH TANGGA: ANALISIS PENDAPATAN DAN AVERAGE PROPENSITY TO CONSUME (APC) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21299 <p>Yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perubahan tingkat konsumsi masyarakat sangat dipengaruhi oleh pendapatan yang diterima, sehingga analisis terhadap fungsi konsumsi menjadi krusial dalam kajian ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga serta mengkaji nilai Average Propensity to Consume (APC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan meliputi regresi linear sederhana untuk menguji Konsumsi rumah tangga merupakan komponen utama dalam Produk Domestik Bruto (PDB) hubungan antara pendapatan dan konsumsi, serta analisis deskriptif untuk menghitung dan menginterpretasikan nilai APC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga. Selain itu, nilai APC ditemukan cenderung menurun seiring dengan meningkatnya tingkat pendapatan, yang sejalan dengan teori konsumsi Keynes. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat dengan pendapatan lebih tinggi memiliki kecenderungan untuk menabung lebih besar dibandingkan dengan konsumsi. Dengan demikian, pola perilaku konsumsi masyarakat mencerminkan adanya hubungan sistematis antara pendapatan dan proporsi konsumsi.</p> <p><em>Household consumption is a primary component of Gross Domestic Product (GDP) and plays a crucial role in driving economic growth. Variations in consumption levels are largely influenced by income, making the analysis of the consumption function essential in macroeconomic studies. This study aims to examine the effect of income on household consumption and to analyze the value of the Average Propensity to Consume (APC). A quantitative approach is employed using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analytical methods include simple linear regression to assess the relationship between income and consumption, along with descriptive analysis to calculate and interpret APC values. The results indicate that income has a positive and statistically significant effect on household consumption. Furthermore, the APC tends to decline as income increases, which is consistent with Keynesian consumption theory. This finding suggests that higher-income households allocate a larger proportion of their income to savings rather than consumption. In conclusion, household consumption behavior reflects a systematic relationship between income levels and consumption proportions.</em></p> Tutut Irma Ningrum Zaskia Salsabila Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4 PENGARUH KEGIATAN OUTDOOR TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK DI TK WEJANG ASI MANO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/21355 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan outdoor terhadap perkembangan sosial-emosional anak di TK Wejang Asi Mano. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak usia 4–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan outdoor memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sosial-emosional anak, seperti meningkatnya kemampuan bekerja sama, berbagi, empati, komunikasi, serta pengendalian emosi. Selain itu, kegiatan outdoor membuat anak lebih aktif, percaya diri, dan mampu berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan demikian, kegiatan outdoor sangat efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini guna mendukung perkembangan sosial-emosional secara optimal.</p> <p><em>This study aims to determine the effect of outdoor activities on the social-emotional development of children at TK Wejang Asi Mano. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects were children aged 4–6 years. The results show that outdoor activities have a positive impact on children's social-emotional development, such as improving cooperation, sharing, empathy, communication, and emotional control. In addition, outdoor activities make children more active, confident, and able to interact with peers. Therefore, outdoor activities are very effective to be implemented in early childhood learning to support optimal social-emotional development.</em></p> Maria Dafriana Ince Fransiskus De. Gomes Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner 2026-04-29 2026-04-29 10 4