Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii id-ID Mon, 30 Mar 2026 14:18:33 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 DAMPAK PENGGUNAAN AI COMPANION TERHADAP TINGKAT INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA DI LINGKUNGAN URBAN JAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20468 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan AI Companion dan integrasi ekosistem digital terhadap pola interaksi sosial mahasiswa di lingkungan urban Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap fenomena pemanfaatan teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan Blockchain dalam aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi akademik serta mempermudah berbagai transaksi melalui sistem otomatis yang lebih cepat dan terpercaya. Namun demikian, dominasi layanan digital dan asisten virtual secara bersamaan memunculkan paradoks sosial berupa penurunan frekuensi interaksi tatap muka, melemahnya ikatan sosial spontan, serta meningkatnya kecenderungan gaya hidup sedenter akibat aktivitas yang lebih banyak dilakukan dalam ruang digital. Selain itu, tuntutan penguasaan kompetensi teknis untuk menghadapi disrupsi pasar kerja mendorong mahasiswa untuk lebih menekankan produktivitas individual dibandingkan pengembangan empati dan kecerdasan sosial. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi digital dan pemeliharaan interaksi sosial humanis melalui pengelolaan waktu layar yang bijak serta partisipasi aktif dalam komunitas fisik guna mencegah potensi isolasi sosial di era transformasi digital.</p> <p><em>This study aims to analyze the impact of AI Companion usage and the integration of digital ecosystems on the social interaction patterns of university students in urban Jakarta. The research employs a descriptive qualitative approach by examining the phenomenon of digital technology utilization such as Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), and Blockchain in students’ academic activities and daily lives. The findings indicate that the use of digital technologies significantly improves academic efficiency and facilitates transactions through faster and more reliable automated systems. However, the dominance of virtual assistants and contactless digital services simultaneously creates a social paradox, characterized by reduced face-to-face interactions, weakened spontaneous social bonds, and an increased tendency toward sedentary lifestyles as activities shift into digital spaces. Furthermore, the pressure to master technical competencies in response to labor market disruptions encourages students to prioritize individual productivity over the development of empathy and social intelligence. Therefore, a balance between technological utilization and human-centered social interaction is necessary through effective screen time management and active participation in physical communities to mitigate the risk of social isolation in the era of digital transformation.</em></p> Dissy Helza Azalia, Erwin Permana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20468 Wed, 01 Apr 2026 00:00:00 +0000 PERAN SEKTOR USAHA UMKM DALAM MENINGKTAKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA KASANG PUDAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20377 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, serta untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam proses pengembangan usahanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi terhadap 28 pelaku UMKM yang bergerak pada sektor perdagangan, kuliner, jasa, dan kerajinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan rumah tangga, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Keberadaan UMKM juga berperan dalam menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Meskipun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah hambatan seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, minimnya akses pembiayaan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang lebih intensif dari pemerintah, lembaga keuangan, dan instansi terkait guna memperkuat kapasitas, daya saing, serta keberlanjutan UMKM di wilayah pedesaan.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in improving community welfare in Kasang Pudak Village, Kumpe Ulu District, Muaro Jambi Regency, as well as to identify the obstacles faced by business actors in developing their enterprises. This research employs a qualitative method with a field research approach. The data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation involving 28 MSME actors operating in various sectors such as trade, culinary, services, and handicrafts. The results of the study indicate that MSMEs have a significant contribution to enhancing community welfare, particularly through job creation, household income improvement, and local economic empowerment. The existence of MSMEs also encourages independence, creativity, and entrepreneurial spirit among the villagers. However, MSME actors still face several challenges, including limited capital, low managerial capability, restricted access to financing, and the lack of optimal utilization of digital technology in business activities. Therefore, stronger support from the government, financial institutions, and related agencies is required to strengthen the capacity, competitiveness, and sustainability of MSMEs in rural areas.</em></p> Bintang Aulia Pratama, Ahmad Syahrizal, Agusriandi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20377 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM BANK SAMPAH SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DUSUN MONGGANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20523 <p>Program bank sampah merupakan salah satu strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang kian relevan di tengah meningkatnya timbulan sampah rumah tangga di kawasan perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program bank sampah sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Dusun Monggang melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi dengan pendekatan partisipatif, mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan tanya jawab, yang diikuti oleh 30 ibu-ibu warga Dusun Monggang pada bulan Februari 2026. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman dan minat partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar rata-rata skor peserta meningkat dari 44,4 pada pre-test menjadi 77,3 pada post-test, mencerminkan peningkatan sebesar 74,1% dengan nilai normalized gain g = 0,59 (kategori sedang). Selain itu, sebesar 86,7% peserta menyatakan berminat hingga sangat berminat untuk berpartisipasi aktif dalam program bank sampah, mengonfirmasi keberhasilan kegiatan edukasi dalam membangun landasan kognitif dan motivasional yang diperlukan sebagai prasyarat perubahan perilaku jangka panjang. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis partisipatif secara signifikan mampu meningkatkan kesadaran dan motivasi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan. Program bank sampah berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat yang integratif di Dusun Monggang.</p> <p><em>The waste bank program is a community-based waste management strategy that is increasingly relevant amid the rising volume of household waste in rural areas. This study aims to analyze the implementation of waste bank programs as a community empowerment strategy in household waste management in Dusun Monggang through Community Service Learning (KKN) activities. The method used was socialization and education with a participatory approach, including lectures, group discussions, and question-and-answer sessions, attended by 30 women residents of Dusun Monggang in February 2026. Evaluation was conducted through pre-test and post-test to measure changes in participants' understanding and interest in participation. The results showed an average increase in participants' understanding scores of 74.1%, from an average pre-test score of 44.4 to 77.3 in the post-test. Furthermore, 86.7% of participants expressed interest or strong interest in actively participating in the waste bank program. These findings indicate that participatory-based education significantly improves community awareness and motivation in managing household waste independently and sustainably. The waste bank program has significant potential to be developed as an integrative community empowerment model in Dusun Monggang.</em></p> Vinsentiana Desri Nuriayati, Yuliana Salvitri, Adryawan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20523 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN PEMBERIAN ART THERAPY MENGGAMBAR DAN MEWARNAI DALAM MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN DI RS JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20463 <p>Halusinasi merupakan salah satu gejala utama pada pasien dengan gangguan jiwa berat seperti skizofrenia, yang ditandai dengan persepsi sensori tanpa adanya rangsangan nyata. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan adalah art terapi melalui kegiatan menggambar dan mewarnai. Terapi ini bertujuan untuk menjelaskan Evidance Based Practice sebagai terapi pada pasien halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi menggambar dan mewarnai. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan teknik eksprimen (perlakuan) pada pasien halusinasi pendengaran. Jumlah responden yang dibutuhkan yaitu sebanyak 2 orang dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Terapi ini dilakukan selama 3 hari dengan durasi waktu 20 menit. Kerya ilmiah ini dilakukan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 29 November-02 Desember 2025. Dinilai menggunakan kuesioner Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) dengan proses pengujian pretest dan posttest. Saat dilakukan pretest Tn.A didapatkan hasil skor&nbsp; 25 (halusinasi berat) dan hasil posttest dihari ke 3 didapatkan skor&nbsp; 21 (halusimasi Sedang). Sedangkan hasil pretest Tn.F yaitu 23 (halusimasi berat) dan hasil posttest hari ke 3 didapatkan skor 19 (halusinasi Sedang). Hasil penelitian menunjukan terdapat penurunan nilai pretest dan posttest melakukan terapi menggambar dan mewarnai. Disarankan agar terapi menggambar dan mewarnai dijadikan salah satu metode dalam penyembuhan atau penurunan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia.</p> <p><em>Hallucinations are one of the main symptoms in patients with severe mental disorders such as schizophrenia, characterized by sensory perceptions without real stimuli. One non-pharmacological intervention that can be implemented in nursing care is art therapy through drawing and coloring activities. This therapy aims to explain Evidence-Based Practice as a therapy for patients with auditory hallucinations using drawing and coloring therapy. The implementation method used is experimental techniques (treatment) on patients with auditory hallucinations. The required number of respondents is two individuals diagnosed with auditory hallucinations. This therapy will be conducted over three days, each with a 20-minute session. This research project will be conducted over three days, from November 29 to December 2, 2025. Assessments will be conducted using the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) questionnaire, with a pretest and posttest. Mr. A's pretest score was 25 (severe hallucinations), and his posttest on day 3 was 21 (moderate hallucinations). Mr. F's pretest score was 23 (severe hallucinations), and his posttest on day 3 was 19 (moderate hallucinations). The results of this study indicate a decrease in pretest and posttest scores following drawing and coloring therapy. Drawing and coloring therapy is recommended as a method for treating or reducing auditory hallucinations in schizophrenia patients.</em></p> Imroatun Nafiah, Rina Herniyanti, Angga Arfina Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20463 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 CITRA TUBUH BERHUBUNGAN DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT PERTAMA ANGKATAN 2025 UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20510 <p>Latar Belakang : Masa dewasa awal merupakan fase transisi yang ditandai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini, mahasiswa cenderung lebih memperhatikan penampilan sehingga citra tubuh menjadi aspek psikologis penting. Persepsi citra tubuh yang negatif dapat menurunkan kepercayaan diri, sedangkan citra tubuh positif dapat meningkatkannya. Kepercayaan diri sangat dibutuhkan oleh mahasiswa keperawatan dalam menunjang kesiapan mental, kemampuan berinteraksi, dan sikap profesional. Oleh karena itu, penelitian mengenai hubungan citra tubuh dan kepercayaan diri pada mahasiswa keperawatan tingkat pertama perlu dilakukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan citra tubuh dengan kepercayaan diri pada mahasiswa keperawatan tingkat pertama angkatan 2025 di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa keperawatan tingkat pertama angkatan 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Pengambilan sampel dilakukan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner citra tubuh dan kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki citra tubuh positif dan tingkat kepercayaan diri pada kategori sedang. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,001 (p &lt; 0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara citra tubuh dengan kepercayaan diri pada mahasiswa keperawatan tingkat pertama Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara citra tubuh dan kepercayaan diri pada mahasiswa keperawatan tahun pertama di Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Mahasiswa dengan citra tubuh positif cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi.</p> <p><em>Background: Early adulthood is a transitional phase marked by physical, psychological, and social changes. During this phase, students tend to pay greater attention to their appearance, making body image an important psychological aspect. Negative body image perceptions can lower self-confidence, while positive body image can boost it. Self-confidence is essential for students to ensure mental readiness, interpersonal skills, and professional attitudes. Therefore, research on the relationship between body image and self-confidence in first-year students is necessary. Objective: This study aims to determine the relationship between body image and self-confidence in first-degree murder students, class of 2025, at Aisyiyah University, Yogyakarta. Method: This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study population was all first-degree protection students, class of 2025, with a sample size of 108 respondents. Sampling was carried out in accordance with inclusion and exclusion criteria. Data collection used a body image and self-confidence questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods using correlation tests with a significance level of&nbsp; 0.05. Results: The results showed that most respondents had a positive body image and a moderate level of self-confidence. The results of the bivariate analysis using the Chi-Square test obtained a p-value of 0.001 (p &lt; 0.05), indicating a significant relationship between body image and self-confidence in first-year nursing students at Aisyiyah University Yogyakarta Recommendation: There is a significant relationship between body image and self-confidence in first-year nursing students at Aisyiyah University Yogyakarta. Students with positive body image tend to have higher levels of self-confidence.</em></p> Putri Sintya Kharola, Deasti Nurmaguphita, Sutejo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20510 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ECHO-CHAMBER DAN ALIENASI DIRI – MENGEMBALIKAN KEAUTENTIKAN DIRI MELALUI KRITIK AGAMA LUDWIG FEUERBACH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20432 <p>Suatu keniscayaan masyarakat modern saat ini adalah fakta pluralisme. Fakta pluralisme ini ditandai oleh lemahnya kekuatan besar terhadap kelompok-kelompok kecil dalam masyarakat. Itu artinya tidak ada hegemoni dalam kehidupan bersama. Setiap kelompok dalam masyarakat mengekspresikan diri dalam kehidupan publik tanpa adanya tekanan atau intervensi dari pihak lain. Penelitian ini pun ditulis untuk mengulas salah satu fenomena yang lahir dari fakta pluralisme tersebut, yaitu fenomena echo-chamber. Selain disokong oleh fakta pluralisme, fenomena echo-chumber juga disokong oleh media sosial dengan kecerdasan algoritmanya. Kecerdasan algoritma dalam media sosial mampu menciptkan polarisasi dalam masyarakat dengan mengkondisikan setiap individu untuk mengikuti kepentingan sepihak. Hal inilah yang dilihat sebagai bahaya alienasi diri dari fenomena echo-chumber. Setiap individu dininabobokan dengan sentiment kelompok atau kepentingan tertentu. Konsekuensinya adalah setiap kritikan, masukan dan saran dari kelompok lain yang berbeda haluan dari kepentingan kelompok sendiri ditolak atau tidak diterima dengan baik. Sebaliknya, segala informasi yang berasal dari kelompok sendiri, kendati tidak benar dianggap sebagai kebenaran yang harus diterima dan dianut. Keadaan alienasi diri seperti ini disandingkan dengan kritik agama dari Ludwig Feuerbach. Feuerbach melihat agama sebagai proyeksi manusia belaka. Agama hanya buah dari pikiran manusia saja. Dengan demikian tujuan kritik agama dari Ludwigh feuerbach adalah untuk mengembalikan manusia kepada kemanusiaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitan ini adalah kritik agama Feuerbach telah menghasilkan pribadi yang autentik. Pribadi yang autenti memiliki dua arti yaitu sebagai pribadi yang berpikir kritis dan pribadi yang mampu mengambil tindakan atau keputusan secara otonom, tanpa intervensi dari pihak luar. Dengan demikian keadaan dunia bersama dapat ditata dengan baik atau dibangun dengan baik.</p> <p>&nbsp;</p> Patrisius Tonce Josmalu, Sarviano Olgarinus Jendri, Oktavianus Jadur, Marselinus Meo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20432 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI BERBASIS POSYANDU SEBAGAI PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI DUSUN MADUGONDO, DESA SITIMULYO, KECAMATAN PIYUNGAN, WILAYAH BANTUL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20621 <p>Kondisi stunting yaitu permasalahan kekurangan gizi jangka panjang yang masih menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Stunting karena kekurangan gizi yang mengakibatkan pertumbuhan anak terhambat. Stunting tidak hanya menyebabkan pertumbuhan tinggi badan anak menjadi lebih rendah dibandingkan anak seusianya,tetapi juga berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, serta kondisi kesehatan pada masa yang akan datang. Oleh sebab itu diperlukan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk peran aktif masyarakat melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi yang dilakukan melalui posyandu. Program tersebut dilaksanakan di Dusun Madugondo Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,Kabupaten Bantul dengan sasaran ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta kader posyandu dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang. Metode proses pelaksanaan program yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penyusunan menu gizi seimbang, serta evaluasi tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat terkait penyebab stunting yaitu bertambahnya wawasan masyarakat tentang upaya pencegahan stunting sebesar 72,5%, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta peran Posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan peningkatan kesadaran kesehatan balita dan lansia sebesar 75%. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan edukasi serta berkomitmen untuk menerapkan pola makan sehat bagi anak. Melalui kegiatan tingkat kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan gizi anak semakin meningkat agar risiko terjadinya stunting dapat diminimalkan.</p> <p><em>Stunting is one of the chronic nutrition problems that is still an important concern in public health development. This condition occurs due to a lack of nutritional intake for a long period of time, causing growth disorders in children. Stunting not only has an impact on children's shorter height compared to their age, but can also affect cognitive development, learning ability, and health in the future. Therefore, prevention efforts involving various parties, including the community through health education activities, are needed. This community service activity aims to increase public understanding of stunting prevention through Posyandu-based nutrition education. This program was carried out in Madugondo Hamlet, Sitimulyo Village, Piyungan District, Bantul with the target of pregnant women, mothers under five, and Posyandu cadres totaling 80 people. The method of implementing the activities used includes health counseling, interactive discussions, demonstrations of preparing a balanced nutrition menu, and evaluation of participants' understanding. The results of the activity showed that there was an increase in public knowledge about the causes of stunting Increased public knowledge about stunting prevention by 72.5%, the importance of fulfilling balanced nutrition, and the role of Posyandu in monitoring child growth and development and increasing health awareness for toddlers and the elderly by 75%. In addition, the community also shows high enthusiasm in participating in educational activities and is committed to implementing a healthy diet for children. With this activity, it is hoped that public awareness of the importance of child nutrition will increase so that the risk of stunting can be minimized.</em></p> Ganda Arifianto, Kandida Amul, Intan Kusumawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20621 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KINERJA LOGISTIK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN E-COMMERCE DI INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20487 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kinerja logistik dalam meningkatkan kepuasan konsumen pada industri e-commerce. Dengan menggunakan pendekatan kajian komprehensif berbasis literatur dan data sekunder, penelitian ini mengevaluasi dimensi inti penyelesaian pesanan (order fulfillment) yang meliputi kecepatan pengiriman, akurasi pemenuhan pesanan, perlindungan kondisi fisik barang, serta transparansi informasi pelacakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja logistik bukan sekadar elemen operasional, melainkan faktor strategis yang menentukan daya saing dan keberlangsungan platform e-commerce. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa seluruh dimensi penyelesaian pesanan memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan konsumen. Sementara itu, kualitas pelayanan kurir tidak lagi menjadi indikator dominan, seiring pergeseran preferensi konsumen urban Indonesia yang lebih mengutamakan efisiensi dan otomatisasi digital. Lebih lanjut, Kepercayaan Pelanggan (Customer Trust) terbukti berperan sebagai mediator penuh yang mengonversi kinerja teknis logistik menjadi tingkat kepuasan yang optimal. Dengan demikian, optimalisasi sistem logistik berbasis kecepatan, akurasi, keamanan, dan transparansi informasi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan memperkuat posisi kompetitif platform e-commerce di pasar digital.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of logistics performance in enhancing customer satisfaction within the e-commerce industry. Using a comprehensive review approach based on literature and secondary data, the study evaluates the core dimensions of order fulfillment, including delivery speed, order accuracy, protection of the physical condition of goods, and transparency of tracking information. The analysis indicates that logistics performance is not merely a secondary operational element, but a strategic determinant of competitiveness and platform sustainability in the e-commerce sector. The findings reveal that all core order fulfillment dimensions have a positive and significant correlation with increased customer satisfaction. Meanwhile, courier service quality is no longer the primary indicator, reflecting a shift in the preferences of urban Indonesian consumers who prioritize efficiency and digital automation. Furthermore, Customer Trust is shown to play a crucial role as a full mediator, converting technical logistics performance into optimal customer satisfaction. Therefore, optimizing logistics systems through speed, accuracy, security, and information transparency is essential for building customer trust and strengthening the competitive position of e-commerce platforms in the digital market.</em></p> Saskia Maharani Dewi, Erwin Permana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20487 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MEMASANG MACAM-MACAM LENGAN PADA SISWA KELAS X TATA BUSANA SMK PUTRA ANDA BINJAI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20425 <p>Pemahaman Siswa Kelas X Tata Busana di SMK Swasta Putra Anda Binjai terhadap materi memasang macam-macam lengan tergolong belum optimal. Siswa sering mengalami kesulitan dalam proses memasang macam-macam lengan terkhususnya adalah lengan licin, lengan kop dan juga lengan lonceng. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji kelayakan media pembelajaran video tutorial sebagai sarana untuk membantu siswa memahami langkah-langkah menjahit macam-macam lengan secara sistematis dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan 4D, yang melipiti tahapan Define, Design, Develop, dan Desseminate.. Instrumen pengumpulan data mencakup angket kebutuhan guru dan juga peserta didik, validasi ahli materi, validasi ahli media serta uji coba kepada pengguna. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala Likert untuk menilai kelayakan media, dan skala Guttman untuk mengukur kebutuhan pengguna. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media, diperoleh rata-rata skor kelayakan masing-masing sebesar 83,8% dan 87%. Keduanya termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Hasil uji coba kepada siswa juga menunjukkan nilai kelayakan sebesar 91,4% dengan kategori “Sangat Baik”. Hal ini membuktikan bahwa media video tutorial yang dikembangkan efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Memasang Macam-Macam Lengan. Media ini dapat diakses secara online maupun offline, sehingga mendukung pembelajaran mandiri sesuai dengan prinsip kurikulum merdeka.</p> <p><em>The understanding of Grade X Fashion Design students at SMK Swasta Anda Binjai regarding the material on attaching various sleeves is considered less than optimal. Students often experience difficulties in the process of attaching various sleeves, especially smooth sleeves, cup sleeves, and bell sleeves. This study aims to design and test the feasibility of video tutorial learning media as a means to help students understand the steps for sewing various sleeves systematically and independently. This study used a Research and Development (R&amp;D) method with a 4D development model, which includes the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. Data collection instruments included teacher and student needs questionnaires, validation by material experts, validation by media experts, and user trials. Data were analyzed descriptively and quantitatively using a Likert scale to assess media feasibility and a Guttman scale to measure user needs.&nbsp; Based on validation results by material experts and media experts, average feasibility scores were 83.8% and 87%, respectively. Both fall into the "Very Good" category. The results of the student trials also showed a feasibility score of 91.4%, categorized as "Very Good." This demonstrates that the developed video tutorial media is effective and suitable for use as a learning medium for the topic of Attaching Various Sleeves. This media can be accessed both online and offline, thus supporting independent learning in accordance with the principles of the independent curriculum. </em></p> Amalia Rahmah, Nurhayati Tanjung Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20425 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PUNCAK PERADABAN ISLAM MUGHAL DI INDIA DOMINASI MAYORITAS AGAMA HINDU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20587 <p>Transformasi kesenian Islam merupakan proses panjang yang terjadi melalui interaksi berbagai budaya. Dinasti Mughal di India menjadi salah satu pusat perkembangan kesenian Islam yang sangat berpengaruh, di mana budaya Persia, India, dan Islam berpadu dalam berbagai bentuk seni. Pengaruh ini kemudian menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui jalur perdagangan dan penyebaran agama Islam. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui sejarah berdiri dan perkembangan Dinasti Mughal. Selain itu juga untuk mengetahui kemajuan peradaban dan pemikiran hingga kemunduran pada masa Dinasti Mughal. Peradaban Islam periode klasik-pertengahan merupakan peradaban yang agung. Saat itu tidak ada peradaban lain yang mampu menandingi kebesarannya. Kejayaan Islam dirasakan di berbagai daerah, salah satunya adalah India. Di India, Islam pernah berjaya terbukti dengan banyaknya dinasti-dinasti Islam yang pernah didirikan di sana, misalnya saja Dinasti Mamluk (1206-1290), Dinasti Khalji (1206-1320 M), Dinasti Tugluq (1320-1413 M), dan beberapa dinasti lain. Namun terdapat dinasti yang paling menonjol di India, yakni Dinasti Mughal. Dinasti Mughal merupakan dinasti Islam yang berkuasa di India pada abad ke-16 hingga abad ke-19. Dinasti ini termasuk dalam tiga dinasti besar (Mughal, Turki Utsmani, dan Safawiyah) yang muncul pada masa pertengahan. Dinasti Mughal memiliki peranan besar dalam pengembangan agama Islam di India, mulai dari bidang politik, ekonomi, seni dan budaya, agama, sampai kepada bidang pengetahuannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Dinasti Mughal dalam membangun puncak peradaban Islam di India di tengah dominasi agama Hindu merupakan hasil dari kebijakan pluralisme agama yang inklusif dan toleran.</p> Muhkamat Wawan Suhandi, Ellya Roza, Waldi Saputra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20587 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 EDUKASI HIPERTENSI DI DESA MUHAJIRIN BERBASIS INFUSA SELEDRI, DAGUSIBU DAN TANAMAN OBAT KELUARGA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20477 <p>Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terintegrasi dengan program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi di Desa Muhajirin sebagai tindak lanjut dari hasil survei pendahuluan yang mengungkap masih ditemukannya berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. Permasalahan tersebut terutama berkaitan dengan tingginya risiko penyakit tidak menular, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional, serta belum optimalnya pemanfaatan tanaman obat keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan serta mencegah terjadinya penyakit tidak menular. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi survei awal, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan menerapkan pendekatan partisipatif. Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dengan metode kunjungan rumah ke rumah, edukasi hipertensi yang ditujukan kepada kelompok lanjut usia, penyuluhan Gerakan Keluarga Cerdas Obat (GKCO), serta pengenalan tanaman obat keluarga melalui media leaflet. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat Desa Muhajirin, khususnya kelompok lansia dan keluarga yang berisiko. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait upaya pencegahan penyakit, penerapan penggunaan obat yang rasional, serta pemanfaatan TOGA. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri.</p> <p><em>The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN), integrated with community engagement activities, was carried out by students of the Pharmacy Study Program at the Harapan Ibu Jambi Institute of Health Sciences in Muhajirin Village as a follow-up to the results of a preliminary survey that revealed persistent public health issues within the community. These issues primarily included a high risk of non-communicable diseases, limited public understanding of rational drug use, and suboptimal utilization of family medicinal plants. Through this program, it was expected that community knowledge and awareness would improve in maintaining health and preventing non-communicable diseases. The implementation of the activities followed several stages, namely preliminary survey, planning, implementation, and evaluation, using a participatory approach. The activities conducted included free door-to-door health screenings, hypertension education for the elderly, counseling on the Smart Family Drug Movement (Gerakan Keluarga Cerdas Obat/GKCO), and the introduction of family medicinal plants through leaflet-based education. The primary target of this program was the community of Muhajirin Village, particularly the elderly and high-risk families. The results demonstrated an increase in community understanding of disease prevention efforts, rational drug use, and the utilization of family medicinal plants (TOGA). Therefore, it can be concluded that this program effectively enhanced community awareness and participation in maintaining health independently.</em></p> Rizky Yulion Putra, Ruri Mariska, Ferdinan Sirait, Silvia Wulandari, Salsa Ayu Marita, Jihan Imelda, Aqila Nur Umami, Olivia Paramitha, Intan Rizkya Fitri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20477 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH FINANCIAL KNOWLEDGE DAN PENGGUNAAN QRIS TERHADAP FINANCIAL BEHAVIOR PADA GENERASI Z MELALUI LIFESTYLE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20381 <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap perilaku keuangan, khususnya pada generasi Z sebagai kelompok digital native. Generasi ini tidak hanya merasakan kemudahan akses ke layanan keuangan digital, tetapi juga menghadapi tantangan dalam menjaga pengelolaan keuangan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge dan penggunaan QRIS terhadap financial behavior pada generasi Z melalui lifestyle sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 200 mahasiswa FEBI angkatan 2021–2024. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap lifestyle, sedangkan penggunaan QRIS berpengaruh positif signifikan terhadap lifestyle. financial knowledge berpengaruh positif signifikan terhadap financial behavior, sementara penggunaan QRIS tidak signifikan. Lifestyle berpengaruh positif signifikan terhadap financial behavior, Lifestyle tidak memediasi pengaruh financial knowledge terhadap financial behavior, namun memediasi secara signifikan pengaruh penggunaan QRIS terhadap financial behavior. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan keuangan dan pemanfaatan QRIS secara bijak, Selain itu, penelitian ini menekankan perlunya edukasi keuangan yang disertai dengan pembentukan kebiasaan keuangan yang sehat. Selain itu, temuan ini membuka peluang bagi studi lanjutan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memperkuat keterkaitan antara pengetahuan keuangan, teknologi pembayaran digital, dan perilaku keuangan.</p> <p><em>The evolution of digital technology has brought substantial changes to financial behavior, particularly among Generation Z as a group of digital natives. This generation not only experiences the convenience of accessing digital financial services but also faces challenges in maintaining healthy financial management. This study examines the impact of financial knowledge and QRIS usage on financial behavior among generation Z through lifestyle as an intervening variable. It uses a quantitative method with an explanatory research approach. The data used in this study is primary data obtained through a questionnaire distributed to 200 FEBI students from the 2021–2024 academic years. Data analysis was performed using SmartPLS.The results of the study indicate that financial knowledge does not have a significant effect on lifestyle, while the use of QRIS has a significant positive effect on lifestyle. Financial knowledge has a significant positive effect on financial behavior, while the use of QRIS does not. Lifestyle has a significant positive effect on financial behavior. Lifestyle does not mediate the effect of financial knowledge on financial behavior, but it significantly mediates the effect of QRIS usage on financial behavior. In practice, the results of this study highlight the importance of enhancing financial knowledge and the prudent use of QRIS. Additionally, this study emphasizes the need for financial education accompanied by the formation of healthy financial habits. Furthermore, these findings open up opportunities for future studies to identify other factors that can strengthen the relationship between financial knowledge, digital payment technology, and financial behavior. </em></p> Nadilah Anisah Najjar, Sudirman, Ismawati, Nuraeni Gani, Asyraf Mustamin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20381 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 SANITATION AND WASTE MANAGEMENT IN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG’S POJOK KULINER MAINTENANCE FOR SUSTAINABILITY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20552 <p><em>This study aims to evaluate the sanitation facility management system at the Pojok Kuliner bathroom of Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) by analyzing its infrastructure conditions, water quality, user experiences, and compliance with health and sustainability standards. A qualitative descriptive approach was used with field observations, semi-structured interviews, and laboratory testing of water samples. The data analysis was conducted through data reduction, thematic classification, and conclusion verification techniques. The results revealed that while basic maintenance efforts such as filtration and daily cleaning were in place, water quality remained below acceptable standards, with pH levels of 5.8 and the presence of microbial and chemical contaminants. The bathroom layout lacked inclusivity and accessibility, and no formal complaint mechanism or performance monitoring system was identified. These deficiencies reflect a lack of strategic planning, participatory supervision, and sustainable sanitation practices. The study also found significant user health concerns, especially among female students, linked to exposure to contaminated water. This research highlights the urgent need for an integrated, data-driven sanitation management model in higher education institutions. It contributes a novel evaluative framework that combines facility audit findings, user-based insights, and education management principles to support regulatory compliance, infrastructure improvement, and user wellbeing.</em></p> Renata Asmamatin, Naina Zahra Maulida, Khoiru Akmal, Hinggil Permana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20552 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI METODE SIBERTAJ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN ANAK PANTI ASUHAN HIDAYATULLAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20464 <p>Artikel ini dibuat berdasarkan rendahnya motivasi dan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak-anak di Panti Asuhan Hidayatullah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses implementasi serta apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan metode SIBERTAJ (Simak, Benahi, Repetisi, Tajwid ringkas) di panti asuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif lewat proses observasi dan pendampingan langsung. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu implementasi metode SIBERTAJ sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an untuk anak-anak. Metode menjadi perantara bagi anak-anak untuk memahami materi tajwid, memperbaiki kesalahan baca, serta mengenali huruf hijaiyah. Metode ini juga berdampak secara psikologis melalui pendekatan yang persuasif, praktis, dan nyaman berhasil menumbuhkan rasa percaya diri, semangat, dan membentuk perilaku mandiri. Kesimpulannya, metode SIBERTAJ adalah inovasi dan pendekatan yang berhasil menggabungkan aspek pedagogik dan psikologis sehingga sangat direkomendasikan sebagai media pembinaan Al-Qur’an yang adaptif, efektif, dan menyenangkan.</p> <p><em>This article was written based on the low motivation and ability to read the Qur'an among children at the Hidayatullah Orphanage. The purpose of this study was to determine and describe the implementation process and what are the supporting and inhibiting factors in implementing the SIBERTAJ method (Simak, Benahi, Repetisi, Tajwid singkat) in the orphanage. The method used in this study is descriptive qualitative through the process of observation and direct guidance. The results obtained in this study are that the implementation of the SIBERTAJ method is very effective in improving the ability to read the Qur'an for children. The method becomes an intermediary for children to understand the tajwid material, correct reading errors, and recognize the hijaiyah letters. This method also has a psychological impact through a persuasive, practical, and comfortable approach that successfully fosters self-confidence, enthusiasm, and forms independent behavior. In conclusion, the SIBERTAJ method is an innovation and approach that successfully combines pedagogical and psychological aspects so that it is highly recommended as a medium for fostering the Qur'an that is adaptive, effective, and enjoyable.</em></p> Nursyamsa Azzahiru, Fahimah Ad Dini Adison, Angel Dwi Putri Adelia, Venny Marchella, Sarah Aprilita, Amirah Andika Rifdayanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20464 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGUNAAN PRODUK PERBANKAN SYARIAH DI DESA BADAK TEKURUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20521 <p>Rendahnya tingkat penggunaan produk perbankan syariah di wilayah pedesaan masih menjadi permasalahan penting, meskipun mayoritas masyarakat beragama Islam dan memiliki akses terhadap lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan tingkat pendidikan terhadap keputusan penggunaan produk perbankan syariah pada masyarakat Desa Badak Tekurung, Kabupaten Merangin. Penelitian ini didasarkan pada Theory of Planned Behavior yang menjelaskan bahwa keputusan individu dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat desa dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan produk perbankan syariah, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan kualitas pendidikan masyarakat berperan penting dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah di wilayah pedesaan.</p> <p><em>The low level of utilization of Islamic banking products in rural areas remains a significant issue, despite the majority of the population being Muslim and having access to Islamic financial institutions. This study aims to analyze the effect of financial literacy and education level on the decision to use Islamic banking products among the community of Badak Tekurung Village, Merangin Regency. The study is based on the Theory of Planned Behavior, which explains that individual decisions are influenced by attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control. This research employs a quantitative approach with an associative research design. Data were collected through the distribution of questionnaires to village residents and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that financial literacy and education level have a positive and significant effect on the decision to use Islamic banking products, both partially and simultaneously. These findings suggest that improving Islamic financial literacy and the quality of education plays an important role in enhancing Islamic financial inclusion in rural areas.</em></p> Ayu Karlina, Fauzan Ramli, Muhamad Subhan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20521 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENDAPATAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20462 <p>Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis signifikansi pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner yang diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²).Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan dinyatakan valid karena memiliki nilai signifikansi &lt; 0,05. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha &gt; 0,6 yang berarti seluruh variabel reliabel. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa model regresi bebas dari pelanggaran asumsi klasik. Hasil analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y =0,535 + 1202,806, X1 + 1000,661 X2&nbsp; + 1559,502+e di mana Y merupakan perilaku keuangan, X₁ literasi keuangan, X₂ pendapatan, dan X₃ gaya hidup. Hasil uji t menunjukkan bahwa literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Hasil uji F menunjukkan bahwa model penelitian layak digunakan untuk memprediksi perilaku keuangan. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup mampu menjelaskan perilaku keuangan sebesar 86,7%, sedangkan sisanya 13,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.</p> <p><em>This research was conducted on students of the Faculty of Economics and Business, Slamet Riyadi University, Surakarta. The purpose of this study is to analyze the significance of the influence of financial literacy, income, and lifestyle on students’ financial behavior. The type of data used in this study is quantitative data. The source of data is primary data obtained through questionnaires tested using validity and reliability tests. The population in this study consists of all active students of the Faculty of Economics and Business, Slamet Riyadi University, Surakarta. The sample used in this study amounted to 100 respondents, determined using the Slovin formula and purposive sampling method. The data analysis techniques used include descriptive analysis, classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests), multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination (R²).The results of the validity test show that all statement items are valid because they have a significance value of &lt; 0.05. The reliability test results show that all variables are reliable with a Cronbach’s Alpha value greater than 0.6. The classical assumption test results indicate that the regression model meets the classical assumptions. The results of the multiple linear regression analysis produced the equation: Y=0.535+1202.806X1+1000.661X2+1559.502X3+e. where Y represents financial behavior, X₁ is financial literacy, X₂ is income, and X₃ is lifestyle. The t-test results show that financial literacy, income, and lifestyle have a positive and significant effect on students’ financial behavior in the Faculty of Economics and Business, Slamet Riyadi University, Surakarta. The F-test results indicate that the regression model is appropriate for predicting financial behavior. The coefficient of determination (R²) shows that financial literacy, income, and lifestyle variables explain 86.7% of students’ financial behavior, while the remaining 13.3% is explained by other variables outside this study.</em></p> Ayub Adimas Lamandanu, Rina Susanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20462 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ORIENTASI KARIER SEBAGAI ALASAN TIDAK MENIKAH: KAJIAN ETIKA DAN KONSEP PERNIKAHAN DALAM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20631 <p>Fenomena penundaan bahkan penghindaran dari pernikahan akibat fokus pada karir semakin tampak di generasi muda, terutama di kalangan perempuan Muslim di perkotaan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji alasan yang mendasari orientasi karir sebagai latar belakang keputusan untuk tidak menikah dan menganalisisnya dengan sudut pandang etika serta pemahaman mengenai pernikahan dalam ajaran Islam. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis melalui pengumpulan data di lapangan. Data primer didapatkan melalui wawancara mendalam dengan seorang perempuan Muslim yang berada di usia dewasa awal dan secara sadar memilih untuk tidak menikah demi fokus pada pengembangan karirnya. Selanjurnya, data dianalisis melalui beberapa proses, seperti reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan dengan menghubungkan hasil empiris dengan konsep pernikahan menurut Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keputusan subjek untuk tidak menikah dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti keinginan untuk mencapai kemandirian finansial, kekhawatiran akan konflik antara pekerjaan dan tanggung jawab rumah tangga, pengalaman melihat ketidakharmonisan dalam pernikahan di sekitarnya, serta kebutuhan akan kebebasan untuk menentukan pilihan hidup. Dari sudut pandang Islam, pernikahan adalah sunnah yang sangat dianjurkan, dengan tujuan untuk menjaga keturunan, menciptakan ketenangan, serta membangun keteraturan sosial. Namun, dalam fikih, hukum tentang menikah dapat berbeda-beda berdasarkan keadaan individu, sehingga memilih untuk tidak menikah masih bisa dipertimbangkan asalkan seseorang dapat menjaga diri dari hal-hal yang dilarang. Penelitian ini menegaskan bahwa fenomena orientasi karir sebagai alasan untuk tidak menikah merupakan dinamika sosial yang harus dipahami secara menyeluruh melalui pendekatan sosiologis, psikologis, dan etika dalam Islam.</p> <p><em>The phenomenon of delaying or even avoiding marriage due to a focus on career is increasingly evident among young people, especially Muslim women in urban areas. This study aims to examine the underlying reasons for career orientation as a basis for the decision not to marry and to analyze it from the perspective of ethics and the understanding of marriage in Islamic teachings. This research employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method through field data collection. Primary data were obtained through in-depth interviews with a Muslim woman in early adulthood who consciously chooses not to marry in order to focus on her career development. The data were then analyzed through several processes, including data reduction, information presentation, and conclusion drawing by connecting empirical findings with the concept of marriage according to Islam. The study’s findings indicate that the subject’s decision not to marry is influenced by various factors, such as the desire to achieve financial independence, concerns about conflicts between work and household responsibilities, experiences of observing disharmony in marriages around her, and the need for freedom to make life choices. From an Islamic perspective, marriage is a highly recommended sunnah, aimed at preserving lineage, creating tranquility, and establishing social order. However, in fiqh, the ruling on marriage can vary depending on individual circumstances, so choosing not to marry can still be considered permissible as long as one is able to safeguard oneself from prohibited actions. This study emphasizes that the phenomenon of career orientation as a reason for not marrying represents a social dynamic that must be understood comprehensively through sociological, psychological, and ethical approaches within Islam.</em></p> Nurul Azmira Pane, Nazwa Azzahra, Fayyadhina Putri Laila Hrp, Muhammad Rasyid Mondol, Hapni Laila Siregar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20631 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PEMBIAYAAN MUDHARABAH, MUSYARAKAH, DAN MURABAHAH TERHADAP PROFITABILITAS STUDI PADA BANK MUAMALAT INDONESIA TBK TAHUN 2017-2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20494 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, dan Murabahah terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia Tbk periode 2017–2024. Profitabilitas diukur menggunakan indikator Return on Assets (ROA). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, sedangkan pembiayaan Murabahah berpengaruh positif. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas Bank Muamalat lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar volume pembiayaan, seperti efisiensi operasional, kualitas aset, serta manajemen risiko. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur perbankan syariah serta menjadi bahan evaluasi bagi manajemen bank dalam mengoptimalkan strategi pembiayaan.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of Mudharabah, Musyarakah, and Murabahah financing on the profitability of Bank Muamalat Indonesia Tbk for the 2017–2024 period. Profitability is measured using the Return on Assets (ROA) indicator. The research method used is quantitative with a multiple linear regression approach. Secondary data was obtained from Bank Muamalat Indonesia's annual financial reports. The results indicate that partially, Mudharabah and Musyarakah financing have a negative effect on profitability, while Murabahah financing has a positive effect. However, simultaneously, these three variables do not have a significant effect on bank profitability. This finding confirms that Bank Muamalat's profitability is more influenced by factors other than financing volume, such as operational efficiency, asset quality, and risk management. This research is expected to contribute to the development of Islamic banking literature and provide evaluation material for bank management in optimizing financing strategies.</em></p> Delima Wardhatunnisa, Erwin Saputra Siregar, Puteri Anggi Lubis Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20494 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 KKN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM STUDI FARMASI “PEMBUATAN MINYAK GOSOK HERBAL BERBAHAN VCO DAN JAHE MERAH BERKHASIAT” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20430 <p>Kegiatan pengabdian di Desa Maro Sebo bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pembuatan minyak gosok herbal jahe merah sebagai pemanfaatan tanaman lokal. Sosialisasi dilaksanakan di RT 05 dan RT 06 pada Januari 2026 melalui metode ceramah dan diskusi. Pembuatan dilakukan dengan mencampurkan 60gram jahe merah dan 40gram Virgin Coconut Oil (VCO) hingga menghasilkan 100 ml sediaan. Minyak gosok herbal jahe merah bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri otot, pegal linu, melancarkan peredaran darah, serta memberikan sensasi hangat dan nyaman pada tubuh. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai produk herbal bernilai guna.</p> <p><em>Community service activities in Maro Sebo Village aimed to educate the community about making red ginger herbal massage oil using local plants. Outreach activities were conducted in neighborhood units (RT) 5 and 6 in January 2026 through lectures and discussions. The mixture consisted of 60 grams of red ginger and 40 grams of Virgin Coconut Oil (VCO) to produce 100 ml of the product.Red ginger herbal massage oil is beneficial for relieving muscle pain and aches, improving blood circulation, and providing a warm and comfortable sensation. This activity increased community awareness and encouraged the use of family medicinal plants as valuable herbal products.</em></p> Nurhayati, Lady Diah Tribuana, Zahra Fitriani, Sakia Sofia Dewi, Weni Marselena, Zahra Budiasih, Namira Anjani R, Nadia Zahara, M. Fahrouk Alfarizi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20430 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PERAN MASJID QUBA DALAM PEMBENTUKAN PERADABAN ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20588 <p>Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad setelah peristiwa Hijrah pada tahun 622 M. Keberadaan masjid ini tidak hanya memiliki fungsi religius sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk struktur sosial, pendidikan, dan peradaban masyarakat Muslim awal di Madinah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Masjid Quba sebagai pusat peradaban Islam pada masa awal perkembangan masyarakat Muslim. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan analisis historis dan sosiologis. Data diperoleh dari kitab sejarah klasik, buku akademik, serta artikel jurnal internasional yang terindeks Scopus dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Quba memiliki fungsi multidimensional sebagai pusat ibadah, pendidikan, integrasi sosial, dan pembentukan identitas komunitas Muslim. Model fungsi masjid yang berkembang di Masjid Quba kemudian menjadi dasar bagi perkembangan institusi sosial dan pendidikan dalam peradaban Islam. Oleh karena itu, konsep masjid sebagai pusat peradaban yang dicontohkan oleh Masjid Quba masih relevan untuk dikembangkan dalam konteks masyarakat Muslim modern.</p> <p><em>The Quba Mosque was the first mosque built by the Prophet Muhammad after the Hijrah event in 622 AD. The existence of this mosque not only has a religious function as a place of worship, but also has a strategic role in shaping the social, educational, and civilizational structure of the early Muslim community in Medina. This study aims to analyze the role of the Quba Mosque as the center of Islamic civilization in the early days of the development of Muslim society. The research method uses a qualitative approach through literature study with historical and sociological analysis. Data were obtained from classic history books, academic books, and international journal articles indexed by Scopus and Google Scholar. The results of the study show that the Quba Mosque has a multidimensional function as a center of worship, education, social integration, and the formation of the identity of the Muslim community. The model of mosque function that developed in the Quba Mosque later became the basis for the development of social and educational institutions in Islamic civilization. Therefore, the concept of the mosque as the center of civilization exemplified by the Quba Mosque is still relevant to be developed in the context of modern Muslim society.</em></p> Iwendri Bin Idrus, Ellya Roza, Waldi Saputra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20588 Sat, 04 Apr 2026 00:00:00 +0000 ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PENERAPAN TERAPI HANDICRAFT ‘MERONCE’ TERHADAP MASALAH HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANGAN MANDAU 1 RS JIWA TAMPAN PROVINSI RIAU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20486 <p>Halusinasi pendengaran merupakan gejala positif yang paling sering ditemukan pada pasien skizofrenia dan dapat berdampak pada perilaku agresif, isolasi sosial, serta penurunan kemampuan fungsi sehari-hari. Penatalaksanaan halusinasi tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga memerlukan intervensi nonfarmakologis sebagai terapi pendamping. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan adalah terapi handicraft “meronce” sebagai bagian dari terapi okupasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan jiwa berbasis Evidence Based Practice (EBP) melalui terapi meronce terhadap penurunan frekuensi halusinasi pendengaran di Ruangan Mandau 1 RSJ Tampan Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan diagnosa gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Intervensi dilakukan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 18–20 Desember 2025, dengan durasi 30 menit setiap sesi Evaluasi menggunakan menggunakan format buku SAK dan SOAP. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan intensitas gejala halusinasi setelah penerapan terapi meronce. Pada hari ketiga, kedua pasien melaporkan frekuensi halusinasi berkurang dibandingkan sebelum intervensi, pasien tampak lebih fokus, mampu mengalihkan perhatian dari stimulus internal, serta menunjukkan penurunan perilaku melamun, mondar-mandir, dan berbicara sendiri. Meskipun halusinasi belum sepenuhnya hilang. Disimpulkan bahwa terapi handicraft meronce efektif sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam membantu menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar terapi meronce dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi rutin dalam asuhan keperawatan jiwa di ruang rawat inap, serta dikembangkan lebih lanjut pada.</p> <p><em>Auditory hallucinations are the most common positive symptoms found in patients with schizophrenia and can lead to aggressive behavior, social isolation, and decreased ability to perform daily activities. The management of hallucinations is not only carried out pharmacologically but also requires non-pharmacological interventions as complementary therapy. One intervention that can be applied is handicraft therapy “beading” (meronce) as part of occupational therapy. This study aimed to describe the implementation of Evidence-Based Practice (EBP)-based psychiatric nursing care through beading therapy in reducing the frequency of auditory hallucinations in Mandau 1 Ward at RSJ Tampan, Riau Province. The method used was a descriptive case study with the nursing diagnosis of sensory perception disturbance: auditory hallucinations. The intervention was conducted over three days, from December 18–20, 2025, with a duration of 30 minutes for each session. Evaluation was carried out using the SAK and SOAP documentation formats. The results showed a decrease in the frequency and intensity of hallucinatory symptoms after the implementation of beading therapy. On the third day, both patients reported a reduced frequency of hallucinations compared to before the intervention. Patients appeared more focused, were able to divert attention from internal stimuli, and showed a decrease in daydreaming, pacing, and talking to themselves, although the hallucinations had not completely disappeared. It can be concluded that handicraft beading therapy is effective as a complementary non-pharmacological intervention in helping to reduce the frequency of auditory hallucinations. The recommendation from this study is that beading therapy can be implemented as a routine intervention in psychiatric inpatient nursing care and further developed in broader clinical settings.</em></p> Dewi Marsela, M. Zul'Irfan, Rina Herniyanti, Afrida Sriyani Harahap Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20486 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA TOKO SEMBAKO RAMMA DI HINDOLI KECAMATAN SUNGAI LILIN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20395 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya pemahaman pedagang dalam menerapkan strategi pemasaran syariah secara menyeluruh, serta kecenderungan pedagang yang lebih berorientasi pada keuntungan semata dalam meningkatkan penjualan. Padahal, dalam perspektif ekonomi syariah, aktivitas pemasaran tidak hanya bertujuan memperoleh profit, tetapi juga harus berlandaskan nilai ketuhanan, etika, keadilan, dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pemasaran syariah berdasarkan prinsip Rabbaniyyah, Akhlaqiyyah, Al-Waqi’iyyah, dan Insaniyyah pada Toko Sembako Ramma di Hindoli Kecamatan Sungai Lilin, serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan penjualan dan kepercayaan konsumen, termasuk kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik usaha dan konsumen Toko Sembako Ramma. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mengaitkan temuan lapangan dengan teori pemasaran syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran syariah telah dilakukan melalui upaya menjaga kehalalan produk, kejujuran dalam transaksi, penetapan harga yang wajar, serta pelayanan yang ramah dan tidak diskriminatif. Penerapan prinsip-prinsip tersebut berdampak positif terhadap peningkatan penjualan dan terbentuknya kepercayaan serta loyalitas konsumen. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman mendalam mengenai konsep pemasaran syariah dan perlunya peningkatan konsistensi dalam pelayanan. Secara keseluruhan, strategi pemasaran syariah yang diterapkan berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha serta terciptanya hubungan jangka panjang antara pelaku usaha dan konsumen.</p> <p><em>This study is motivated by the limited understanding of traders in implementing Islamic marketing strategies comprehensively, as well as the tendency to focus solely on profit in increasing sales. In Islamic economic perspective, marketing activities are not only aimed at generating profit but must also be based on divine values, ethics, justice, and public welfare. This research aims to analyze the implementation of Islamic marketing strategies based on the principles of Rabbaniyyah (divinity), Akhlaqiyyah (ethics), Al-Waqi’iyyah (realism), and Insaniyyah (humanism) at Ramma Grocery Store in Hindoli, Sungai Lilin District, and to examine their impact on sales growth and consumer trust, including the obstacles faced in their implementation. This research uses a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of the business owner and customers of Ramma Grocery Store. The data were analyzed descriptively by relating field findings to Islamic marketing theory. The results indicate that the implementation of Islamic marketing strategies has been carried out through maintaining halal products, honesty in transactions, fair pricing, and friendly, non-discriminatory service. These principles have positively contributed to increased sales and the development of consumer trust and loyalty. However, there are still challenges, such as limited in-depth understanding of Islamic marketing concepts and the need for consistency in service quality. Overall, the implementation of Islamic marketing strategies supports business sustainability and strengthens long-term relationships between the business owner and consumers. </em></p> Neneng Sudharyati, Ahsan Putra Hafiz, Meliana Sari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20395 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BIKA AMBON NASYWA DI JALAN BINJAI KM 10 DELI SERDANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20580 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Harga dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen Bika Ambon Nasywa di Jalan Binjai Km 10 Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah&nbsp; Bika Ambon Nasywa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan menyebarkan kusioner. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan non probabilty sampling yaitu dengan jenis pengambilan data purposive sampling yaitu dengan kriteria sebagai berikut, bersedia untuk dijadikan sampel, mampu berkomunikasi dengan baik dan jelas. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden atau populasi.&nbsp;&nbsp; Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan uji t dan uji F serta koefisien determinasi. Alat bantu pengolahan data yang digunakan adalah SPSS versi 25. &nbsp;Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Harga (X1) memiliki dengan nilai signifikansi 0,008 &lt; dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Harga (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Kepuasan Konsumen, serta variabel Kualitas Produk (X2) dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen&nbsp; Bika Ambon Nasywa. Secara simultan, hasil uji F dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Harga dan Kualitas Produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen&nbsp; Bika Ambon Nasywa. Nilai RSquare variabel bebas sebesar 89,7% dalam mempengaruhi variabel terikat Kepuasan Konsumen Bika Ambon Nasywa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p> Alya Hardika, Amirudin, Uswatun Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpii/article/view/20580 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000