PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP IMPLEMENTASI SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR MELALUI LAYANAN DRIVE-THRU TERHADAP KEPUASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH STAF DAN KOMANDO ANGKATAN LAUT (SESKOAL)

Penulis

  • Alif Deva Mahendra Universitas Kristen Indonesia
  • Juaniva Sidharta Universitas Kristen Indonesia
  • Desideria Regina Universitas Kristen Indonesia

Kata Kunci:

Drive-Thru, Implementasi, Kepuasan, Pajak, PKB

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi wajib pajak atas penerapan sistem pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui layanan drive-thru terhadap kepuasan wajib pajak di lingkungan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SESKOAL). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB, terutama disebabkan oleh keterbatasan dalam pelayanan konvensional seperti antrian yang panjang dan lambatnya proses administrasi. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 83 responden yang merupakan wajib pajak aktif dan pengguna layanan drive-thru di SESKOAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pemungutan PKB secara langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak (nilai signifikansi 0,134), sedangkan layanan drive-thru berpengaruh signifikan dan positif (nilai signifikansi 0,000) dengan kontribusi sebesar 43,1% terhadap kepuasan wajib pajak. Analisis jalur menunjukkan bahwa layanan drive-thru berfungsi sebagai variabel intervening dengan pengaruh tidak langsung sebesar 0,332, yang lebih tinggi daripada pengaruh langsung sebesar 0,166. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi layanan drive-thru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung efektivitas pemungutan PKB. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan sistem perpajakan melalui inovasi layanan dan memberikan masukan praktis bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah dan kepuasan publik melalui digitalisasi layanan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis untuk merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif yang memenuhi kebutuhan wajib pajak.

This study aims to analyze the influence of the taxpayer perceptions on the implementation of the Motor Vehiche Tax (PKB) collection system through the drive-thru service on taxpayer satisfaction in the environment of the Indonesian Navy’s Staff and Comamand School (SESKOAL). The background of the study is based on the low compliance rate of the public in paying PKB, primarily due to limitations in conventional services such as long queues and slow administrative processes. A descriptive quantitative approach was used, with data collected through questionnaires distributed to 83 respondents who are active taxpayers and users of the drive-thru service at SESKOAL. The results show that the direct implementation of the PKB collection system does not significantly affect taxpayer satisfaction (significance value 0.134), while the drive-thru service has a significant and positive effect (Significance value 0.000) contributing 43.1% to taxpayer satisfaction. Path analysis reveals that the drive-thru service functions as an intervening variabel with an indirect effect of 0.332, which is higher than the direct effect of 0.166. These findings indicate that optimizing the drive-thru service is crucial to improving the quality of public services and supporting the effevtiveness of PKB collection. This study contributes theoretically to the development of taxation systems through service innovation and provides practical input for government agencies in enhancing regional revenue and public satisfaction through service digitalization. The research findings are expected to serve as a strategic reference for formulating more efficient and responsive public service policies that meet the needs of taxpayers.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30