ANALISIS TEORETIS PERENCANAAN DAN REKRUTMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA INDUSTRI KULINER CEPAT SAJI
(Studi Konseptual Pada Mie Gacoan)
Kata Kunci:
SDM, Rekrutmen, Ekspansi, Standardisasi, Fast-Food, KulturAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perencanaan dan rekrutmen sumber daya manusia (SDM) pada industri kuliner cepat saji berbasis ekspansi masif, dengan fokus pada model HRM yang diterapkan oleh Mie Gacoan. Penelitian menggunakan metode studi konseptual dengan analisis terhadap jurnal ilmiah, dokumen perusahaan, dan literatur manajemen SDM terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mie Gacoan menerapkan strategic anticipatory HRM, yaitu perencanaan dan rekrutmen SDM yang dilakukan secara prediktif dan massal sebelum pembukaan outlet baru. Pendekatan ini berbeda dari restoran tradisional yang bersifat reaktif dan individual‐based hiring. Mekanisme mass recruitment terpusat dan pelatihan pra-operasional memungkinkan terbentuknya kultur operasional yang homogen, replikasi layanan yang konsisten, serta kesiapan ekspansi cepat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan ekspansi Mie Gacoan tidak hanya ditentukan oleh inovasi produk atau promosi, tetapi oleh desain sistem SDM yang scalable dan terstandar. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model HRM berbasis culture-engineered scalability sebagai fondasi utama ekspansi industri kuliner cepat saji di Indonesia.
This study aims to analyze human resource planning and recruitment strategies in the fast-food industry with rapid expansion dynamics, focusing on the HRM model implemented by Mie Gacoan. A conceptual study method was employed by analyzing scientific journals, company documents, and contemporary HRM literature. The findings reveal that Mie Gacoan adopts a strategic anticipatory HRM approach, in which workforce planning and recruitment are conducted predictively and in mass prior to the opening of new outlets. This approach differs from traditional restaurants that rely on reactive and individual-based hiring. Centralized mass recruitment and pre-operational training enable the formation of a homogeneous operational culture, consistent service replication, and accelerated expansion readiness. The results confirm that Mie Gacoan’s success is not solely driven by product innovation or marketing, but by a scalable and standardized HR system. This study recommends the development of a culture-engineered scalability HRM model as a strategic foundation for fast-food industry expansion in Indonesia.



