ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM “RUMAH UNTUK ALIE” KARYA LEEN LIU
Kata Kunci:
Pragmatik, Tindak Tutur Direktif, Rumah Untuk AlieAbstrak
Salah satu bidang ilmu bahasa yang disebut pragmatik mempelajari makna tuturan. Tindakan tutur adalah salah satu topik diskusi kajian pragmatikTindak tutur lokusi merujuk pada tindakan atau maksud yang menyertai pengungkapan bahasa melalui suatu ujaran. Yang disebut tindak tutur direktif adalah tuturan yang dimaksudkan untuk memengaruhi mitra tutur agar melakukan berbagai tindakan, misalnya memerintah, menasehati, memohon, memaksa, atau merekomendasikan sesuatu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan dilaksanakan menggunakan metode simak-catat. Peneliti menggunakan film "Rumah Untuk Alie" karya Leen Liu sebagai sumber data. Peneliti mentranskrip ucapan dalam film dan menganalisis mana yang merupakan ucapan direktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 ucapan direktif dalam film "Rumah Untuk Alie".
One of the branches of linguistics, called pragmatics, studies the meaning of utterances. Speech acts are one of the main topics discussed in pragmatic studies. A locutionary act refers to the action or intention that accompanies the expression of language through an utterance. A directive speech act is defined as an utterance intended to influence the listener to perform certain actions, such as commanding, advising, requesting, coercing, or recommending something.This study employed a qualitative approach and was conducted using the observe-and-note (simak-catat) method. The researcher used the film "Rumah Untuk Alie" by Leen Liu as the data source. The researcher transcribed the utterances in the film and analyzed which ones were directive utterances. The results of the study showed that there were 28 directive utterances in the film "Rumah Untuk Alie”.



