SPIRITUALITAS: MUJAHADAH AL-QUR’AN DAN PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA
Kata Kunci:
Mujahadah, Al-Qur’an, Spiritualitas, Sumber Daya Manusia, Etos Kerja IslamiAbstrak
Artikel ini mengkaji relevansi konsep mujahadah Al-Qur’an dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, beretika, dan berdaya saing. Mujahadah bermakna perjuangan sungguh-sungguh melawan hawa nafsu dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka terhadap literatur tafsir, tasawuf, dan teori pengembangan SDM modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai mujahadah seperti kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter unggul dan etos kerja Islami. Spiritualitas berbasis Al-Qur’an ini berperan signifikan dalam membentuk SDM yang tangguh secara moral dan professional.
This article examines the relevance of the mujahadah Al-Qur’an concept in strengthening human resources (HR) characterized by ethics, morality, and competitiveness. Mujahadah refers to the sincere struggle against one’s desires to attain closeness to God. This qualitative library research analyzes classical Sufi literature, Quranic interpretations, and modern HR development theories. Findings indicate that mujahadah values such as patience, sincerity, and self-control are essential foundations for developing ethical character and Islamic work ethics. Quranic spirituality serves as a moral-spiritual framework for sustainable HR excellence.



