PENGARUH IDENTITAS VIRTUAL DAN IDENTITAS NYATA DI INSTAGRAM TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI GENERASI Z DALAM BERKOMUNIKASI PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI

Penulis

  • Nanda Nur Fiana Universitas Islam Syekh - Yusuf Tangerang
  • Indah Yunia Putri Universitas Islam Syekh - Yusuf Tangerang
  • Putri Ramadhaniyah Universitas Islam Syekh - Yusuf Tangerang
  • Fany Rahmadany Universitas Islam Syekh - Yusuf Tangerang

Kata Kunci:

Identitas Digital, Identitas Asli, Instagram, Rasa Percaya Diri, Generasi Z

Abstrak

Platform media sosial, terutama Instagram, telah membentuk ruang baru bagi generasi Z untuk menunjukkan bagian dari diri mereka. Banyak kali, cara seseorang menampilkan identitas di media sosial tidak sesuai dengan siapa mereka sebenarnya dalam kehidupan nyata. Perbedaan ini bisa memengaruhi kemampuan seseorang dalam merasa percaya diri saat berinteraksi, baik secara online maupun langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana identitas digital dan identitas asli di Instagram mempengaruhi rasa percaya diri generasi Z dalam berkomunikasi, khususnya di kalangan mahasiswa ilmu komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara memberikan kuesioner kepada 80 mahasiswa aktif jurusan ilmu komunikasi yang sering menggunakan Instagram. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa uji, yaitu uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, serta pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat penelitian yang digunakan valid dan dapat dipercaya, data memiliki distribusi normal, serta terdapat hubungan linier antara variabel yang dianalisis. Dengan demikian, identitas digital dan identitas asli memang berpengaruh terhadap rasa percaya diri generasi Z dalam berkomunikasi.

Social media platforms, especially instagram, have created a new space for generation z to express parts of themselves. often, the way individuals present their identity on social media does not align with who they truly are in real life. this difference can influence a person’s ability to feel confident when interacting, both online and face to face. this study aims to examine how digital identity and real identity on instagram affect the self-confidence of generation z in communication, particularly among communication science students. this research employs a quantitative method by distributing questionnaires to 80 active communication science students who frequently use instagram. the collected data were then analyzed through validity testing, reliability testing, normality testing, and classical assumption tests. the results indicate that the research instruments used are valid and reliable, the data are normally distributed, and there is a linear relationship between the variables analyzed. therefore, digital identity and real identity do have an influence on the self-confidence of generation z in communication.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30