ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KENDALA UMKM ES TEH POCI

Penulis

  • Muhammad Fadhlan Ramdhani Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Rifqi Musyaffa Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Hanum Zalfa Muliana Wijaya Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Indra Jaya Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Ujang Suherman Universitas Buana Perjuangan Karawang

Kata Kunci:

Pengambilan Keputusan, UMKM, Es Teh Poci, Pemasaran, Kendala Usaha

Abstrak

Usaha   Mikro,   Kecil,   dan   Menengah   (UMKM)   sering   menghadapi berbagai  kendala  operasional,  salah  satunya  adalah  rendahnya  tingkat kunjungan   pelanggan   yang   berdampak   pada   penurunan   penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pelaku UMKM Es Teh Poci dalam menghadapi kendala usaha berupa menurunnya jumlah pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan explanatory survey, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi aktivitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM meliputi pengelolaan tenaga kerja yang belum efisien, keterbatasan modal untuk inovasi dan promosi, ketidakstabilan pasokan bahan baku, serta lemahnya strategi pemasaran digital. Pengambilan keputusan sering dilakukan berdasarkan intuisi tanpa analisis pasar yang mendalam, sehingga berdampak pada kurang optimalnya strategi penjualan. Kesimpulannya, keputusan manajerial perlu didukung oleh data penjualan, tren konsumen, serta inovasi produk agar UMKM dapat bertahan di tengah persaingan. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan analisis bisnis dan digital marketing bagi pelaku UMKM minuman di daerah Karawang

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face various operational obstacles, one of which is the low level of customer visits which has an impact on declining sales. This study aims to analyze the decision-making made by Ice Tea Poci MSME actors in facing business obstacles in the form of declining customer numbers. This research uses a qualitative method with an explanatory survey approach, where data is obtained through interviews, direct observations, and documentation of business activities. The results of the study show that the main obstacles faced by MSME actors include inefficient labor management, limited capital for innovation and promotion, instability in the supply of raw materials, and weak digital marketing strategies. Decision-making is often done based on intuition without in-depth market analysis, resulting in a less optimal sales strategy. In conclusion, managerial decisions need to be supported by sales data, consumer trends, and product innovations so that MSMEs can survive in the midst of competition. The implications of this study show the need to improve business analysis and digital marketing skills for beverage MSME actors in the Karawang area.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30