MODEL BERPUSAT PADA MASALAH (PROBLEMCENTERED APPROACH)
Kata Kunci:
Model Berpusat Pada Masalah (Problemcentered Approach)Abstrak
Model berpusat pada masalah merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan masalah autentik sebagai titik awal proses belajar untuk mendorong siswa membangun pengetahuan melalui aktivitas penyelidikan, analisis, dan pemecahan masalah. Pendekatan ini berlandaskan konstruktivisme, di mana siswa secara aktif mengaitkan pengalaman sebelumnya dengan informasi baru untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengidentifikasi kebutuhan belajar, merumuskan strategi pemecahan masalah, serta mengevaluasi solusi yang dihasilkan. Melalui proses ini, siswa tidak hanya memperoleh penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Model berpusat pada masalah terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar karena memberikan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna, meskipun penerapannya membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang. Pendekatan ini menjadi salah satu strategi pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar di berbagai jenjang pendidikan.
The problem-centered approach is a learning model that positions authentic problems as the starting point of the learning process to encourage students to construct knowledge through investigation, analysis, and problem-solving activities. Rooted in constructivist principles, this approach engages students in connecting prior experiences with new information to achieve deeper understanding. The teacher acts as a facilitator who guides students in identifying learning needs, formulating problem-solving strategies, and evaluating the solutions they generate. Through this process, students not only gain conceptual mastery but also develop critical, creative, collaborative, and communicative skills. The problem-centered approach has proven effective in increasing learning motivation by providing meaningful and relevant learning experiences, although its implementation requires careful planning and sufficient time. This approach serves as an innovative instructional strategy that enhances both the quality of learning processes and outcomes across various educational levels.



