KONTRIBUSI EKOSISTEM TUMBUHAN ASLI DALAM MENDUKUNG FUNGSI EKOLOGIS DAN JASA LINGKUNGAN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Kata Kunci:
Tumbuhan Asli, Fungsi Ekologis, Jasa Lingkungan, Kelapa SawitAbstrak
Ekspansi besar-besaran perkebunan kelapa sawit di kawasan tropis selama beberapa dekade terakhir telah menimbulkan berbagai persoalan ekologis, mulai dari hilangnya keanekaragaman hayati hingga menurunnya kualitas lingkungan hidup. Di tengah dominasi sistem monokultur yang berorientasi pada produktivitas ekonomi, keberadaan tumbuhan asli sering kali terpinggirkan, padahal memiliki potensi besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berupaya mengkaji secara kritis kontribusi ekosistem tumbuhan asli dalam mendukung fungsi ekologis dan jasa lingkungan di perkebunan kelapa sawit. Melalui telaah pustaka dan analisis tematik terhadap berbagai hasil penelitian di kawasan Asia Tenggara, ditemukan bahwa vegetasi asli berperan penting dalam memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, menjaga siklus air, serta menyediakan habitat alami bagi satwa lokal yang berperan dalam penyerbukan dan pengendalian hama. Selain itu, tumbuhan asli berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon dan stabilisasi mikroklimat di sekitar kebun. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan industri kelapa sawit tidak dapat hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kemampuan sistemnya menjaga keseimbangan ekologis. Oleh karena itu, integrasi tumbuhan asli dalam manajemen perkebunan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem produksi yang lebih adil terhadap lingkungan dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
The large-scale expansion of oil palm plantations across tropical regions has long raised ecological concerns, including biodiversity loss, soil degradation, and disruption of local ecosystems. Within this context, native plant species are often marginalized in favor of monoculture practices that prioritize short-term productivity over long-term sustainability. This research method uses a descriptive qualitative approach, examines the contribution of native plant ecosystems in supporting ecological functions and ecosystem services within oil palm landscapes. Based on a comprehensive literature review and thematic analysis of research conducted in Southeast Asia, the findings indicate that native vegetation plays a crucial role in improving soil fertility, regulating water cycles, and providing natural habitats for local fauna that contribute to pollination and pest control. Moreover, native plants aid in climate change mitigation through carbon sequestration and the stabilization of microclimatic conditions. These insights highlight that the sustainability of the oil palm industry should not be assessed solely by its economic output but by its ecological resilience and environmental responsibility. Integrating native plant ecosystems into plantation management is therefore a strategic step toward creating a more just, balanced, and sustainable production system for the future.



