PENGEMBANGAN BUTIR SOAL SIKAP UNTUK PENILAIAN AFEKTIF DI SEKOLAH
Kata Kunci:
Penilaian Afektif, Domain Afektif, Butir Soal Sikap, Sekolah DasarAbstrak
This study examines attitude development through attitude items, as a tool for evaluating the affective domain of elementary school students. Assessing students' attitudes, values, interests, and behavior towards learning materials is an important part of the educational process. The purpose of this article is to explain what affective assessment is, why affective assessment is important, its types, the different levels in the affective domain, and how to create affective assessment tools, including the scales and methods used for assessment. This research is qualitative, which means it uses data from existing sources. To collect data, the researcher used observation and recording. To analyze the data, the researcher used source triangulation, which means checking information from various sources to ensure its accuracy. Affective assessment looks at how a person or student responds to things such as learning material, teachers, the learning process, and values or norms related to the material. The categories in the affective domain are: Acceptance/Attention, Response, Evaluation, Organization, and Internalization of Values. According to Mimin Haryati, there are five key aspects of affective domain behavior: attitude, interest, self-concept, values, and morals.
Penelitian ini mengkaji perkembangan sikap melalui butir soal sikap, sebagai alat untuk mengevaluasi domain afektif siswa sekolah dasar. Penilaian terhadap sikap, nilai, minat, dan perilaku siswa terhadap materi pembelajaran merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan penilaian afektif, mengapa penilaian afektif penting, jenis-jenisnya, tingkat yang berbeda dalam domain afektif, dan cara membuat alat penilaian afektif mencakup skala dan metode yang digunakan untuk penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang berarti menggunakan data dari sumber yang sudah ada. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan observasi dan pencatatan. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, yang berarti memeriksa informasi dari berbagai sumber untuk memastikan keakuratannya. Penilaian afektif melihat bagaimana seseorang atau siswa merespons hal-hal seperti materi pelajaran, guru, proses belajar, dan nilai atau norma yang terkait dengan materi tersebut. Kategori dalam domain afektif adalah: Penerimaan/Perhatian, Respons, Penilaian, Organisasi, dan Internalisasi Nilai. Menurut Mimin Haryati, ada lima aspek kunci perilaku domain afektif: sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral.



