HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN RESILIENSI AKADEMIK DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA MAHASISWA YANG BEKERJA

Penulis

  • Annisya Salsabila Putri Undayana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Dyan Evita Santi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Adnani Budi Utami Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Kata Kunci:

Academic Burnout, Dukungan Sosial Teman Sebaya, Resiliensi Akademik, Mahasiswa Di Surabaya, Mahasiswa Yang Bekerja

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik dengan academic burnout pada mahasiswa yang bekerja. Data Badan Pusat Statistik dibawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di Surabaya pada tahun 2022 membentuj populasi studi ini. Sampel penelitian berjumlah 273 yang ditentukan menggunakan table Issac & Michael taraf kesalahan 10% dari kriteria mahasiswa pekerja di Surabaya dan rentang usia 18-25 tahun dengan teknik accidental sampling. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuatitatif korelasional. Dukungan sosial teman sebaya dikur menggunakan skala yang mengacu Perceived Social Support from Friends (PSS-Fr), resiliensi akademik dikur menggunakan skala yang mengacu Resilience Scale (ARS-30, serta academic burnout diukur menggunakan skala yang mengacu pada Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik memiliki hubungan yang signifikan dengan academic burnout (r = 0,650; r² = 0,423; p = 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik berperan dalam academic burnout pada mahasiswa yang bekerja.

The purpose of this study is to examine the relationship between peer social support and academic resilience with academic burnout among working students. Data from the Central Statistics Agency under the Ministry of Education and Culture regarding public and private university students in Surabaya in 2022 forms the population of this study. The sample size was 273, determined using the Issac & Michael table with a 10% margin of error from the criteria of working students in Surabaya aged 18-25 years using accidental sampling. This study used a correlational quantitative method. Peer social support was measured using a scale based on the Perceived Social Support from Friends (PSS-Fr), academic resilience was measured using a scale based on the Resilience Scale (ARS-30), and academic burnout was measured using a scale based on the Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS). The results of the analysis showed that peer social support and academic resilience had a significant relationship with academic burnout (r = 0.650; r² = 0.423; p = 0.000 < 0.05). This indicates that peer social support and academic resilience play a role in academic burnout among working students.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30