PENDEKATAN SOSIOLOGI DAN PASTORAL TERHADAP NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI MOT NINI DI NOEMUTI TIMUR

Penulis

  • Nelci Ida Metkono Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Olivia Sarmolina Reo Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Susana Makaldjen Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Onisimus Sanak Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Yenry Anastasia Pelloundou Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Kata Kunci:

Mot Nini, Gotong Royong, Rumah, Budaya, Solidaritas

Abstrak

Tradisi Mot Nini di Desa Noemuti Timur merupakan praktik budaya yang mengawali pembangunan rumah melalui ritual adat untuk memperoleh restu leluhur sekaligus menegaskan tanggung jawab sosial komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tradisi Mot Nini dalam membangun nilai gotong royong serta memahami makna sosial dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, pemuka agama, dan masyarakat, serta dokumentasi lapangan, penelitian ini menunjukkan bahwa Mot Nini tidak hanya menjadi ritual pembuka pembangunan rumah, tetapi juga mekanisme sosial yang memperkuat solidaritas, hubungan kekerabatan, dan identitas budaya masyarakat. Hasil penelitian menegaskan bahwa gotong royong dalam Mot Nini merupakan perpaduan antara nilai sosial, simbol budaya, dan pendampingan pastoral komunitas. Dengan demikian, tradisi Mot Nini memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial serta mempertahankan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Noemuti Timur.

The Mot Nini tradition in Noemuti Timur Village is a cultural practice that marks the beginning of house construction through ancestral rituals intended to seek blessings and affirm the community’s shared responsibility. This study aims to examine the role of the Mot Nini tradition in fostering communal cooperation and to explore the social and spiritual meanings embedded within the practice. Using a qualitative approach through observations, interviews with traditional leaders, religious figures, and local residents, as well as field documentation, the findings reveal that Mot Nini functions not only as a ceremonial opening to the construction process but also as a social mechanism that strengthens solidarity, kinship ties, and the cultural identity of the community. The results indicate that communal cooperation within Mot Nini reflects an integration of social values, cultural symbolism, and pastoral accompaniment. Thus, the Mot Nini tradition plays a significant role in maintaining social harmony and preserving local wisdom in the daily life of the Noemuti Timur community.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28