PENERAPAN TERAPI MUROTTAL PADA PASIEN PRE OP LAPARATOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS DIRUANGAN GBST (LT. G) RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Kata Kunci:
PreOp, Ansietas, Terapi MurottalAbstrak
Ansietas merupakan respon emosional yang sering dialami pasien pre operasi laparatomi akibat kurangnya informasi, ketidaksiapan menghadapi tindakan pembedahan, serta kekhawatiran terhadap nyeri dan komplikasi. Ansietas yang tidak ditangani dapat berdampak pada peningkatan tanda vital, gangguan tidur, serta memperlambat proses pemulihan. Terapi murottal Al-Qur’an merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat memberikan efek relaksasi dan menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan terapi murottal pada pasien pre operasi laparatomi dengan masalah keperawatan ansietas di Ruang GBST (Lt. G) RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien. Intervensi dilakukan dengan memperdengarkan murottal surah Ar-Rahman selama ±15 menit menggunakan headset, dengan pengukuran tingkat ansietas menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor HARS pada pasien pertama dari 20 menjadi 14 dan pasien kedua dari 18 menjadi 13. Selain itu, terjadi perbaikan tanda-tanda vital serta pasien tampak lebih tenang dan rileks.
Anxiety is an emotional response commonly experienced by preoperative laparotomy patients due to lack of information, unpreparedness for surgery, and concerns about pain and complications. Untreated anxiety may lead to increased vital signs, sleep disturbances, and delayed recovery. Murottal therapy (recitation of the Qur’an) is a non-pharmacological intervention that provides relaxation effects and reduces anxiety levels. This study aimed to implement murottal therapy in preoperative laparotomy patients with nursing problems of anxiety in the GBST Room (Lt. G) RSUD Arifin Achmad, Riau Province. The method used was a descriptive case study approach involving two patients. The intervention consisted of listening to Surah Ar-Rahman recitation for approximately 15 minutes using a headset. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) before and after the intervention. The results showed a decrease in HARS scores in the first patient from 20 to 14 and in the second patient from 18 to 13. Improvements in vital signs were also observed, and patients appeared calmer and more relaxed.



