PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS PRIMA MEDIKA PEMALANG
Kata Kunci:
Terapi Musik Klasik, Tekanan Darah, HipertensiAbstrak
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti terapi musik klasik dapat menjadi alternatif dalam membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Prima Medika Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi musik klasik. Responden dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang menjalani perawatan atau pemeriksaan di RS Prima Medika Pemalang. Intervensi dilakukan dengan memperdengarkan musik klasik dalam durasi tertentu, kemudian dilakukan pengukuran ulang tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi setelah diberikan terapi musik klasik. Dengan demikian, terapi musik klasik dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk membantu mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi.
Hypertension is one of the most common health problems in society and may lead to serious complications if not properly managed. In addition to pharmacological treatment, non-pharmacological therapy such as classical music therapy can be used as an alternative intervention to help reduce blood pressure. This study aims to determine the effect of classical music therapy on reducing blood pressure in hypertensive patients at Prima Medika Hospital, Pemalang. This research used a quantitative approach with a pre-experimental design by measuring blood pressure before and after the administration of classical music therapy. The respondents in this study were hypertensive patients receiving treatment or examination at Prima Medika Hospital, Pemalang. The intervention was carried out by exposing patients to classical music for a certain duration, followed by a re-measurement of blood pressure. The results showed that there was a decrease in blood pressure among hypertensive patients after receiving classical music therapy. Therefore, classical music therapy can be considered an effective non-pharmacological intervention to help control blood pressure in hypertensive patients.



